Apakah kantung mata Mama dan Papa membesar? Nah, kantung mata yang timbul merupakan akibat dari cairan yang menumpuk di lapisan tipis jaringan di sekitar mata. Cairan inilah yang membuat mata terlihat seperti memiliki ’kantung’. Terkadang kantung mata yang membengkak disertai dengan lingkaran hitam.
Biasanya pembengkakan ini hanyalah gangguan yang tidak nyaman dan akan hilang dengan sendirinya. Terutama bagi perempuan, masalah ini menjadi cukup rumit karena berhubungan langsung dengan penampilan.
Penyebab umum kantung mata bengkak adalah kurang tidur, dehidrasi, stres, perubahan hormonal dan kebiasaan merokok. Namun bagi sebagian orang, seiring bertambahnya usia, kantung bawah mata menjadi kendur atau kulit cenderung kehilangan kekencangan kulit dan otot di sekitar mata. Kantung mata juga akan terlihat saat seseorang menangis, ini merupakan hal yang wajar ya.
Kurang tidur
Kurang tidur adalah penyebab paling umum munculnya kantung mata. Ketika tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, tubuh lebih banya meproduksi hormon kortisol.
Dehidrasi
Papa dan Mama harus memenuhi kecukupan cairan tubuh ya. Ketika tubuh kekurangan cairan ini dapat membuat kulit pada bagian bawah mata menjadi lebih tipis. Tak hanya itu, bagian bawah mata juga akan keliahtan cekung. Sehingga pastikan untuk selalu minum air yang cukup.
Stres
Menurut Dokter Annapurna Singh, MD dari Klinik Cleaveland stres dapat menyebabkan kantung mata. Ini disebabkan oleh jaringan dibawah mata yang melemah dan adanya penumpukan cairan. Stres memengaruhi sirkulasi darah dan proses regenerasi kulit, sehingga bagian bawah mata menjadi lebih rentan dan kantung mata muncul.
Perubahan hormonal
Bagi Mama yang sedang mengalami kehamilan ataupun monopause, kondisi ini dapat mempengaruhi retensi cairan dan elastisitas kulit. Kondisi ini menyebabkan munculnya tampilan kantung mata.
Kebiasaan merokok dan minum alkohol
Merokok dan konsumsi alkohol menyebabkan hilangnya kolagen sehingga kulit di sekitar mata menjadi lebih tipis. Kolagen yang menghilang merusakan elastisitas kulit dan mempercepat proses penuaan dan membuat kulit jadi lebih kendur.
Penyebab lainnya dalam beberapa kasus, faktor genetik juga mempengaruhi penyebab kantung mata. Namun kapan hal tersebut menjadi alasan kekhawatiran? Jika kantung mata yang membengkak disertai beberapa gejala seperti nyeri, sebaiknya Papa dan Mama segera memeriksakan diri.
Berikut Popmama.com telah merangkumnya untuk Mama dan Papa mengenai cara mengatasi kantung mata, dilansir dari Cleveland Clinic, menurut dokter spesialis mata, Annapurna Singh, MD dan spesialis dermatologi Lauren Zamborsky, CNP.
