Antisipasi Virus Corona, Inilah 5 Tips Membuat Anak Nyaman di Rumah

Berhari-hari tinggal di rumah kerap membuat anak bosan 

25 Maret 2020

Antisipasi Virus Corona, Inilah 5 Tips Membuat Anak Nyaman Rumah
Freepik

Pandemi virus corona terus terjadi di Indonesia.

Sementara pihak pemerintah sudah menetapkan kebijakan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah diberhentikan selama 14 hari.

Bahkan beberapa sekolah menerapkan metode pembelajaran secara online. Hal ini guna membatasi kontak langsung mengenai wabah virus corona yang telah teridentifikasi di dalam negeri.

Dengan tidak pergi ke sekolah dan tidak melakukan beraktivitas di luar rumah, tentu situasi ini bisa menjadi momen yang paling membosankan bagi anak-anak.

Berikut Popmama.com berikan 5 tips membuat anak nyaman di rumah selama libur sekolah, diantaranya :

1. Menerapkan jadwal aktivitas seperti biasa

1. Menerapkan jadwal aktivitas seperti biasa
Freepik/prostooleh

Meski anak mengalami transisi waktu dari padatnya jadwal sekolah sampai kini harus berada di dalam rumah, sebaiknya selalu terapkanlah jadwal aktivitas seperti biasa.

Pastikan anak tetap bangun pagi, sarapan tepat waktu, mandi di pagi hari hingga punya waktu istirahat di siang hari.

Struktur harian ini bisa membuat anak lebih bersemangat menjalankan hari-harinya selama libur sekolah.

Selain itu, mereka juga akan lebih paham tentang tanggung jawabnya untuk tetap belajar tertib meski di rumah.

2. Bantu anak bereksplorasi meski di dalam rumah

2. Bantu anak bereksplorasi meski dalam rumah
Freepik/bearfotos

Agar anak tidak bosan selama berada di dalam rumah, orangtua perlu memberikan beragam kegiatan yang kreatif.

Jadi bantu si Kecil untuk tetap mengembangkan dirinya dan bereksplorasi meski tidak ke luar rumah.

Melakukan kegiatan aktif di luar ruangan seperti berjemur di pagi hari atau berenang di halaman rumah bisa menjadi hal yang menyenangkan.

Menghabiskan satu jam melakukan kegiatan ini, tentu dapat meminimalisir kebosanan pada anak.

Editors' Picks

3. Melakukan kegiatan seru secara bersama-sama

3. Melakukan kegiatan seru secara bersama-sama
Freepik/pressfoto

Membatasi pergerakan ke luar rumah untuk bertemu dengan banyak orang merupakan salah satu cara mengantisipasi penyebaran virus corona.

Meski tetap berada di dalam rumah, ada baiknya membuat tugas individu menjadi sebuah permainan yang dapat dilakukan bersama.

Lakukan kegiatan seru di dalam rumah bersama anak seperti berlomba membersihkan rumah, memutar musik saat mencuci atau meminta mereka bernyanyi sambil melipat pakaian.

Dengan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, maka dapat meningkatkan kekompakan keluarga.

4. Manfaatkan screen time dengan efektif

4. Manfaatkan screen time efektif
Freepik

Kegiatan belajar mengajar anak yang berpindah dari sekolah ke rumah selama beberapa hari tentu membuat mereka bosan.

Namun tidak bersekolah bukan berarti anak tidak belajar. Terkait masalah ini, ia tetap harus melaksanakan program pembelajaran.

Orangtua perlu membuat sistem yang memungkinkan anak-anak mendapatkan waktu bermain gadget yang lebih bermanfaat.

Sebaiknya orangtua selektif tentang apa yang ditonton anak-anak. Gunakan waktu screen time dengan mengambil banyak sumber tepercaya untuk dijadikan bahan pembelajaran saat ia di rumah.

5. Menjalin komunikasi melalui telepon

5. Menjalin komunikasi melalui telepon
Freepik

Selama libur sekolah yang ditetapkan oleh pemerintah, tentu membuat anak bertanya-tanya mengapa dirinya tidak boleh keluar rumah.

Di sini, sebaiknya orangtua perlu menyampaikan keprihatinannya terhadap virus corona. 

Namun ketika memberitahukannya, anak harus diberikan penjelasan secara konkret beserta alasan kenapa harus menjaga jarak dengan orang lain.

Namun jika anak-anak merasa kesepian, cobalah menjalin komunikasi melalui video atau media sosial untuk tetap berhubungan.

Demikianlah kelima tips agar anak nyaman di rumah. Buatlah kegiatan yang bisa membuat anak-anak tetap sibuk, bahagia dan bermain secara mandiri. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.