Saat berbicara tentang perlindungan dari sinar matahari, kebanyakan orang langsung memikirkan sunscreen. Tak heran, produk perawatan kulit ini memang sudah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang, terutama mereka yang aktif beraktivitas di luar ruangan.
Namun, tahukah Mama bahwa perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV) sebenarnya tidak hanya bergantung pada sunscreen?
Faktanya, apa yang kita kenakan setiap hari juga berperan penting dalam membantu mengurangi paparan sinar UV. Mulai dari jaket, kardigan, topi, hingga kacamata hitam, pilihan outfit yang tepat dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan yang sering kali luput dari perhatian.
Hal ini menjadi semakin relevan bagi masyarakat Indonesia. Sebagai negara tropis yang berada di wilayah khatulistiwa, Indonesia menerima paparan sinar matahari sepanjang tahun.
Menurut World Health Organization (WHO), wilayah yang berada dekat dengan garis khatulistiwa cenderung memiliki tingkat paparan UV yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Artinya, tanpa disadari, kita terpapar sinar UV hampir setiap hari, baik saat mengantar anak sekolah, berjalan menuju transportasi umum, berpindah gedung saat bekerja, maupun ketika menikmati waktu bersama keluarga di akhir pekan.
Karena itu, para ahli kini melihat perlindungan UV sebagai kombinasi dari berbagai langkah, mulai dari penggunaan sunscreen, mencari area teduh saat memungkinkan, hingga memilih pakaian dan aksesori yang dirancang untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Berikut ini Popmama.com akan mengulas mengenai informasi bahwa di negara tropis seperti Indonesia, outfit bukan lagi sekadar soal tampil stylish atau nyaman. Pakaian yang tepat juga dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan yang menemani aktivitas sehari-hari.
