Bolehkah Anak Umur 1 Tahun Makan Ikan Bilis?

Di Indonesia, Ikan bilis dikenal sebagai ikan teri

23 Januari 2021

Bolehkah Anak Umur 1 Tahun Makan Ikan Bilis
Onlinepasar.com.my

Setiap orangtua tentunya menginginkan anaknya dapat tumbuh secara sehat dengan perkembangan yang optimal. Cara ini umumnya dilakukan dengan memenuhi nutrisi dari asupan makan sehari-hari. Pemilihan menu makanan yang berbeda setiap harinya, membuat asupan nutrisi jadi lebih bervariasi.

Ikan bilis atau ikan teri atau anchovy, merupakan ikan asin dari famili Engraulidae. Jenis ikan ini, tersebar di Samudera Hindia, Samudera Atlantis, Samudera Pasifik, serta di sekitar wilayah Laut Hitam dan Laut Mediterania.

Beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan anak dari konsumsi ikan bilis ini termasuk meningkatkan hemoglobin, tulang yang kuat, serta jantung yang sehat.

Kaya akan sumber Vitamin B, ikan bilis memiliki manfaat untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil.

Kali ini Popmama.com akan membahas seputar manfaat ikan bilis pada anak usia satu tahun. Yuk simak informasi berikut ini ya!

1. Kandungan yang terdapat pada ikan bilis

1. Kandungan terdapat ikan bilis
Min.m.wikipedia.org

Dilansir dari Wikipedia.org, di negara-negara Asia Tenggara, anchovy atau anchovies dikenal sebagai ikan teri di Indonesia, ikan bilis atau setipinna taty di Malaysia, Serta di Filipina disebut sebagai dilis, gurayan, monamon, guno atau bolinaw.

Ikan bilis sarat akan protein, kandungan penting yang digunakan dalam tubuh anak untuk memperbaiki jaringan, membuat massa otot, dan meningkatkan metabolisme tubuh.Ikan bilis juga merupakan sumber yang bagus untuk:

  • Asam lemak omega-3
  • Niacin
  • Vitamin B12
  • Kalsium
  • Selenium
  • Kalium
  • Vitamin A

Dalam satu porsi tiga ons ikan bilis mengandung:

  • Kalori: 111
  • Protein: 17 gram
  • Lemak: 4 gram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Serat: 0 gram
  • Gula: 0 gram

2. Manfaat ikan bilis pada kesehatan tubuh anak

2. Manfaat ikan bilis kesehatan tubuh anak
Delicious.com.au

Ikan bilis merupakan alternatif ikan yang sehat untuk anak, karena kaya vitamin dan protein yang menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan, seperti berikut ini:

Mempromosikan pertumbuhan hati

Hidangan ikan bilis yang dimasak mengandung sejumlah besar asam lemak omega-3. Konsumsi asam lemak sehat ini memiliki potensi melindungi jantung, hal ini berarti konsumsi ikan bilis dapat meningkatkan jantung yang sehat.

Membantu pertumbuhan normal

Ikan bilis juga mengandung jumlah protein yang cukup di setiap porsi, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan awal si Kecil. Selain itu, memasak ikan tidak mudah merusak protein dan kandungan nutrisinya, oleh karena itu ini adalah cara yang sehat untuk meningkatkan energi si Kecil.

Meningkatkan produksi sel darah merah:

Ikan bilis mengandung banyak mineral yang berbeda, termasuk zinc dan zat besi yang baik dibutuhkan selama tahap awal pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Ikan bilis juga membantu anak dalam pembentukan sel darah merah.

Pembentukan sel darah merah membuat anak tetap energik dan periang, serta memastikan bahwa anak tidak akan sering merasa mengantuk.

Alternatif rendah lemak:

Ikan bilis adalah jenis ikan yang rendah lemak jenuhnya. Hal ini berarti ketika Mama memberi asupan anak dengan ikan bilis, ia akan diuntungkan oleh kandungan protein yang tinggi tanpa harus menumpuk kelebihan lemak di tubuh. Ini juga menjaga kesehatan jantungnya dan mencegah kerusakan pada organ lain.

Menyediakan sumber protein seimbang

Banyak anak yang menyukai makanan berprotein tinggi seperti telur, ayam, dan daging yang biasanya meningkatkan kadar homosistein yang sebagian besar terkait dengan penyakit jantung. Protein yang ditemukan dalam ikan bilis, menyeimbangkan kelebihan lemak yang ditemukan pada daging sehingga memberikan diet protein yang seimbang untuk anak.

Meningkatkan fungsi hati

Mineral dan vitamin yang ditemukan dalam ikan bilis adalah detoksifikasi hati yang baik. Banyak anak menderita penyakit kuning dan masalah hati lainnya. Asupan ikan bilis secara teratur membantu dalam proses detoksifikasi hati sehingga menyerap semua bilirubin yang tidak digunakan oleh darah dan kemudian dikeluarkan dari tubuh.

