6 Manfaat Luar Biasa Pada Anak yang Terbiasa Bermain Puzzle

Bukan hanya merangsang kecerdasan anak, tapi ada banyak manfaat lain dari main puzzle

16 September 2018

6 Manfaat Luar Biasa Anak Terbiasa Bermain Puzzle
Pexels/Pixabay

Di zaman sekarang yang sudah canggih akan teknologi, bukan hal aneh lagi jika anak-anak kini lebih sering memainkan gadget.

Banyaknya aplikasi game untuk anak-anak, membuat mereka lebih memilih bermain dengan gadget.

Padahal juga banyak mainan sederhana untuk membantu perkembangan emosi. Salah satunya puzzle, yaitu mainan yang bagus untuk perkembangan otak anak.

Puzzle adalah mainan untuk menyusun gambar yang sebelumnya diacak terlebih dahulu.
Meski termasuk mainan dengan harga terjangkau, namun puzzle punya banyak manfaat luar biasa.

Dari berbagai potongan puzzle yang tidak simetris kemudian disusun hingga terbentuk sempurna. 

Sedangkan usia yang sesuai untuk bermain puzzle ialah anak usia diatas 10 bulan. Permainan sederhana ini memiliki banyak manfaat yang didapat, berikut ulasannya :

1. Problem solving

1. Problem solving
Pexels/Tookapic

Bermain puzzle mampu memusatkan daya konsentrasi si Kecil dalam memecahkan masalah, sehingga membantunya berpikir dari berbagai sudut pandang menyatukan potongan-potongan puzzle. 

Semakin sulit puzzle disusun, maka anak akan lebih berpikir keras untuk memecahkan masalah. Keren!

2. Mengembangkan kordinasi mata dan tangan

2. Mengembangkan kordinasi mata tangan
Pexels/Skitterphoto

Puzzle yang memiliki macam-macam gambar, bentuk, dan warna bisa membantu anak dalam meningkatkan kordinasi mata dan tangannya.

Dengan bermain puzzle membuatnya belajar melibatkan gerakan dan konsentrasi saat menyelesaikan permainan dalam waktu bersamaan. 

3. Mengembangkan keterampilan motorik

3. Mengembangkan keterampilan motorik
Pexels/Pixabay

Dalam bermain puzzle si Kecil mengambil dan memindahkan kepingan puzzle tanpa harus membuat permainan itu rusak.

Degan begitu ia akan meningkatkan skill motorik halus dan motorik kasarnya. Jika keterampilannya semakin banyak maka akan membantu kemampuan  motoriknya seperti menulis, makan, dan bergerak lebih luwes.

Editors' Picks

4. Mengasah keterampilan kognitif

4. Mengasah keterampilan kognitif
Pexels/Digital Buggu

Bahwa dengan Mama memberikan mainan puzzle kepada si Kecil, di situ ia sedang belajar mengenal ukuran, gambar, bentuk, dan warna.

Di sisi lain juga melatih keterampilan kognitif.  Sebab permainan puzzle akan membantunya  dalam pengenalan alfabet, objek, dan angka yang menjadi dasar pembelajarannya lho.

5. Melatih kesabaran

5. Melatih kesabaran
Pexels/Skitterphoto

Bermain puzzle tentunya memerlukan fokus untuk menyusun gambar di bagian-bagian yang sudah disediakan.

Dari hal tersebut maka si Kecil sedang menjalankan proses kesabaran menemukan cara untuk menyelesaikan permainan.

6. Meningkatkan daya ingat

6. Meningkatkan daya ingat
Pexels/Gerd Altmann

Puzzle juga terbukti meningkatkan kemampuan daya ingat anak. Saat si Kecil bermain puzle, maka ia harus mengingat pada bagian yang diambil sudah dimasukkan atau belum. Anak juga harus menganalisis warna, ukuran, dan posisi kepingan puzzle ke tempat yang sesuai. 

Bagi orangtua permainan puzzle baanyak dijadikan pilihan untuk mainan anak. Nah, Mama apakah si Kecil di rumah sudah memiliki puzzle? Jika belum, ada baiknya Mama membelikannya.

Bisa dimulai dari puzzle sederhana yang motif gambar serta warnanya disukai oleh anak, setelah ia menguasai barulah perlahan diberi yang terdapat tingkat kesulitannya. 

Baca juga: 7 Pilihan Mainan yang Bermanfaat Bagi Anak

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;