8 Cara Membuat si Kecil Lebih Supel

Menumbuhkan pribadi yang ramah dan terbuka dengan langkah mudah ini

11 Desember 2019

8 Cara Membuat si Kecil Lebih Supel
nymag.com

Setiap anak dilahirkan menjadi pribadi yang unik. Ada yang mudah berteman, ada yang butuh waktu untuk memulai pembicaraan pada orang lain. 

Bukan berarti, anak yang sulit terbuka dan memilih berdiam diri tidak bisa diajak untuk lebih supel. Karena, dibutuhkan latihan dan contoh kongkret untuk membuat anak agar lebih mudah berteman dengan orang baru. 

Disusun Popmama.com, inilah 8 cara membuat anak lebih supel:

1. Beri contoh kongkret dari lingkungan keluarga

1. Beri contoh kongkret dari lingkungan keluarga
Freepik

Sebagai peniru ulung, cara paling mudah untuk mengajarkan anak adalah dengan memberi contoh yang kongkret. Jika ingin anak bisa mudah berteman dengan anak lain, jadilah orangtua yang senang berteman. 

Jangan ragu untuk mengajak si Kecil saat Mama bertemu teman dan keluarga. Dari sana, mereka akan belajar bagaimana bersosialisasi dengan orang lain. 

Karena sedang ditiru, ada baiknya Mama memberikan contoh yang baik dalam perihal pertemanan terhadap sesama. Mereka akan merekam bagaimana cara Mama bertemu dengan 1 teman dan bertemu dengan teman yang banyak sekaligus. 

Dari sana, mereka akan mencoba menerapkannya pada teman sebaya. Jika Mamaku bisa, mengapa aku tak bisa?

2. Latihan setiap bertemu teman baru

2. Latihan setiap bertemu teman baru
zenskimagazin.mk

Untuk anak, berlatih merupakan penyesuaian yang tepat untuk memulai sesuatu. Misal hendak pertama kali naik pesawat, ajak si Kecil untuk berlatih rute dari pintu masuk bandara hingga pintu masuk pesawat. 

Begitu juga jika hendak bertemu dengan teman baru. Ajak si Kecil bermain peran untuk belajar berkenalan.

Mulai dari berkenalan, menyebutkan nama, menanyakan nama teman, bersalaman, dan lainnya. 

Sehingga saat bertemu temannya, mereka sudah tidak kikuk dan bingung mengenai apa yang harus dilakukan. 

3. Mulai sedini mungkin

3. Mulai sedini mungkin
Freepik.com

Cara terbaik menumbuhkan pribadi supel pada anak adalah dengan memulainya sedini mungkin. Jika memungkinkan, sering-seringlah ajak anak dalam kegiatan sosialisasi Mama. 

Juga, jangan ragu untuk mengajak mereka playdate pada teman sebaya. Selain menumbuhkan pribadi yang supel, cara ini juga bisa membantu memicu perkembangan si Kecil. 

Editors' Picks

4. Memuji jika mereka mau mencoba

4. Memuji jika mereka mau mencoba
metroparent.com

Bagi anak-anak yang memulai hal baru, pujian adalah hal yang krusial. Mereka perlu tahu bahwa yang mereka lakukan adalah hal besar dan hebat.

Maka, pastikan untuk menyempatkan memuji mereka jika mau mencoba bersosialisasi di lingkungan baru.

Sekecil apapun kemajuannya, tetap saja perlu diapresiasi. Dengan begitu, mereka bisa lebih semangat untuk mencoba lebih di kesempatan berikutnya. 

5. Biarkan mereka berusaha sendiri

5. Biarkan mereka berusaha sendiri
blog.mops.org

Seringnya, orangtua suka membantu anak memulai sesuatu dan ikut campur dalam pertemanan mereka. Baik itu saat baru mulai perkenalan, hingga jika ada pertengkaran, orangtua akan langsung ikut campur untuk menyelesaikan itu semua. 

Memang tak masalah. Namun tak ada salahnya juga jika mereka dibiarkan untuk berusaha memulai semuanya sendiri. Berikan waktu pada mereka untuk mengumpulkan keberanian untuk maju dan berkenalan dengan teman sebaya. 

Kemudian, biarkan mereka mengobrol. Kalaupun ada masalah, lihat saja dari kejauhan apakah mereka bisa menyelesaikannya atau tidak. Selama tidak membahayakan si Kecil, ada baiknya Mama memerhatikan saja. 

Dengan diberikan kepercayaan seperti ini, rasa percaya diri mereka juga akan meningkat.

Mereka jadi yakin bahwa mereka mampu untuk memulai semuanya. Semakin sering dilakukan, berkenalan dengan orang baru bukan lagi masalah besar bagi si Kecil. 

6. Sering berlatih dengan cara membiarkan anak mengobrol dengan anak lain

6. Sering berlatih cara membiarkan anak mengobrol anak lain
nashvilleparent.com

Jika si Kecil butuh waktu lebih lama untuk membuka diri pada teman sebaya, jangan langsung khawatir. Mama bisa mengajaknya untuk sering berlatih. 

Mama bisa lebih sering mengajak playdate, atau ikut pergi dengan orangtua. Ajak mereka untuk mengobrol lebih lama. Jangan lupa, selipkan cerita mengenai serunya untuk memiliki banyak teman. 

Latihan bisa dilakukan bersama Mama, atau kakak serta adiknya. Juga, bisa mengajak latihan dengan boneka favorit mereka. Ajak bermain peran dengan boneka mereka. Semakin sering berlatih, mereka akan lebih mudah terbiasa. 

7. Hindari membanding-bandingkan

7. Hindari membanding-bandingkan
Freepik/Freephoto

Mungkin maksudnya untuk memberi contoh, namun membandingkan anak dengan orang lain akan membuat mereka merasa kesal dan minder. Jika mereka tidak suka, bisa jadi mereka langsung menyerah dan merasa berteman bukan hal yang menyenangkan. 

Jika sudah begini, maka mengajarkan anak jadi pribadi yang supel akan semakin sulit. Selain itu, membandingkan anak akan membuat mereka mempertanyakan kasih sayang orangtuanya. 

Oleh karena itu, hindari membandingkan si Kecil dengan anak lain. Fokus pada perkembangan si Kecil dan maksimalkan kemampuan mereka dengan cara yang lebih positif. Salah satunya dengan selalu menghargai dengan tulus segala kemajuan yang mereka lakukan. 

8. Jangan sepelekan masalah

8. Jangan sepelekan masalah
Pixabay/geralt

Jika mereka sudah berusaha semaksimal mungkin, namun ternyata belum ada perubahan signifikan, mungkin ada yang salah. Mama boleh saja melihat sendiri bagaimana cara mereka berteman dengan sesama. 

Karena bisa saja, si Kecil mengalami perudungan yang mungkin tidak disadarinya. Jika sudah begitu, tak apa untuk melihat keadaan untuk sementara waktu.

Jika si Kecil benar dirudung, segera beritahu guru atau pihak yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Pastikan juga untuk memberitahu si Kecil bahwa mereka sudah berusaha maksimal dan apresiasi usaha mereka. Usahakan untuk mengajak bicara si Kecil dari hati ke hati. Agar mereka bisa nyaman menceritakan masalah apa saja pada Mama. 

Apapun yang dilakukan si Kecil, pastikan untuk memberi tahu betapa Mama menyayanginya dan bangga padanya. Dengan begitu, rasa percaya dirinya akan meningkat. Tentu hal ini akan mempengaruhi kemampuan bersosialisasi mereka agar lebih supel. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.