Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harus Tahu! 7 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan
magnific.com/atursafronovvvv
  • Menjelaskan pentingnya mengenali kandungan aktif skincare karena beberapa kombinasi bahan seperti retinol, AHA, dan vitamin C bisa menyebabkan iritasi atau menurunkan efektivitas produk.

  • Disebutkan tujuh pasangan bahan yang tidak boleh digunakan bersamaan, termasuk retinol dengan AHA, vitamin C dengan benzoil peroksida, serta hydroquinone dengan benzoil peroksida.

  • Panduan penggunaan diberikan agar hasil tetap maksimal, seperti memisahkan waktu pemakaian antara pagi dan malam serta memilih pembersih wajah ber-pH seimbang untuk menjaga kesehatan kulit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam mengatasi berbagai permasalahan kulit, skincare bisa menjadi jawaban yang tepat. Tapi Mama perlu perhatikan kembali kandungan yang terdapat dalam produk, kenali lebih dulu jenis dan masalah kulit sebelum menggunakannya. Ternyata, ada beberapa bahan aktif pada skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan, karena bisa menyebabkan iritasi hingga breakout.

Saat ini, sudah banyak produk skincare dengan bahan aktif di dalamnya seperti, retinol, vitamin C, dan AHA yang dipercaya bisa membantu masalah kulit Mama. Namun meski sudah memberi manfaat yang bagus, bahan tersebut harus dihindari penggunaannya dalam satu waktu bersamaan. 

Nah, Popmama.com telah rangkum bahan aktif apa saja yang tidak boleh dipakai bersamaan dalam skincare Mama, sehingga manfaatnya lebih maksimal dan tidak menimbulkan masalah kulit baru.

1. Retinol dan AHA

magnific.com/pikisuperstar

Dua jenis kandungan skincare ini pasti sudah nggak asing lagi untuk Mama lihat di berbagai produk, dengan manfaatnya bisa mempercepat pergantian sel kulit dan melawan tanda-tanda penuaan. Retinol dan AHA merupakan bahan aktif yang tidak boleh digunakan bersamaan. 

Risiko yang bisa terjadi pada kulit kamu yakni kerusakan skin barrier, pelindung kulit alami akan lebih rentan terkena iritasi, dehidrasi, serta sensitif terhadap sinar matahari. Jika hal ini sudah terjadi, kulit dapat terasa perih, merah, hingga terkelupas. 

Untuk menghindari masalah kulit, Mama bisa pakai retinol dan AHA dengan tepat. Dalam seminggu 1-2 kali penggunaan AHA di malam hari, kamu tidak boleh menggunakan retinol. Sebagai gantinya bisa di malam yang berbeda dengan wajib sunscreen saat pagi hari sebelum beraktivitas keluar ruangan. 

2. Vitamin C dan AHA/BHA

magnific.com/magnific

Terkenal dengan manfaat untuk mencerahkan, vitamin C dan AHA BHA bukan kombinasi bahan aktif yang boleh digunakan secara bersamaan karena bisa menimbulkan masalah bagi kulit Mama. 

Vitamin C atau AHA BHA memiliki sifat yang sama yakni acid. Ketika kamu mencoba untuk menggunakannya bersama, tingkat pH kulit akan menurunkan efektivitasnya sehingga rentan kering dan mengelupas. 

Nah agar Mama nggak salah dalam penggunaan dua kandungan aktif ini, gunakan di waktu yang berbeda. Pada pagi hari, vitamin C memiliki antioksidan yang bisa membantu melindungi kulit dari radikal bebas. Sedangkan di malam hari gunakan AHA BHA dan hindari penggunaan di hari yang sama.

3. Retinol dan asam salisilat

magnific.com/magnific

Dalam produk eksfoliasi kulit, kandungan asam salisilat atau biasa dikenal sebagai salicylic acid pasti sering Mama temui. Bahan aktif ini merupakan jenis asam eksfoliator yang bisa larut dalam minyak, sehingga membantu membersihkan pori-pori dan minyak berlebih pada wajah. Namun kamu tidak bisa menggunakannya bersama retinol.

Saat kedua kandungan ini dipakai bersamaan dapat membuat masalah, retinol yang dicampur asam salisilat bisa membuat kulit terlalu kering dan akibatnya produksi minyak berlebih akan memicu jerawat. 

