Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Cara agar Rambut Tetap Bersih untuk Perempuan Berhijab
Pexels/Setian Syah
  • Rambut perempuan berhijab tetap perlu dirawat dan dijaga kebersihannya meski tidak terpapar langsung udara atau polusi luar ruangan.
  • Keramas, sampo, conditioner, serta frekuensi perawatan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala, jenis rambut, dan aktivitas sehari-hari.
  • Rambut perlu cukup kering sebelum memakai hijab, sementara hijab dan ciput perlu dicuci rutin agar tetap bersih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Aku tahu perempuan yang memakai hijab tetap perlu membersihkan rambutnya. Rambut bisa dicuci dengan air yang sejuk dan sampo yang cocok. Saat rambut masih basah, hijab belum dipakai. Hijab dan ciput juga dicuci supaya kepala terasa bersih, nyaman, dan sehat walaupun rambut tertutup sepanjang hari setiap hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Langkah-langkah perawatan ini menempatkan kebersihan rambut, kulit kepala, dan hijab sebagai perhatian yang saling berkaitan. Penyesuaian suhu air, frekuensi keramas, sampo, conditioner, serta cara mengeringkan dan mengikat rambut memberi ruang bagi setiap orang untuk menyesuaikan perawatan dengan kondisi rambut dan aktivitas sehari-hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rambut perempuan berhijab memang tidak terpapar langsung udara atau polusi luar ruangan. Namun, bukan berarti dibiarkan tidak dirawat karena tetap akan mengganggu orang tersebut. Salah satu hal dasar yang bisa dilakukan untuk merawat rambut berhijab adalah menjaganya tetap bersih.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, tentunya dimulai dengan cara membersihkan rambut dengan keramas secara rutin. Tidak berhenti disana, disarankan juga untuk memilih perawatan rambut yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan rambut hingga kulit kepala.

Berikut Popmama.com rangkum cara agar rambut tetap bersih untuk perempuan berhijab nih!

1. Keramas dengan air dingin, tidak perlu setiap hari

Pexels.com/www.kaboompics.com

Memiliki kulit kepala yang sehat bisa dimulai dari cara keramas yang tepat. Salah satunya dengan memperhatikan suhu air yang digunakan. Dibandingkan air panas, air dingin atau air bersuhu sejuk cenderung lebih aman untuk kulit kepala dan rambut.

Air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami pada kulit kepala sehingga membuatnya terasa kering atau tertarik. Kondisi ini juga bisa membuat rambut terasa lebih kering dan kasar, terutama bagi yang memang memiliki jenis rambut kering.

Sementara itu, air dingin sering dianggap dapat membuat permukaan rambut terasa lebih rapi. Namun, anggapan bahwa air dingin dapat "menutup kutikula rambut" secara permanen sebenarnya tidak sesederhana itu.

Selain suhu air, frekuensi keramas juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala, jenis rambut, dan aktivitas sehari-hari. Tidak semua orang perlu keramas setiap hari.

  • Kulit kepala berminyak: Keramas setiap hari dapat membantu mengangkat minyak berlebih dan menjaga rambut tetap terasa bersih.

  • Sering berkeringat atau berolahraga: Keramas lebih sering dapat membantu membersihkan keringat serta penumpukan produk rambut.

  • Rambut kering, keriting, atau mudah patah: Hindari keramas terlalu sering agar rambut tidak semakin kehilangan kelembapan.

  • Kulit kepala sensitif: Gunakan sampo yang lembut dan hindari menggosok kulit kepala terlalu keras.

Jadi, bukan hanya suhu air yang perlu diperhatikan, tetapi juga frekuensi keramas dan jenis sampo yang digunakan. Jika keramas setiap hari membuat kulit kepala terasa kering, gatal, atau rambut menjadi kasar, coba kurangi frekuensinya dan pilih produk yang lebih lembut.

2. Memilih sampo sesuai kebutuhan kulit kepala dan rambut

Pexels/Sarah Chai

Pemilihan sampo sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan jenis rambut. Kulit kepala berminyak, kering, berketombe, atau sensitif tentu membutuhkan perawatan yang berbeda.

Hindari memilih sampo hanya berdasarkan wangi atau kemasannya. Perhatikan kandungan dan manfaatnya agar produk yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rambut.

