Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak Akibat Over-Exfoliation

3 min read
Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak Akibat Over-Exfoliation
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Over-exfoliation dapat memicu kemerahan, perih, pengelupasan, dan sensitivitas, skin barrier rusak membuat kulit kehilangan kelembapan, mudah iritasi, serta lebih rentan berjerawat.

  • Hentikan eksfoliator dan bahan aktif seperti retinol, vitamin C, atau asam salisilat. Gunakan pembersih lembut, pH seimbang, tanpa pewangi, serta hindari air panas dan gosokan keras.

  • Pulihkan kulit dengan pelembap berisi ceramide, hyaluronic acid, atau centella asiatica, lindungi memakai physical sunscreen minimal SPF 30 PA+++.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memiliki kulit wajah yang glowing tentu menjadi impian banyak orang, termasuk Mama. Namun, keinginan untuk mendapatkan hasil yang cepat sering membuat terlalu bersemangat dalam mengeksfoliasi kulit. 

Akibatnya, timbul tanda-tanda over-exfoliation seperti kulit menjadi merah, terasa perih, mengelupas, hingga menjadi sangat sensitif. Jika kondisi kulit tersebut dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, lapisan skin barrier akan semakin rusak. 

Skin barrier yang rusak bisa membuat kulit kehilangan kelembapan, rentan terkena iritasi, hingga lebih mudah berjerawat. Maka, Popmama.com telah rangkum informasi terkait cara mengatasi skin barrier yang rusak akibat eksfoliasi berlebih di bawah ini!

  1. 1. Hentikan penggunaan produk eksfoliasi

    Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak (2)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Langkah utama yang harus Mama lakukan saat kulit mengalami over-exfoliation ialah menghentikan semua produk eksfoliasi. Jauhkan dulu produk yang mengandung AHA, BHA, PHA, dan scrub wajah. 

    Selain produk eksfoliasi, Mama juga sebaiknya mengistirahatkan penggunaan bahan aktif dalam skincare. Bahan-bahan seperti retinol, vitamin C, atau asam salisilat dapat memperparah rasa perih dan iritasi kulit. 

    Biarkan kulit wajah Mama fokus untuk menenangkan diri tanpa adanya paparan bahan yang keras. Proses jeda dari bahan aktif ini biasanya memerlukan beberapa minggu, hingga kondisi skin barrier membaik.

  2. 2. Gunakan pembersih wajah yang lembut

    Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak (3)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Saat skin barrier rusak, pembersihan wajah harus dilakukan dengan hati-hati. Pilihlah facial wash yang memiliki formula lembut, bebas busa berlebih, serta fragrance-free. 

    Pembersih wajah dengan pH seimbang sangat disarankan untuk menjaga kelembapan alami kulit Mama. Selain itu, hindari menggosok wajah terlalu kuat atau menggunakan air yang terlalu panas saat mencuci muka di pagi dan malam hari.

  3. 3. Gunakan pelembap dengan kandungan ceramide

    Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak (4)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Mama perlu mengembalikan kelembapan dan kekuatan skin barrier yang terganggu, penggunaan moisturizer secara rutin dapat mengunci kadar air dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. 

    Pilihlah pelembap yang diformulasikan khusus untuk merawat dan memperkuat pertahanan lapisan luar kulit. Kandungan yang direkomendasikan untuk memperbaiki skin barrier ialah ceramide, hyaluronic acid, dan centella asiatica. 

    Ceramide bekerja langsung mengisi celah-celah lapisan kulit yang rusak, sedangkan hyaluronic acid memberi hidrasi mendalam. Tambahan centella asiatica juga efektif untuk meredakan kemerahan.

  4. 4. Lindungi kulit dengan physical sunscreen

    Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak (5)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Kulit yang mengalami over-exfoliation akan menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Radiasi sinar ultraviolet dapat memperburuk peradangan, menyebabkan hiperpigmentasi, serta memperlambat proses pemulihan skin barrier. 

    Maka, pemakaian sunscreen setiap hari merupakan hal yang tidak boleh Mama lewatkan. Untuk kondisi kulit yang sedang iritasi, jenis physical sunscreen dengan minimal SPF 30 merupakan pilihan yang tepat.

    Sunscreen jenis ini mengandung zinc oxide atau titanium dioxide yang bekerja memantulkan sinar UV di permukaan kulit tanpa memicu iritasi.

  5. 5. Terapkan metode basic skincare routine

    Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak (6)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Selama masa pemulihan, Mama disarankan untuk menyederhanakan rangkaian perawatan. Metode yang dikenal dengan istilah basic skincare routine ini berfokus pada tiga tahapan dasar yaitu pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen. 

    Menumpuk terlalu banyak produk saat kulit sedang over-exfoliated justru dapat membebani kerja kulit. Kulit yang teriritasi membutuhkan perawatan yang simpel agar tidak bereaksi negatif terhadap campuran bahan kosmetik. 

    Mama setiap kulit memiliki waktu pemulihan yang berbeda-beda, mulai dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Kunci utama dalam merawat kulit yang rusak adalah kesabaran dan konsistensi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More