Untuk penggunaan yang benar, Mama bisa pakai asam salisilat di pagi hari sebanyak 1-2 kali dalam seminggu untuk membersihkan pori-pori. Lalu retinol sebagai rutinitas skincare malam hari, bagi kamu yang pertama kali mencoba kedua kandungan ini bisa pisahkan di hari berbeda.

4. Benzoil peroksida dan vitamin C

magnific.com/magnific

Dikenal bisa membunuh bakteri penyebab jerawat, bahan aktif benzoil peroksida tidak disarankan penggunaannya dengan vitamin C secara bersamaan. Meski dapat memberikan manfaat yang bagus untuk merawat kulit, kedua kandungan ini bisa memicu masalah baru. 

Benzoil peroksida bekerja dengan melepaskan oksigen dalam membunuh bakteri jerawat, namun setelah bertemu vitamin C sifat oksidator akan kurang efektif di kulit. Selain itu, benzoil peroksida punya kandungan yang cukup keras sehingga bisa menyebabkan kulit kering dan kemerahan. 

Dalam menggunakan kedua bahan aktif ini dan hasil yang maksimal, vitamin C bisa Mama gunakan pada pagi hari sedangkan benzoil peroksida dapat dipakai pada jerawat serta nggak mengenai area kulit lain di malam hari. 

5. Retinol dan glycolic acid

magnific.com/pikisuperstar

Salah satu jenis AHA dengan ukuran molekul yang paling kecil, ternyata glycolic acid bisa meresap ke dalam kulit dengan cepat untuk eksfoliasi kulit Mama. Sedangkan retinol merupakan turunan vitamin A yang dapat mempercepat regenerasi kulit, jika digabungkan kedua bahan aktif ini dapat membuat iritasi. 

Risiko kulit kamu mengalami eksfoliasi berlebihan, glycolic acid bekerja mengikis lapisan terluar kulit dan retinol memaksa percepatan sel baru di bawah. Kini, akibatnya kulit Mama menjadi sangat tipis, kering, hingga meradang. Cara paling aman dalam menggunakan kandungan adalah di hari yang berbeda dan dapat diselang-seling penggunaannya.

6. Vitamin C dan pembersih wajah

magnific.com/jcomp

Sebenarnya pembersih wajah aman digunakan bersama vitamin C, terutama pembersih wajah bersifat gentle yang memiliki pH seimbang. Namun akan menjadi masalah untuk kulit kamu, jika bertemu dengan pembersih wajah pH tinggi dan mengandung bahan aktif eksfoliasi AHA, BHA, atau PHA. 

Kemampuan kulit dalam menyerap vitamin akan kurang optimal, akibatnya vitamin C nggak bisa melindungi kulit Mama dari radikal bebas. Maka sebelum menggunakan pembersih wajah, perlu diperhatikan kembali sesuai kebutuhan kulit serta kandungan yang ada dalam produk. 

Gunakan gentle cleanser yang low-pH, bebas dari fragrance, dan nggak membuat kulit terasa ketarik setelah cuci muka. Mama nggak perlu khawatir lagi, jenis ini pastinya lebih aman untuk kulit.

7. Benzoil peroksida dan hydroquinone

magnific.com/magnific

Bahan aktif dalam hydroquinone berfungsi untuk mencerahkan sekaligus memudarkan flek hitam, sedangkan benzoil peroksida yang bekerja sebagai antiseptik dalam membunuh bakteri jerawat. Jika kedua bahan aktif skincare ini digunakan secara bersamaan, akan menimbulkan masalah kulit. 

Perubahan warna kulit akibat reaksi kimia, menjadi alasan mengapa keduanya tidak boleh dicampur. Oksidasi yang terjadi akan meninggalkan noda kuning dan coklat tua sementara di kulit Mama, selain itu bisa meningkatkan iritasi serta kulit terkelupas. Untuk penggunaan yang aman, kamu bisa konsultasikan ke dokter terlebih dulu sebelum menggunakan hydroquinone

Nah, itulah kandungan skincare yang tidak boleh digunakan secara bersamaan. Semoga informasi ini, bisa membantu Mama lebih sadar dalam memilih bahan aktif yang sesuai!

Curated For You

Editorial Team

Related Article