Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Hebat! Mama Ini Bagikan Pengalaman Bawa 5 Anak dari Davao ke Dubai Sendirian
Instagram.com/my.wildtribe
  • Seorang ibu dari Davao berhasil melakukan perjalanan internasional 23 jam ke Dubai sendirian bersama lima anaknya tanpa bantuan, menunjukkan ketenangan dan kesabaran luar biasa di tengah situasi penuh tantangan.
  • Ia membagikan tips praktis seperti sistem konvoi, hitung kepala setiap pindah lokasi, serta aturan sederhana agar anak-anak tetap tertib selama perjalanan panjang.
  • Sang ibu menekankan pentingnya menjaga kenyamanan fisik dan mental dengan membawa camilan darurat, pakaian ganti, serta memastikan diri tetap terhidrasi agar perjalanan tetap kondusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan jauh sendirian dengan lima anak kecil rasanya seperti mimpi buruk bagi kebanyakan orang. Mama setuju nggak, nih?

Tapi ternyata, ini terjadi pada seorang kreator Mama dalam akun @my.wildtribe yang berhasil lakukan hal tersebut bersama kelima anaknya.

Dalam unggahan reel terbarunya, ia bercerita pengalaman epiknya melakukan perjalanan internasional dari Davao, Filipina, ke Dubai, Uni Emirat Arab, selama 23 jam, tanpa suami, tanpa asisten, hanya dirinya dan kelima buah hatinya.

Meski perjalanannya mulus tanpa delay, cerita di balik layar menunjukkan betapa "hebohnya" seorang mama menjaga semuanya tetap aman terkendali.

Bisa jadi inspirasi untuk Mama yang akan melakukan perjalanan jauh bersama buah hati, berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.

1. Perjalanan aman meski dengan drama kecil yang bikin deg-degan

Dalam cerita yang dibagikan kreator Mama ini, sumber keributan yang bikin dirinya panik harus memboyong kelima anaknya sendirian ini adalah justru terjadi pada hal-hal kecil antara masing-masing anak.

Bukan karena bagasi yang hilang atau penerbangan delayed, melainkan siapa yang berhak memencet tombol lift sampai harus adu argumen yang membuat sang Mama terlihat memisahkan.

Di tengah kepanikan mengejar koneksi pesawat menuju destinasi akhir, energi anak-anak justru teralihkan pada hal-hal kecil seperti itu. Bikin ikutan deg-degan juga ya, Ma!

Belum lagi saat di area imigrasi yang super sibuk, beberapa anaknya malah asyik berlarian dan bahkan tiduran di lantai. Pemandangan yang tentu bikin kita ikut geleng-geleng kepala melihatnya.

Namun, dengankesabaran ekstra, sang Mama tetap mampu mengarahkan mereka tanpa drama besar. Ini membuktikan bahwa perjalanan bersama anak kecil bukan soal sempurna, tapi soal bagaimana mengelola kekacauan dengan hati yang tenang.

Kudos untuk sang Mama!

2. Tips aman dan kondusif perjalanan jauh bersama anak

Magnific/freepik

Dari kisah nyata ini yang dibagikan Mama dalam akun @my.wildtribe, ada pelajaran berharga bagi orangtua yang akan melakukan perjalanan internasional bersama banyak anak.

Mama bisa menciptakan sistem konvoi, di mana tentukan dulu masing-masing tugas untuk setiap anak. Misalnya, satu anak tertua sebagai asisten Mama yang memegang tangan adiknya, sementara Mama menjadi komandan di depan dan belakang.

Lakukan juga sistem hitung kepala setiap kali pindah lokasi, seperti setelah turun dari bus, setelah keluar toilet, atau sebelum naik eskalator.

Seperti kreator Mama tersebut yang mengaku melakukan tips ini puluhan kali, karena pasti ada satu anak yang "seperti punya tempat lain yang lebih menarik" alias bisa tiba-tiba hilang, Ma.

Untuk mengurangi risiko keributan akan hal-hal kecil, Mama juga bisa membuat kesepakatan bersama anak dengan aturan sederhana, seperti siapa yang bergantian memencet tombol lift terlebih dahulu, atau tidak boleh berlari di area ramai.

Dengan aturan visual dan pengulangan yang terus dilakukan, anak-anak akan lebih mudah mengikuti dan perjalanan jauh pun lebih minim drama.

3. Jaga kenyamanan fisik dan mental

Magnific/prostooleh

Perjalanan 23 jam mencapai negara tujuan tentu menjadi ujian ketahanan, bukan hanya untuk anak tapi terutama untuk Mama yang harus menyiapkan semua sendiri tanpa orang yang membantu.

Nah, tips berikutnya adalah pastikan Mama mengisi slot di tas berupa emergency snack, seperti biskuit, permen, susu UHT. Selain itu, jangan lupa bawa pakaian ganti ya, Ma.

Saat perjalanan jauh, kelelahan seringkali menjadi pemicu utama anak rewel dan bertengkar. Kalau sudah menunjukkan tanda anak mulai gelisah atau tiduran di imigrasi, bisa jadi mereka butuh istirahat sejenak atau camilan.

Mama bisa mencari sudut bandara yang lebih sepi, duduk 5-10 menit, beri minum atau camilan, dan ajak mereka istirahat sejenak.

Tapi yang terpenting, Ma, pastikan juga Mama menjaga energi diri sendiri, ya! Selalu bawa air minum agar tubuh tetap terhidrasi, serta jangan sungkan minta bantuan petugas bandara jika perlu.

Meski perjalanan jauh dengan beberapa anak terasa menyeramkan, tapi Mama yang tenang adalah kunci perjalanan tetap nyaman dan kondusif.

Mama ada yang punya pengalaman serupa nggak, nih? Yuk, sharing di kolom komentar bagaimana Mama melewatinya bersama anak-anak.

Editorial Team