Viral! Video Lucu Anak Kecil Berlumur Lumpur Sepulang Menangkap Lele

Warganet disuguhkan hiburan yang membuat kita terheran-heran mengenai video tingkah lucu anak kecil

21 Juni 2023

Viral Video Lucu Anak Kecil Berlumur Lumpur Sepulang Menangkap Lele
Freepik/gajus
Ilustrasi

Apakah Mama rindu dengan masa-masa permainan masa kecil dulu?

Permainan tradisional langsung dari alam selalu membekas dalam ingatan, seperti menangkap lele, berburu ikan, melakukan permainan lompat tali, bermain layangan, atau masak-masakan.

Di masa teknologi saat ini kita jarang sekali menyaksikan anak-anak bermain dengan alam, anak-anak lebih sering berinteraksi dengan gadget ataupun permainan yang ada di dalam ruangan, seperti mandi bola ataupun rumah-rumahan.

Namun, baru-baru ini warganet Indonesia disuguhkan sebuah hiburan yang membuat kita terheran-heran mengenai tingkah lucu seorang anak kecil berusia sekitar 4-5 tahun sepulang bermain bersama teman-temannya yang diunggah pada akun tiktok unclejosh.

Penasaran seperti apa?

Berikut ini Popmama.com mengulas mengenai video lucu anak kecil yang membuat viral warganet dalam beberapa poin!

1. Anak penuh lumpur setelah pulang main

1. Anak penuh lumpur setelah pulang main
Freepik/Luis Lima Jr
Ilustrasi

Sebuah video berdurasi satu menit sebelas detik memperlihatkan seorang anak perempuan yang seluruh badannya dipenuhi lumpur sepulang bermain dari luar. 

Diketahui lumpur yang memenuhi seluruh badan sang anak didapatkan saat sedang menangkap lele bersama temannya dalam kubangan lumpur.

Tampang polos, datar, dan cuek saat anak masuk ke lingkungan rumah, disertai omelan sang ibu yang membawa sandal kecil dan sebilah kayu membuat orang lain yang menyaksikan merasa tercengang, terheran-heran, dan mengabadikan momen lucu tersebut dengan ponsel. 

2. Bantu anak setelah pulang main

2. Bantu anak setelah pulang main
Pexels/Ketut Subiyanto
Ilustrasi

Biasanya apa sih yang dilakukan anak setelah pulang bermain? istirahat? meminta makan? atau bercerita? Mama dapat melihat kondisi anak sepulang bermain.

Biasanya anak merasa lelah setelah seharian bermain dengan teman-temannya, energi akan terkuras habis, dan anak cenderung merasa lapar.

Untuk itu Mama jangan memaksa anak untuk mandi atau membersihkan diri. Ajak dan bantu anak untuk membersihkan diri pada tangan dan kaki terlebih dahulu, kemudian tawarkan makanan atau minuman ringan yang dapat mengisi perut lapar.

Apabila anak terluka, maka segera obati untuk mengurangi resiko yang terjadi. Apabila anak ingin bercerita, maka dengarkan dan jangan potong pembicaraan anak.

3. Jika anak pulang main dalam kondisi kotor

3. Jika anak pulang main dalam kondisi kotor
Youtube.com/Upin&Ipin Coklat

Apabila anak pulang bermain dalam kondisi kotor, bagaimana ya cara memintanya untuk langsung membersihkan diri tanpa memarahi?

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan sebagai orangtua untuk mengajarkan anak mengenai kebersihan.

Selain memberikan pesan sebelum anak berangkat bermain, Mama dapat mencoba menggunakan serial kartun yang ada di televisi, agar anak dapat menerima nilai-nilai kebaikan dengan mudah.

Serial kartun asal Malaysia bernama Upin Ipin memperlihatkan dua anak laki-laki kembar yang seluruh badannya penuh dengan lumpur setelah menangkap siput di kubangan lumpur bersama Atok. Atok meminta mereka untuk bergegas membersihkan diri sebelum masuk kedalam rumah.

Menggunakan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan usianya memudahkan anak untuk mengerti. Hindari berteriak, memarahi, dan memaksa anak ya Mama.

Cara untuk menasehati anak dengan mudah:

  • hindari berteriak kepada anak,
  • hindari memaksa anak,
  • dengarkan perkataan anak,
  • tidak memotong saat anak berbicara dan berekspresi,
  • memberikan contoh dan teladan,
  • hindari untuk menakut-nakuti anak,
  • berikan apresiasi,
  • konsisten terhadap aturan.

Semoga ulasan Popmama mengenai video lucu anak kecil yang tengah tersebar di sosial media dapat menjadi hiburan dan memberikan pengetahuan tambahan!

Tujuan anak bermain adalah untuk mendapatkan kebahagiaan, maka jangan kurangi kebahagiaan pada anak dengan teriakan atau nasehat yang kurang tepat.

Baca juga:

The Latest