5 Cara Kreatif dan Aman Mengajak Anak Lebih Terlibat di Dapur

Tentunya harus cara yang aman dan sesuai usia si Kecil ya Ma!

17 Oktober 2021

5 Cara Kreatif Aman Mengajak Anak Lebih Terlibat Dapur
Freepik/Pvproduction

Ketika memiliki anak berusia balita, Mama mungkin akan menyadari bagaimana si Kecil yang serba ingin tahu banyak hal. Misalnya ketika Mama sedang di dapur, anak mungkin akan menanyakan apa yang Mama lakukan, membuat apa, bahan yang digunakan dan lain-lain.

Menariknya, Mama dapat memanfaatkan rasa ingin tahu balita menjadi pelajaran yang menyenangkan. Ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai melibatkan anak-anak dalam tanggung jawab rumah tangga sehari-hari. 

Selain mengajarkan tanggung jawab dan keterampilan hidup, tetapi juga memberikan peluang ikatan yang besar bagi keluarga.

Jika Mama sedang mencari cara untuk mulai membuat anak lebih terlibat dalam kegiatan rumah tangga, berikut Popmama.com akan memberikan lima cara ini untuk membuat anak lebih terlibat untuk membantu Mama di dapur dengan cara yang aman. Yuk simak!

1. Mengajak anak dalam perencanaan makanan keluarga

1. Mengajak anak dalam perencanaan makanan keluarga
Freepik/Diana.grytsku

Untuk anak-anak yang usianya lebih muda, Mama mungkin merasa khawatir jika anak turun langsung membantu Mama masak id dapur. Namun ada cara yang lebih aman bagi balita untuk berperan dalam tanggung jawab di dapur.

Misalnya seperti membantu perencanaan dan persiapan makanan yang akan Mama masak. Mama bahkan dapat melibatkan si Kecil dalam proses pembuatan daftar bahan belanja makanan. 

Ini memungkinkan anak-anak melihat contoh tampilan makanan dan mengenal macam-macam bahan makanan. Cara ini juga bisa sangat bermanfaat jika balita adalah pemilih makanan yang mudah rewel.

Editors' Picks

2. Membiarkan balita membantu tugas di dapur yang sederhana

2. Membiarkan balita membantu tugas dapur sederhana
Freepik.com/Master1305

Dilansir dari Moms, sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak suka membantu orangtua, dan ada banyak cara untuk membuat mereka bekerja di dapur untuk menyiapkan makanan dengan cara yang aman.

Misalnya, Mama dapat meminta si Kecil untuk mengumpulkan bahan, mengukurnya, dan menyiapkan piring saji.

Terlebih lagi, jenis partisipasi seperti mengukur, membaca, dan bekerja sama dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk menerapkan keterampilannya, sebelum menjalani situasi kehidupan nyata kelak.

3. Membuat kompos atau kerajinan dari sisa bahan makanan

3. Membuat kompos atau kerajinan dari sisa bahan makanan
artfulparent.com

Mama mungkin menganggap bahwa kesenangan di dapur berakhir ketika makanan sudah disajikan. Namun percaya atau tidak, sebenarnya ada banyak cara untuk memanfaatkan sisa makanan dan sisa dapur dengan cara baru yang inovatif.

Misalnya, Mama dapat mencoba membuat kompos untuk tanaman dan menggunakannya untuk memelihara kebun sayur rumah. 

Jika si Kecil lebih menyukai seni dan kerajinan, Mama dapat menemukan cara kreatif seperti membuat stempel dari potongan kentang atau wortel untuk menghabiskan makanan atau barang dapur.

4. Meminta bantuan anak untuk membersihkan meja makan atau mencuci piring

4. Meminta bantuan anak membersihkan meja makan atau mencuci piring
Freepik/Rawpixel-com

Seperti yang diketahui kebanyakan Mama, salah satu bagian paling melelahkan dari persiapan makan adalah menangani semua piring kotor setelah makan selesai. Namun, tugas hidangan adalah pekerjaan yang bagus untuk anak-anak balita atau usia sekolah dasar.

Apakah Mama menjadikannya rutinitas wajib atau menjanjikan reward seperti waktu layar atau uang saku tambahan, tugas bersih-bersih dapat membuat anak-anak belajar menjaga kebersihan di meja makan dan melihat seberapa banyak pekerjaan dapur yang sebenarnya.

5. Membuat resep-resep baru

5. Membuat resep-resep baru
Freepik

Selain ide-ide hebat lainnya, Mama juga dapat melibatkan si Kecil di dapur dengan duduk dan menemukan resep baru bersama mereka.

Jika membutuhkan inspirasi, Mama dapat melihat beberapa resep di website atau di saluran YouTube.

Mama juga bisa menguji keterampilan membaca anak dengan membaca beberapa buku masak yang mungkin sudah lama tidak Mama buka.

Sebenarnya, ini bisa menjadi cara yang bagus bagi anak-anak untuk menemukan hidangan favorit baru dan memperluas menu mingguan khas keluarga.

Nah itulah beberapa cara kreatif melibatkan anak untuk membantu Mama di dapur dengan cara yang menyenangkan dan aman.

 Apakah si Kecil berusia lima tahun atau pra sekolah, ini adalah waktu yang tepat untuk mulai melibatkannya dalam semua tugas rumah tangga sehari-hari.

Kabar baiknya, mungkin Mama menemukan bahwa anak memiliki bakat kuliner yang tersembunyi lho!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.