Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kegunaan Daun Kelor untuk Tumbuh Kembang Anak, Superfood dari Halaman Rumah
Treedom.net
  • Daun kelor mengandung nutrisi tinggi seperti vitamin A, C, kalsium, zat besi, dan protein yang penting untuk pertumbuhan fisik serta perkembangan otak anak.
  • Penelitian menunjukkan konsumsi rutin daun kelor dapat membantu mencegah stunting pada anak, bahkan mendukung gerakan nasional 'Satu Keluarga Satu Pohon Kelor'.
  • Daun kelor mudah diolah menjadi berbagai hidangan seperti telur dadar, sup, puding, hingga bakso agar anak mendapat gizi optimal tanpa kehilangan cita rasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Daun kelor, tanaman yang sering tumbuh liar di pagar atau bahkan di halaman rumah ternyata menyimpan segudang manfaat untuk si Kecil lho, Ma.

Tumbuhan yang dapat julukan The Miracle Tree dari WHO ini sering dianggap hanya sebagai tanaman biasa. Padahal, daun mungil ini bisa menjadi pembantu andal dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Selain dikenal bagus sebagai ASI booster karena tak perlu merogoh kocek mahal, daun kelor juga sudah terbukti bagus untuk bantu tumbuh kembang anak lebih optimal.

Cara mengolahnya pun beragam. Jika Mama mengolahnya dengan cara yang tepat, si Kecil bisa mendapatkan asupan nutrisi super tinggi.

Yuk, simak apa saja keistimewaan dan keguanaan daun kelor dalam rangkuman yang sudah Popmama.com siapkan berikut ini.

1. Kandungan nutrisi yang tinggi

Health.clevelandclinic.org

Berdasarkan penelitian dalam International Journal of Phytotherapy Research, daun kelor ternyata punya kandungan nutrisi tinggi yang berkali lipat dari makanan lain, Ma.

Beberapa di antaranya sebagai berikut:

  • Vitamin A – 10 kali lipat dari wortel, yang penting untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh

  • Vitamin C – 7 kali lipat dari jeruk, yang berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan imunitas

  • Kalsium – 17 kali lipat dari susu, krusial untuk pertumbuhan tulang dan gigi si Kecil

  • Zat besi – 25 kali lipat bayam, mencegah anemia yang dapat menghambat tumbuh kembang

  • Protein tinggi – mendukung pertumbuhan sel dan jaringan tubuh

Nggak cuma itu saja, Ma, daun mungil ini juga mengandung asam amino esensial, antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi yang semuanya berperan penting untuk perkembangan otak dan fisik anak.

2. Solusi alami untuk cegah stunting pada anak

Healthline.com

Saat ini, kasus stunting atau kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Berbagai cara diupayakan sejak dalam kandungan, agar anak nantinya terhindar dari stunting.

Nah, Mama bisa banget memanfaatkan daun kelor sebagai solusi alami yang telah terbukti efektif dalam pencegahan stunting di berbagai daerah.

Seorang dokter spesialis dari Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha, dr. Theresia Monica Rahardjo, dalam bukunya berjudul "Daun Kelor, Stunting, dan Ketahanan Nasional" menjelaskan bahwa balita yang mengonsumsi olahan daun kelor secara rutin dapat mengalami perbaikan kondisi secara bertahap hingga mencapai status normal.

Bahkan, gerakan "Satu Keluarga Satu Pohon Kelor" pun sudah banyak digaungkan pemerintah Indonesia untuk mendukung target Indonesia Emas 2045.

Tak jarang pula banyak suplemen vitamin untuk meningkatkan berat badan anak, yang biasanya terbuat dari ekstrak daun kelor kering karena terbukti ampuh mengatasi permasalahan gizi.

3. Mudah diolah sebagai aneka hidangan favorit si Kecil

Medicalnewstoday.com

Salah satu tantangan terbesar para orangtua adalah bagaimana membuat buah hatinya mau makan makanan sehat. Bukan begitu, Ma, Pa?

Nah, daun kelor ini bisa banget diolah menjadi berbagai hidangan yang cocok untuk diberikan pada si Kecil. Jika dikelola secara tepat, daun kelor pasti disukai anak tanpa mengubah cita rasa masakan itu sendiri.

Beberapa hidangan yang bisa Mama coba di rumah dengan bahan daun kelor di antaranya:

  • Dicampur ke dalam telur dadar atau orak-arik, dengan cara cukup iris halus daun kelor segar sebagai pengganti daun bawang.

  • Dimasukkan ke sup atau bubur, dengan menambahkan irisan daun kelor saat memasaknya.

  • Dibuat puding kelor, yang terbukti bahwa tepung daun kelor memiliki kadar protein cukup tinggi.

  • Sebagai bakso atau rolade, dengan mencampurkan tepung daun kelor ke dalam adonan bakso atau rolade ikan favorit si Kecil.

Yang terpenting, pastikan daun kelor dimasak dengan benar agar aroma langu yang tidak disukai anak dapat diminimalkan, Ma.

Sesuai julukan yang diberikan WHO kepada daun kelor, daun ini memang bisa disebut sebagai anugerah yang sangat dilewatkan.

Daripada hanya menjadi tanaman yang menghiasi sekitar rumah, yuk jadikan daun kelor untuk bantu tumbuh kembang si Kecil secara alami dan optimal!

Editorial Team