TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Lukisan yang Wajib Kamu Lihat di Korean Sumuk Morning Calm

6 lukisan ini bisa kamu lihat di Korean Sumuk Morning Calm, penasaran?

24 November 2022

6 Lukisan Wajib Kamu Lihat Korean Sumuk Morning Calm
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Korean Cultural Center Indonesia, bersama Jeollanam-do dan Museum Nasional Indonesia menghadirkan pameran lukisan yang bertajuk ‘Korean Ink Painting (SUMUK) Exhibition’.

Pameran ini diselenggarakan dalam rangka mendukung pelaksanaan KTT G20 Indonesia 2022, mulai dari tanggal 23 November sampai Desember 2022.

Ada enam lukisan yang bisa kamu lihat di Museum Nasional Indonesia. Penasaran? Simak selengkapnya yang Popmama.com rangkum di bawah ini.

1. Lukisan Saling Menang

1. Lukisan Saling Menang
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Lukisan pertama yang dipamerkan di Korean Sumuk Morning Calm ini datang dari karya Kang Kum Bog. Kum mengambil tema yang bertajuk Saling Menang, yang dilukis dengan tinta.

Karya ini menunjukkan harapan untuk hidup berdampingan dan hidup bersama, dengan cabang-cabangnya yang saling berpegangan, mencampur dan menghubungkan di saat tumbuh dari akar kuat di tempat yang sama. Meski ditekuk dan dipatahi oleh kesabaran dari angin waktu.

2. Lukisan Jalan Pulang dari Kerja

2. Lukisan Jalan Pulang dari Kerja
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Lukisan kedua merupakan karya dari Kwak Chang Ju, di mana lukisan ini mengambil tema Jalan Pulang dari Kerja. Karya ini menampilkan orang-orang yang pulang setelah beraktivitas, sambil memakai payung dan menghindari rintikan hujan.

Karya ini mencoba menggambarkan bagaimana aktivitas orang-orang setelah bekerja, yang pulang menuju rumah dan tempat peristirahatan mereka usai menjalani hari-hari yang melelahkan.

Editors' Picks

3. Lukisan Cerita Musim Salju

3. Lukisan Cerita Musim Salju
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Lukisan selanjutnya yakni bertema Cerita Musim Salju, yang dilukis oleh Kim Hak Kon. Karya ini mengambil latar pemandangan salju, yang mengingatkan pada kenangan masa kecil saat naik seluncuran di bukit dekat rumah.

Kim menjelaskan, lukisan ini dibuat dengan warna hitam dan putih, yang selaras pada keharmonisan pemandangan salju. Pemandangan salju ini dapat dibayangkan sebagai perasaan yang dingin dan juga statis.

4. Lukisan Orang-Orang

4. Lukisan Orang-Orang
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Lukisan dari karya Park Jo Saeng ini mengambil latar tiga kepala orang-orang, yang menggambarkan tentang kesulitan hidup. Dari kesulitan hidup ini tercipta tentang cerita orang-orang yang sulit menghadapi ketidakpastian hidup, tubuh yang tidak nyaman, dan beban berat di kehidupan sehari-hari.

Wajah keriput yang dihadirkan ini, Park gambarkan seperti malam yang biru tua di tengah musim salju.

5. Lukisan Pohon Pinus Avalokitesvara

5. Lukisan Pohon Pinus Avalokitesvara
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Baek Beom Young menghadirkan karya lukis yang bertema Pohon Pinus Avalokitesvara. Pohon pinus yang dihadirkan di karya ini merupakan bagian dari jiwa dan dupa orang Korea.

Sebagai pohon yang menunjukkan keinginan yang kuat untuk menyembuhkan rasa sakit bangsa, pohon ini juga ditetapkan sebagai faktor genetik di hati bangsa Korea.

6. Lukisan Sungai Sumjin

6. Lukisan Sungai Sumjin
Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Korea memiliki banyak aneka ragam soal alam, termasuk sungai Sumjin yang dilukis oleh Oh Bok Dong. Lukisan menceritakan tentang jalanan di tepi sungai Sumjin pada saat musim panas.

Di saat senja yang panjang, hujan rintik datang memakan panas yang menyesakkan. Musim semi, musim panas, musim dingin, dan musim gugur, merupakan empat musim yang ada di sungai tersebut.

Demikian enam lukisan Korean Sumuk Morning Calm yang dipamerkan di Museum Nasional. Yuk ajak keluarga dan teman kamu ke sini.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk