7 Kata-Kata yang Sebaiknya Mama Sering Ucapkan Pada Anak

Beberapa kata-kata yang disarankan untuk sering Mama ucapkan pada si Kecil

28 Juni 2019

7 Kata-Kata Sebaik Mama Sering Ucapkan Anak
nmbreakthroughs.org
Ma, ucapakan kata-kata yang positif untuk didengar anak mama saat berkomunikasi, ya!

Sebagai bagian dari orangtua , Mama tentu memahami betul betapa pentingnya waktu kebersamaan antara orangtua dengan anak.

Namun, zaman yang sudah semakin maju dan terbuka berpotensi membuat anak jauh dari pandangan Mama sebagai orangtua.

Maka dari itu, dalam menerapkan pola asuh, Mama sangat dianjurkan untuk menyisihkan waktu sebanyak mungkin untuk membangun komunikasi dengan si Kecil kesayangan Mama sejak usia dini.

Mama diharapkan untuk tidak melupakan kata-kata yang sebaiknya sering Mama ucapkan pada anak Mama.

Baik untuk pembentukan karakter si Kecil maupun hubungan antara Mama dengan anak Mama, kata-kata di bawah ini bermanfaat positif.

Sebagaimana dilansir dari The Spruce, ada 7 kata-kata yang sangat dianjurkan untuk Mama ucapkan saat membangun komunikasi dengan si Kecil.

Mari kita intip bersama lihat apakah Mama sudah sering mengucapkannya?

1. Sayang atau cinta

1. Sayang atau cinta
Pixabay/stocksnap

Di atas segalanya, kita tentu setuju bahwa memiliki seseorang yang kita cintai mencintai kita merupakan hal yang terbaik dalam kehidupan ini.

Hal ini jugalah yang turut menjadi dambaan setiap anak kecil seusia anak mama yang memandang Mama sebagai cinta pertamanya.

Maka dari itu, Mama sangat ditekankan untuk selalu mengungkapkan perasaan cinta Mama terhadap Si Kecil secara langsung dengan mengatakan, “Mama cinta kamu” atau “Mama sayang kamu.” Katakan juga, “Tidak ada yang bisa merubah perasaan cinta Mama padamu.”

Jika Mama sering mengucapkannya, si Kecil dipastikan akan merasakan keyakinan bahwa dirinya benar-benar dicintai oleh Mama yang dicintainya.

Alhasil, anak mama akan merasa percaya diri dan mampu menjali hari-hari dengan bahagia.

2. Bangga

2. Bangga
Pixabay/imagesbg

Setelah mengetahui bahwa sosok yang kita cintai mencintai kita, kita pasti akan secara otomatis berharap bahwa sosok tersebut bangga terhadap perasaan cinta tersebut.

Hal ini dapat dilihat ketika sosok tersebut mengatakan bahwa dirinya bangga terhadap kita.

Benar sekali! Hal itulah yang seharusnya Mama lakukan secara rutin. Ketika membangun komunikasi dengan anak Mama atau tidak, pastikan bahwa Mama selalu memberitahu Si Kecil bahwa, “Mama sangat bangga memiliki kamu.”

Selain itu, Mama juga disarankan untuk mengucapkan kata “Bangga” setiapkali anak mama menunjukkan kemajuan dalam proses tumbuh kembang, seperti menghabiskan makanan, mudah dibangunkan pada pagi hari dan hal lain semacamnya.

Hal ini sangat memengaruhi kondisi mentalnya, Ma! Jika Mama terus menerus mengatakan bahwa Mama bangga pada si Kecil, anak mama tidak hanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi, tetapi juga terpacu untuk melakukan segala hal sebaik mungkin.

3.Percaya

3.Percaya
Pixabay/white77

Tidak ada yang lebih melegakan dibandingkan memiliki setidaknya satu orang yang percaya pada kita.

Hal ini membuat eksistensi kita di dunia ini berarti, begitu juga hal-hal yang kita lakukan. Bukankah begitu, Ma?

Sama seperti yang Mama rasakan, anak mama juga memiliki dambaan yang kuat untuk hal itu. Secara khusus, Si Kecil tentulah akan merasa termotivasi jika Mama sering mengatakan, “Mama percaya kamu bisa melakukannya” ketika Mama membimbingnya untuk melakukan sesuatu.