Membantu pencernaan

Anak yang sering mengonsumsi makanan bergula, bisa mengalami gangguan pencernaan dan gangguan perut yang sering. Asam amino yang terdapat pada ikan bilis membantu dalam proses peningkatan asam hyrochloric di lambung yang merupakan elemen penting untuk pencernaan. Dengan konsumsi ikan bilis secara teratur, anak akan mendapatkan nutrisi yang tepat untuk membangun daya pencernaannya, sehingga dapat membantunya mempertahankan gaya hidup yang lebih sehat.

Memberikan sendi dan tulang yang sehat

Perkembangan tulang dan sendi merupakan proses yang sangat esensial pada fase awal perkembangan seorang anak. Ikan teri mengandung asam amino, bahan pembentuk protein yang membantu si Kecil memperkuat tulang dan persendiannya sehingga memberikannya dasar untuk pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut.

Perkembangan gigi, rambut, kuku

Ikan bilis mengandung mineral penting yang membantu pertumbuhan gigi, rambut, dan kuku yang kuat pada anak. Ada banyak kasus di mana pertumbuhan normal kuku dan pertumbuhan rambut anak terhambat. Hal ini karena pola makan normalnya yang kekurangan mineral esensial untuk memicu pertumbuhan kuku, rambut, dan gigi.

Editors' Picks

3. Waktu yang tepat untuk memberikan anak asupan ikan bilis

3. Waktu tepat memberikan anak asupan ikan bilis
Friedchillies.com

Ikan bilis dapat mulai diperkenalkan pada anak setelah ia siap untuk mulai makan makanan padat. Karena ikan yang diawetkan cenderung sangat asin, sebaiknya tunggu sampai anak berusia satu tahun menyajikan ikan bilis segar, ikan bilis kalengan, atau kecap ikan untuk membatasi konsumsi natrium.

Mama juga bisa memilih ikan bilis segar. Karena sama sekali tidak asin atau pedas, dan ikan bilis segar baik untuk makanan pertama balita. Tetapi jika Mama hany memiliki ikan bilis yang diawetkan, pastikan untuk membaca labelnya.

Ikan bilis kalengan terkenal tinggi natrium, dan paparan dini yang berlebihan diduga berdampak hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan obesitas di kemudian hari.

4. Sajikan ikan bilis dengan saus atau kuah basah untuk menghindari anak tersedak

4. Sajikan ikan bilis saus atau kuah basah menghindari anak tersedak
Freepik/Zurijeta

Ikan bilis yang berbentuk ramping, tidak menimbulkan bahaya tersedak yang umum bagi balita, meskipun tulang kecilnya dapat menyebabkan masalah jika tidak diangkat. Untuk membantu menelan, sajikan ikan bilis dengan saus atau kuah basah.

Mama juga bisa mencampurkannya ke dalam mayones atau yogurt seperti yang Mama lakukan dengan tuna kalengan untuk mengurangi risiko tersedak. Terlepas dari itu, tetaplah bersama anak selama waktu ia makan, karena dalam teorinya, anak atau kalangan usia berapapun dapat tersedak makanan apa pun.

5. Hindari pemberian ikan bilis jika ada riwayat alergi pada ikan bersirip

5. Hindari pemberian ikan bilis jika ada riwayat alergi ikan bersirip
Freepik/sommail

Ikan bersirip seperti ikan bilis adalah makanan utama yang bersifat alergen. Jika Mama memiliki riwayat keluarga alergi, atau mencurigai si Kecil mungkin alergi terhadap ikan bersirip, berkonsultasilah seorang ahli alergi sebelum memberikan ikan bilis pada anak di rumah.

Seperti semua makanan baru, perkenalkan ikan bilis dengan menawarkan jumlah yang sedikit untuk beberapa porsi pertama, dan perhatikan baik-baik ketika anak sedang makan. Jika tidak ada reaksi yang merugikan, tingkatkan jumlahnya dalam porsi selanjutnya secara bertahap.

6. Saran penyajian dalam pemberian ikan bilis pada anak

6. Saran penyajian dalam pemberian ikan bilis anak
Freepik/Odua

Ikan bilis memiliki banyak manfaat kesehatan untuk ditawarkan kepada anak, tetapi Mama harus selalu mengambil tindakan pencegahan tertentu sebelum menyiapkan makanan. Ikan berminyak seperti ikan bilis tidak untuk dikonsumsi secara teratur oleh anak.

Oleh karena itu, setiap kali berencana memberinya makan dengan ikan bilis, pastikan Mama membeli ikan bilis yang segar. Saat membeli ikan bilis, pastikan warnanya cerah di mata, baunya segar, dan asin.

Namun jika Mama telah membeli ikan bilis kalengan yang dikemas dengan garam dan minyak, disarankan agar merendam ikan di dalam air selama sekitar 20 menit atau lebih, sebelum Mama memasaknya dan memberikannya kepada si Kecil.

Nah itu Ma, informasi seputar ikan bilis bagi kesehatan tubuh anak. Namun jangan lupa untuk memperhatikan bagaimana reaksi anak setelah mengonsumsi ikan bilis, jika terjadi alergi segera hentikan pemberian ikan bilis pada anak ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.