Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

3 Hari Beruntun, Indonesia Raih Medali Emas di Asian Games 2026

4 min read
3 Hari Beruntun, Indonesia Raih Medali Emas di Asian Games 2026
Dok. PP PBSI
  • Indonesia meraih emas tiga hari beruntun di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui Leo/Daniel pada 29 September, Desak Made pada 30 September, dan Nurisa pada 1 Oktober.

  • Leo/Daniel menang comeback atas pasangan China di final bulu tangkis; Desak Made tercepat speed putri 6,062 detik; Nurisa merebut emas panahan compound individu putri.

  • Indonesia juga mendapat perak MLBB dan perunggu menembak, menempati peringkat ke-14 sementara dengan 5 emas, 8 perak, 22 perunggu, total 35 medali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kontingen Indonesia terus menambah koleksi medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiga emas berhasil diraih secara beruntun dalam tiga hari, mulai Selasa (29/9/2026) hingga Kamis (1/10/2026).

Emas pertama datang dari ganda putra bulu tangkis Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada Selasa. Sehari berselang, Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas dari nomor speed putri panjat tebing.

Pada Kamis, Nurisa Dian Ashrifah melengkapi rangkaian tersebut lewat nomor compound individu putri panahan. Emas Nurisa sekaligus menjadi emas kelima Indonesia di Asian Games 2026.

Selain tiga emas, Indonesia juga meraih perak dari tim MLBB dan perunggu melalui tim putra menembak nomor 25 meter rapid fire pistol pada hari yang sama.

Berikut Popmama.com sajikan informasi lengkap tentang 3 hari beruntun, Indonesia raih medali emas di Asian Games 2026. Simak di bawah!

  1. 1. Leo/Daniel buka rangkaian emas Indonesia

    3 Hari Beruntun, Indonesia Raih Medali Emas di Asian Games 2026
    instagram.com/badminton.ina

    Medali emas pertama dalam rangkaian tiga hari tersebut datang dari ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada Selasa (29/9/2026).

    Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Leo/Daniel menghadapi pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang pada partai final. 

    Sempat kehilangan gim pertama 19-21, pasangan Indonesia bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-13 dan 21-18.

    Kemenangan tersebut sekaligus membuat Leo/Daniel mengawinkan gelar. Sebelumnya, keduanya ikut membawa tim beregu putra Indonesia meraih emas pada nomor beregu.

    Dengan tambahan dari sektor ganda putra, bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga dengan kontribusi besar terhadap perolehan medali Indonesia.

  2. 2. Desak Made dan Nurisa lanjutkan emas Merah Putih

    3 Hari Beruntun, Indonesia Raih Medali Emas di Asian Games 2026
    Dok. Tim Panahan Indonesia

    Sehari setelah Leo/Daniel naik podium, Indonesia kembali mendapat emas melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi. Atlet panjat tebing tersebut menjadi yang tercepat pada nomor speed putri, Rabu (30/9/2026).

    Desak mencatatkan waktu 6,062 detik pada final dan unggul sangat tipis atas wakil China Deng Lijuan yang mencatatkan 6,064 detik. Atlet Korea Selatan Jeong Jimin berada di posisi ketiga dengan waktu 6,18 detik.

    Catatan tersebut juga menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games 2026. Kemenangan Desak membuat Indonesia memenuhi target awal empat medali emas yang ditetapkan untuk ajang tersebut.

    Namun, perolehan emas Indonesia belum berhenti. Pada Kamis (1/10/2026), Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah melalui nomor compound individu putri panahan.

    Nurisa mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137 pada final. World Archery mencatat kemenangan tersebut sebagai emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang keikutsertaan di Asian Games sejak 1978.

  3. 3. Indonesia tambah perak dan perunggu, posisi ke-14 klasemen

    3 Hari Beruntun, Indonesia Raih Medali Emas di Asian Games 2026
    instagram.com/badminton.ina

    Pada hari yang sama ketika Nurisa meraih emas, Indonesia juga menambah dua medali dari cabang olahraga lainnya.

    Tim MLBB Indonesia meraih perak setelah menghadapi Myanmar pada final. Pertandingan berlangsung dengan format best-of-seven dan berakhir 0-4 untuk kemenangan Myanmar.

    Meski gagal membawa pulang emas, hasil tersebut membuat Indonesia menjadi peraih medali perak pada debut MLBB sebagai cabang yang memperebutkan medali di Asian Games 2026.

    Medali berikutnya datang dari cabang menembak. Aris Febrianto, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Muhammad Fawwaz Aditia Farrel meraih perunggu nomor 25 meter rapid fire pistol beregu putra dengan total 1.720 poin. 

    Korea Selatan meraih emas dengan 1.749 poin, sedangkan China mendapatkan perak dengan 1.740 poin.

    Tambahan emas, perak, dan perunggu tersebut membawa Indonesia ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu atau total 35 medali. 

    Data per 3 Oktober 2026 juga menunjukkan Indonesia berada di bawah United Arab Emirates (UAE) yang menempati posisi ke-13 dan berada di atas Chinese Taipei di posisi ke-15.

    Perjuangan kontingen Indonesia masih berlanjut. Sejumlah atlet Merah Putih dijadwalkan bertanding di berbagai cabang, termasuk padel, golf, panahan, judo, hoki, panjat tebing, dan sepak takraw.

    Itu dia informasi tentang 3 hari beruntun, Indonesia raih medali emas Asian Games 2026. Perolehan medali Indonesia masih berpeluang bertambah hingga rangkaian Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More