Dalam kehidupan modern saat ini, banyak orangtua bekerja sehingga waktu makan bersama keluarga jadi kurang. Padahal, makan bersama bukan hanya soal nutrisi yang masuk ke piring, tetapi juga tentang kebiasaan pola makan sehat yang ditiru anak.
Dokter Nany menekankan pentingnya orangtua, baik papa maupun mama, makan bersama beberapa kali seminggu agar suasana makan jadi nyaman, penuh kasih, dan positif. Ini membantu anak merasa aman dan lebih terbuka menerima makanan baru sekaligus membentuk hubungan emosional yang kuat.
"Jadi usahakan beberapa kali dalam seminggu makan bersama di rumah. Nah, kenyamanan ini yang akan mengkondisikan si Anak untuk menumbuhkan rasa euforia yang senang, secure. Alias punya suasananya menyenangkan untuk makan," tuturnya.
Belum lagi jika makan bersama keluarga juga memberi contoh langsung tentang pilihan makanan sehat, lengkap dengan porsi seimbang nasi, sayur, buah, protein, lemak yang penting untuk kebutuhan gizi si Kecil. Ini tidak hanya mendukung tumbuh kembang fisik, tapi juga stabilkan mood, tingkatkan fokus, dan dorong prestasi anak.
Pendekatan ini sejalan dengan pandangan ahli yang menyebut bahwa nutrisi yang tepat sejak dini membantu emosi, perilaku, dan perkembangan kognitif anak secara menyeluruh.
"Jadi papa dan mama juga harus menyantap makanan yang seimbang, ada nasi, sayur, lemak dan buah (agar anak mencontoh)," imbuh dokter Nany.
Itulah tadi informasi mengenai pola makan tak seimbang berpengaruh ke prestasi anak. Semoga membantu!
POPMAMA TALK Januari 2026 - dr. Nany Leksokumoro, Sp. GK
Spesialis Gizi Klinik dari Eka Hospital Pluit
Senior Editor - Novy Agrina
Editor - Onic Metheany & Denisa Permataningtias
Content Writer - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana
Script - Sania Chandra Nurfitriana
Social Media - Irma Erdiyanti
Photographer - Hari Firmanto
Videographer - Hari Firmanto
Video Editor - Hari Firmanto
Design - Aristika Medinasari