Unsplash.com/Guille Alvarez
Menariknya lagi, meskipun dinobatkan sebagai negara paling sopan, masyarakat Jepang sendiri justru tidak merasa demikian.
Dalam survei yang sama, masyarakat Jepang cenderung menilai diri mereka biasa saja atau bahkan kurang sopan dibanding negara lain.
Ini menunjukkan satu hal penting bahwa kerendahan hati juga menjadi bagian dari karakter mereka. Masyarakat Jepang tidak merasa perlu menonjolkan diri, dan justru itulah yang membuat sikap mereka terasa tulus.
Itulah alasan negara Jepang dinobatkan jadi negara paling sopan di dunia. Setelah melihat ajaran serta nilai dan budaya yang dianut, memang tidak mengherankan jika Jepang berhasil mendapatkan predikat ini, ya.
1. Apa saja kedisiplinan orang Jepang? | Kedisiplinan orang Jepang tidak lepas dari penerapan prinsip 5S, yaitu Seiri (memilah dan menyingkirkan yang tidak perlu), Seiton (menata barang agar rapi dan mudah ditemukan), Seiso (menjaga kebersihan lingkungan), Seiketsu (mempertahankan standar kebersihan dan kerapian), serta Shitsuke (membiasakan disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari). |
2. Apa saja larangan di Jepang? | Larangan di Jepang umumnya berfokus pada kesopanan, ketenangan, dan kebersihan. Hal-hal yang dilarang meliputi berbicara keras/telepon di transportasi umum, makan sambil berjalan, memetik bunga sakura, memberi tip, serta merokok sembarangan. Penting untuk mematuhi aturan tersebut guna menghormati budaya setempat dan menghindari denda. |
3. Bagaimana kebiasaan orang Jepang sehari-hari? | Masyarakat Jepang sangat menghargai waktu (tepat waktu), gemar berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum, menjaga kebersihan lingkungan secara kolektif, dan menerapkan budaya antre serta membungkuk (ojigi) sebagai tanda hormat. Selain itu, mereka menerapkan gaya hidup sehat dan hemat. |