Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Menyamarkan Garis di Dekat Mata, Apa Cukup Pakai Skincare?
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Sunscreen SPF minimal 30 dan eye cream dengan hyaluronic acid, peptida, atau retinoid membantu menjaga hidrasi serta menyamarkan garis halus di area mata.

  • Eye mask berisi aloe vera, ekstrak teh hijau, atau coenzyme Q10 dapat menambah hidrasi dan perlindungan antioksidan, penggunaannya dianjurkan 2–3 kali seminggu.

  • Kerutan akibat ekspresi atau yang makin dalam dapat memerlukan botox, dermal filler, laser, atau chemical peeling setelah konsultasi dokter terkait sensitivitas kulit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kemunculan garis-garis di dekat mata sering menjadi salah satu tanda awal penuaan kulit yang paling terlihat. Pada dasarnya, garis-garis ini dapat disamarkan dengan menggunakan produk skincare yang tepat.

Namun jika garis-garis tersebut sudah terbentuk akibat gerakan otot wajah seperti saat tersenyum atau tertawa, skincare saja tidak bisa menghilangkannya secara sepenuhnya. 

Skincare hanya bekerja di lapisan luar kulit untuk memberikan hidrasi dan perlindungan. Ketika garis sudah semakin dalam, bantuan perawatan medis diperlukan untuk hasil yang lebih nyata. Berikut Popmama.com telah rangkum cara menyamarkan garis-garis di dekat mata. Disimak ya, Ma!

1. Menggunakan sunscreen dan krim mata

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Penggunaan sunscreen secara konsisten setiap hari merupakan fondasi dalam mencegah serta menyamarkan garis. Sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak kolagen yang memicu penuaan dini pada kulit sensitif.

Pilih sunscreen SPF minimal 30 dan formulasi yang aman untuk area mata. Selain itu, penggunaan eye cream sangat dianjurkan untuk menjaga kadar air pada kulit. 

Pilihlah produk skincare yang mengandung bahan aktif seperti hyaluronic acid, peptida, atau retinoid untuk membantu regenerasi sel kulit. Gunakan skincare dengan menepuk-nepuk secara lembut agar tidak memberikan gesekan yang terlalu keras.

2. Pilih eye mask berisi ekstrak pelembap

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Penggunaan eye mask secara berkala dapat menjadi pelengkap perawatan skincare harian Mama, masker ini dirancang untuk memberikan sensasi menenangkan sekaligus hidrasi ekstra ke dalam jaringan kulit. 

Kulit area mata yang terhidrasi akan terlihat lebih segar dan kenyal, sehingga garis dapat tersamarkan. Pilihlah eye mask dengan kandungan alami seperti aloe vera, ekstrak teh hijau, atau coenzyme Q10. 

Kandungan antioksidan tersebut bermanfaat untuk melindungi jaringan kulit dari efek radikal bebas serta paparan polusi lingkungan. Gunakan masker mata sebanyak 2-3 kali dalam seminggu untuk hasil yang optimal.

3. Suntik botox untuk merelaksasi otot wajah

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Jika garis-garis di sudut mata timbul akibat ekspresi wajah berulang, suntik botox merupakan prosedur medis yang efektif. Prosedur ini bekerja dengan cara merelaksasi otot-otot di sekitar mata saat Mama tersenyum atau tertawa. 

Proses suntik botox tergolong singkat dengan masa pemulihan yang cepat, efek dari perawatan ini biasanya mulai terlihat dalam 1-7 hari setelah tindakan dilakukan. 

Hasilnya dapat bertahan selama 3-4 bulan sebelum otot kembali berkontraksi secara bertahap. Metode ini bisa jadi jawaban Mama yang tidak mendapatkan hasil maksimal dari penggunaan krim luar.

4. Prosedur dermal filler untuk mengisi kerutan

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Perawatan dokter lainnya untuk menyamarkan garis mata ialah prosedur dermal filler. Dokter akan menyuntikkan zat khusus seperti hyaluronic acid, tepat di bawah lapisan kulit yang mengalami kerutan. 

Zat ini bertindak sebagai pengisi volume kulit yang hilang akibat berkurangnya kadar kolagen seiring bertambahnya usia. Hasil dari suntik filler dapat terlihat secara langsung tak lama setelah prosedur selesai dilakukan.

Area sudut mata yang tadinya bergaris akan tampak lebih bervolume, rata, dan kencang seketika. Ketahanan hasil filler ini bervariasi, umumnya dapat bertahan selama beberapa bulan hingga satu tahun.

5. Melakukan perawatan chemical peeling

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Untuk memperbaiki tekstur kulit secara menyeluruh, dokter dapat merekomendasikan terapi laser atau chemical peeling. Terapi laser memanfaatkan energi cahaya untuk mengikis lapisan kulit mati sekaligus merangsang produksi kolagen baru. 

Sementara itu, chemical peeling menggunakan cairan kimia khusus untuk mengangkat sel kulit mati di lapisan atas. Kedua perawatan medis ini membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit sehingga lapisan kulit baru terasa lebih halus.

Mama sebelum melakukan tindakan medis, lakukan konsultasi mengenai kondisi sensitivitas kulit sehingga Mama bisa menentukan perawatan yang sesuai. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article