Bukan hanya pada hal itu, Mama juga sebaiknya menekankan bahwa Mama percaya bahwa si Kecil dapat menjadi anak yang baik, anak yang membanggakan, anak yang bisa menjadi apapun yang diingininya dan semacamnya. Hal ini berdampak positif sebagai encouragement.

Editors' Picks

4. Berharap

4. Berharap
Pixabay/adinavoicu

Dalam menjalani proses tumbuh kembang, Mama tentu dianjurkan untuk mendidik anak agar berani bermimpi dan selalu menaruh harapan pada impiannya tersebut sejak usia dini. Hal ini akan membantu Si Kecil tumbuh menjadi seseorang yang terpacu untuk menggapai impian.

Caranya, Mama dapat memulainya dengan sering menceritakan impian dan harapan Mama dengan mengatakan, “Mama berharap Mama bisa melakukan ini dan itu.” Mama juga bisa menceritakan harapan-harapan Mama dulu yang terealisasikan.

Cara tersebut akan membuat anak mama mengadaptasikan kebiasaan Mama berharap dalam kehidupan sehari-harinya. Hasil yang sama juga berlaku apabila Mama mengatakan, “Mama berharap kamu bisa menghabiskan makanan kamu” dan semacamnya.

6. Nikmati

6. Nikmati
Pixabay/publicdomainpictures

Selain kata “Menghargai” yang telah dijelaskan di atas, Mama juga bisa mengucapkan kata “Nikmati” untuk membantu anak mama menjalani hari-hari dengan rasa syukur dan melihat sisi positif yang ada.

Sebagai contoh, Mama dapat menyambut si Kecil dalam melakukan suatu aktivitas dengan mengatakan, “Selamat menikmati makanan ini”, “Nikmati waktu bermain sepedamu, ya!”, “Nikmati momen bersama teman-teman”, dan kalimat-kalimat lain semacamnya.

Kalimat dengan kata “Nikmati” tersebut akan bermanfaat sebagia pemicu dan reminder untuk anak Mama benar-benar menghabiskan waktu beraktivitas dengan menikmatinya tanpa beban pikiran dan hal lain semacamnya.

5. Menghargai

5. Menghargai
Pixabay/publicdomainpictures

Sebagai orangtua, Mama pastilah mengharapkan anak mama tercinta dapat tumbuh menjadi sosok yang menghargai segala sesuatu dalam kehidupan.

Hal ini berdampak positif bagi pribadi si Kecil yang secara otomatis akan menikmati hari-hari dengan mengucap syukur.

Untuk mewujudkannya, Mama tentu harus menjadi role model yang pantas baginya. Mulailah dengan selalu mengatakan, “Mama menghargai makanan ini”, “Mama menghargai waktu bersama kamu”, Mama menghargai baju yang Mama kenakan” dan lain-lain pada Si Kecil.

Hal ini akan memberi masukan yang positif untuk memori anak mama bahwa segala sesuatu haruslah dihargai.

Dengan itu, si Kecil akan terdorong untuk menemukan sisi positif dari segala aspek kehidupannya dan mengucap syukur dalam segala hal.

The result is enjoying the time!

7. Janji

7. Janji
Pixabay/publicdomainpictures

Kami paham bahwa banyak dari para orangtua yang berusaha menjauhi kata-kata “Janji” pada anak-anaknya karena takut tidak dapat menepatinya.

Akan tetapi, kata “Janji” sebenarnya menjadi salah satu kata yang diharapkan Si Kecil untuk memastikan bahwa Mama dapat dipercayainya.

Karena itu, nggak ada salahnya jika Mama mengucapkan kata “Janji” pada beberapa hal yang Mama yakini bisa lakukan di kemudian hari.

Hal ini akan membuka kesempatan bagi Mama untuk mengajar si Kecil untuk berbuat sesuai dengan perkataan.

Selain itu, Mama pun juga akan belajar untuk melakukan hal tersebut dan rasa takut serta ketidakpercayadirian Mama dalam menepati janji akan runtuh seketika melalui kebiasaan mengucapkan “Janji.”

Sekarang, Mama telah mengetahui 7 kata yang sebaiknya sering Mama ucapkan pada anak mama saat berkomunikasi dengan si Kecil.

Ayo, terapkan sekarang juga ya, Ma! Have a nice chit-chat with kids!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!