Kolagen menjadi salah satu kandungan dalam dunia kecantikan yang terus dicari oleh banyak orang. Namun, belakangan ini kolagen menjadi bahan diskusi hangat karena efektivitasnya secara topikal sering dipertanyakan; banyak ahli menyebut molekulnya terlalu besar untuk bisa terserap secara maksimal ke dalam lapisan kulit.
Selain itu, manfaat kolagen juga tidak permanen. Seiring bertambahnya usia, yang dipercepat oleh stresor lingkungan, kadar kolagen secara alami menurun. Kehilangan bertahap ini telah membuka jalan bagi lonjakan produk yang berfokus pada kolagen, mulai dari krim topikal hingga suplemen yang dapat dikonsumsi, semuanya menjanjikan untuk mengisi kembali apa yang telah hilang seiring berjalannya waktu.
Dengan begitu banyak formula kolagen dan metode yang tersedia dalam perawatan kulit saat ini, tidak heran jika pengaplikasian kolagen ini terasa membingungkan. Berikut, Popmama.com bagikan kolagen untuk kulit, bahan ajaib atau mitos pemasaran?