Jika setelah menggunakan sampo tertentu kulit kepala terasa gatal, perih, terlalu kering, atau justru semakin berminyak, pertimbangkan untuk mengganti produknya.

3. Pijat kepala saat memakai sampo

Ilustrasi keramas (magnific.com/magnific)

Saat keramas, gunakan ujung jari untuk memijat kulit kepala secara perlahan. Cara ini membantu membersihkan kulit kepala dari minyak, kotoran, keringat, dan sisa produk rambut.

Hindari menggaruk kulit kepala dengan kuku karena dapat menyebabkan iritasi atau luka kecil. Pijat dengan gerakan lembut selama beberapa saat, kemudian bilas hingga tidak ada sisa sampo yang tertinggal.

4. Pilih conditioner yang ringan untuk kepala

Pexels.com/Beyzanur K.

Conditioner dapat membantu menjaga rambut tetap lembut dan mudah diatur, terutama jika rambut cenderung kering atau mudah kusut. Namun, penggunaannya juga perlu diperhatikan.

Aplikasikan conditioner terutama pada bagian tengah hingga ujung rambut dan hindari terlalu banyak mengoleskannya langsung ke kulit kepala. Produk yang terlalu berat atau menumpuk di kulit kepala dapat membuat rambut cepat lepek.

Untuk penggunaan sehari-hari, pilih conditioner dengan tekstur yang ringan dan sesuai dengan jenis rambut.

5. Keringkan rambut sebelum mengenakan hijab

Freepik/gpoin

Bagi yang berhijab, pastikan rambut sudah cukup kering sebelum mengenakan hijab. Rambut yang masih basah dan tertutup dalam waktu lama dapat membuat kulit kepala menjadi lembap.

Kondisi tersebut dapat membuat kepala terasa pengap dan kurang nyaman. Setelah keramas, keringkan rambut dengan lembut menggunakan handuk atau biarkan mengering sebelum mengenakan hijab.

Jika menggunakan hair dryer, pilih suhu yang tidak terlalu panas dan jangan mengarahkan udara panas terlalu lama pada satu bagian rambut.

6. Jangan mengikat rambut terlalu kencang

Pexels/Skylar Kang

Mengikat rambut terlalu kencang, terutama dalam waktu lama, dapat memberikan tarikan pada rambut dan kulit kepala. Kebiasaan ini juga bisa membuat kepala terasa sakit atau rambut lebih mudah patah.

Sebelum mengenakan hijab, pilih ikatan yang cukup longgar dan gunakan ikat rambut yang tidak terlalu keras. Sesekali, biarkan rambut terurai agar tidak terus-menerus mendapat tekanan pada area yang sama.

7. Potong rambut secara berkala

Pexels/Godwin Torres

Memotong ujung rambut secara berkala dapat membantu menjaga rambut tetap terlihat rapi dan mengurangi bagian rambut yang bercabang atau rusak.

Tidak perlu memotong rambut terlalu pendek. Cukup rapikan bagian ujung sesuai kebutuhan dan kondisi rambut. Perlu diingat, memotong rambut tidak membuat rambut tumbuh lebih cepat dari akar, tetapi dapat membantu mempertahankan tampilan rambut yang lebih sehat.

8. Menjaga kebersihan hijab juga menjaga kepala sehat

Pexels/Skylight Views

Selain merawat rambut dan kulit kepala, kebersihan hijab juga tidak kalah penting. Hijab yang digunakan berulang kali tanpa dicuci dapat menyimpan keringat, minyak, debu, dan sisa produk perawatan rambut.

Usahakan mencuci hijab secara rutin dan pastikan benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Jangan lupa menjaga kebersihan ciput atau inner hijab yang bersentuhan langsung dengan kulit kepala.

Dengan menjaga kebersihan hijab sekaligus menerapkan kebiasaan perawatan rambut yang tepat, kulit kepala dapat tetap terasa bersih, nyaman, dan sehat meski tertutup sepanjang hari.

Itulah tadi informasi mengenai cara agar rambut tetap bersih untuk perempuan berhijab. Semoga membantu kamu untuk punya rambut sehat meski dilindungi hijab setiap hari!

Curated For You

Editorial Team

Related Article