5 Efek Buruk Membiarkan Kuku Terlalu Panjang

Terasa sepele namun bisa jadi sumber masalah

5 April 2021

5 Efek Buruk Membiarkan Kuku Terlalu Panjang
Freepik/Javier Sánchez Mingorance

Bagi sebagian orang, kuku yang panjang bisa membuatnya merasa lebih cantik. Namun ternyata, ada efek buruknya. Berikut Popmama.com rangkumkan. 

Membiarkan kuku tumbuh panjang melewati jari memang salah satu cara mempercantik tubuh. Apalagi jika ditambahkan kuteks dan nail arts, maka bisa semakin memperindah jari tangan. 

Sayangnya, perawatan kuku panjang jauh lebih rumit dibanding kuku yang pendek. 

Selain itu, ada beberapa sumber masalah yang bisa timbul dari kuku yang panjang. 

Apa saja ya masalahnya?

1. Menjadi tempat berkumpulnya kotoran

1. Menjadi tempat berkumpul kotoran
nailspaexperience.com

Hampir setiap kegiatan akan melibatkan tangan. Tak terhitung berapa banyak benda yang dipegang dalam sehari dengan menggunakan tangan. 

Seperti diketahui, kuman sangat mudah berpindah tempat, termasuk ke tangan. Jika kamu punya kuku yang panjang, maka kuman akan senang bersarang di sana. 

Meski sering menggunakan hand sanitizer dan cuci tangan, namun jika tidak membersihkan sela-sela kuku dengan seksama, maka kuman akan tetap berada di sana.

Editors' Picks

2. Sebagai sumber infeksi 

2. Sebagai sumber infeksi 
pixabay.com/Huskyherz

Selain kuman, kotoran juga mudah menempel di kuku. Jika kamu hanya sekadar mencuci tangan dan tidak sampai ke sela-sela kuku dan kemudian makan lalu jatuh sakit, bisa jadi karena kuku yang panjang. 

Infeksi yang bisa datang dari kuku panjang yang kotor dan digunakan makan adalah diare, keracunan makanan, atau infeksi lain yang lebih serius. 

Makan pun tak semata makan besar saja, namun sekadar mengambil kue, atau menyicip camilan bisa jadi kesempatan kuman di kuku masuk ke mulut. Jadi, hati-hati, ya!

3. Kuku lebih mudah patah

3. Kuku lebih mudah patah
Freepik

Saat melakukan beberapa kegiatan tertentu, kuku yang panjang malah bisa lebih menyulitkan. Seperti contoh saat harus sering membawa barang yang berat, maka kuku ini bisa terkena benda keras dan kemudian patah. 

Bahkan akan lebih bahaya jika kuku patah dengan kondisi yang sampai ke daging jari. Maka akan ada luka yang terbuka dan berpotensi jadi sumber rasa sakit dan infeksi. 

4. Berpotensi melukai diri sendiri dan orang lain

4. Berpotensi melukai diri sendiri orang lain
Freepik/cookie_studio

Meski sudah terbiasa memiliki kuku panjang, kamu masih mungkin melukai diri sendiri dan orang lain dengan kuku tersebut. Apalagi jika yang tidak terbiasa, maka akan lebih besar lagi potensinya. 

Saat mandi, mencuci muka, menggaruk, memegang si Kecil, atau saat bercinta ada saja kemungkinan mereka terkena kuku yang panjang. 

Daripada menyesal kemudian, lebih baik potong kuku, ya. 

5. Menyulitkan kegiatan sehari-hari

5. Menyulitkan kegiatan sehari-hari
Freepik/kittima05

Saat memiliki kuku panjang, ada beberapa kegiatan yang akan terasa lebih sulit. Seperti contoh, kamu akan kesulitan jika harus menggunakan keyboard laptop seharian dengan kuku yang terlalu panjang. 

Begitu juga saat menyelesaikan tugas rumah seperti mencuci piring tentu akan repot jika kuku terlalu panjang. 

Kamu jadi harus berpikir dua kali sebelum melakukan hal-hal yang berhubungan dengan tangan. Inilah sulitnya memiliki kuku yang terlalu panjang. 

Setelah mengetahui efek sampingnya, sebaiknya hindari memiliki kuku yang terlalu panjang ya, Ma.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.