Kekurangan mikronutrisi atau hidden hunger kini menjadi ancaman serius bagi tumbuh kembang anak di Indonesia. Studi global mencatat bahwa satu dari dua anak usia prasekolah di dunia mengalami kekurangan zat penting seperti zat besi, zinc, dan vitamin A.
Di Indonesia, lebih dari 50 persen anak usia 6 bulan hingga 12 tahun belum memperoleh asupan cukup zinc, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D.
Kondisi ini semakin diperparah oleh kebiasaan picky eating, yaitu anak yang memilih-milih makanan, serta tingginya konsumsi makanan kemasan dengan kandungan gizi yang rendah.
Padahal, mikronutrien berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak agar mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.
Kali ini Popmama.com akan membahas informasi seputar apa saja bahaya hidden hunger pada anak. Disimak ya, Ma!
