Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Meraih Pahala Berlipat Ganda
Freepik
  • Malam Lailatul Qadar disebut lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan meraih pahala berlipat ganda di sepuluh malam terakhir Ramadan.
  • Tujuh amalan utama dianjurkan, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, i’tikaf, berdoa, bersedekah, serta mandi dan berhias diri sebagai bentuk penghormatan terhadap malam penuh berkah ini.
  • Setiap amalan memiliki keutamaan besar; mulai dari pengampunan dosa hingga pahala yang dilipatgandakan Allah SWT bagi mereka yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ikhlas dan kh
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa di bulan Ramadan yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan. Karena kemuliaannya, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah agar dapat meraih pahala dan keberkahan yang besar.

Meski waktu pastinya tidak diketahui, banyak ulama menyebut malam ini biasanya terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai amalan.

Mulai dari memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, hingga berdoa dan bersedekah, ada banyak ibadah yang bisa dilakukan. Berikut Popmama.com rangkum 7 amalan malam Lailatul Qadar yang dianjurkan.

1. Menjaga salat wajib dan memperbanyak salat sunnah

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Salah satu amalan utama untuk meraih Lailatul Qadar adalah menegakkan salat wajib dengan baik serta menambah salat sunnah. Salat malam seperti tarawih, tahajud, dan witir dapat menjadi cara untuk menghidupkan malam dengan ibadah kepada Allah SWT.

Bahkan, Rasulullah menyebut salat malam merupakan shalat yang paling utama setelah salat lima waktu (maktubah), seperti dalam sabdanya:

  أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ  

Artinya: Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu adalah shalat malam (HR Muslim).  

2. Membaca Al-Qur’an

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas’ud, Allah SWT memberikan pahala satu kebaikan dari setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca, kemudian dari satu kebaikan itu Allah SWT melipatgandakannya menjadi 10 kebaikan.

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya: Dari Abdullah Ibnu Mas‘ud, Rasulullah Saw bersabda, “barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm (sebagai) satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf. (HR. At-Tirmidzi : 2835).

Hadits di atas menjelaskan mengenai banyaknya pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT saat membaca Al-Qur’an di bulan-bulan biasa. Tentu pahala yang diperoleh akan jauh berlipat ganda lagi saat membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan, terlebih bertepatan dengan Lailatul Qadar.

3. Memperbanyak zikir

Freepik

Melansir dari laman Jateng.NU.or.id Berdzikir dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah berlalu merupakan salah satu dari sekian banyak amalan (ibadah) yang dilakukan oleh orang Islam ketika menyambut datangnya malam Lailatul Qadar. 

Nabi Yunus telah memberi teladan memperbanyak berdzikir ketika berada di dalam kegelapan perut ikan yang telah menelannya. Niscaya kalau Nabi Yunus tidak memperbanyak dzikir kepada Allah, tentu ia akan tetap berada di dalam perut ikan sampai dengan hari berbangkit. 

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat As-Saffat Ayat 143 - 144 :

 فَلَوۡلَاۤ اَنَّهٗ كَانَ مِنَ الۡمُسَبِّحِيۡنَۙ*

 لَلَبِثَ فِىۡ بَطۡنِهٖۤ اِلٰى يَوۡمِ يُبۡعَثُوۡنَ‌ۚ*

Artinya: 143. Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah. 

144. Niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan. (QS. As-Saffat : 143 - 144).

4. Melakukan I’tikaf

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

I’tikaf merupakan amalan dengan berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT. Biasanya, amalan ini dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan untuk lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah.

Dilansir dari laman Lampung.nu.or.id, hadits yang dikisahkan oleh Sayyidah Aisyah, bahwa Nabi Muhammad saw beritikaf di masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan hingga kewafatannya.

 عن عائشة رضي الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يعتكف العشر الأواخر من رمضان حتى توفاه الله ثم اعتكف أزواجه من بعده   

Artinya: Dari Aisyah ra, istri Nabi Muhammad saw bahwa Nabi Muhammad saw beritikaf pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan sampai beliau wafat. Kemudian para istrinya mengikuti itikaf pada waktu tersebut setelah wafatnya beliau.

5. Memperbanyak doa

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Pada malam Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan bahkan diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Ummul Mukminin Aisyah RA.

Dalam sebuah riwayat, Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang apa yang sebaiknya dibaca jika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Ia berkata,

“Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku mengetahui bahwa suatu malam adalah Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?”

Rasulullah SAW kemudian menjawab, 

“Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang berarti “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani). 

6. Bersedekah

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Selain ibadah pribadi, memperbanyak sedekah juga dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Amal kebaikan yang dilakukan pada malam ini diyakini memiliki pahala yang sangat besar.

Melansir dari laman Baznas, sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, setara dengan amalan yang dilakukan selama lebih dari 83 tahun.

Keutamaan lain dari sedekah 10 malam terakhir Ramadhan adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan. Dengan bersedekah, dapat membantu meringankan beban yang membutuhkan dan mendatangkan keberkahan dalam hidup.

7. Mandi dan berhias diri

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Selain memperbanyak ibadah, sebagian ulama juga menganjurkan umat Muslim untuk mandi serta berhias diri ketika menyambut malam Lailatul Qadar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk memuliakan malam yang penuh keberkahan tersebut.

Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali (w 795 H) dalam kitabnya, Lathaiful Ma'arif. 

Ibnu Jarir At-Thabari (w 310 H) sebagaimana dikutip Ibnu Rajab mengatakan:

كانوا يستحبون أن يغتسلوا كلّ ليلة من ليالي العشر الأواخر

Artinya: "Mereka ulama salaf menyunahkan mandi pada setiap malam 10 terakhir bulan Ramadan.”

Nah, itulah 7 amalan malam Lailatul Qadar yang bisa dilakukan umat Muslim untuk meraih keberkahan di bulan Ramadan.

FAQ Seputar Amalan Malam Lailatul Qadar

Mengapa umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam Lailatul Qadar?

Karena malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, setiap ibadah yang dilakukan pada malam tersebut akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Apa tanda-tanda seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar?

Beberapa ulama menyebut tanda-tandanya antara lain suasana malam yang terasa tenang dan damai, udara yang tidak terlalu panas atau dingin, serta hati yang terasa lebih khusyuk saat beribadah.

Apakah amalan Lailatul Qadar harus dilakukan di masjid?

Tidak harus. Meskipun i’tikaf di masjid sangat dianjurkan, umat Muslim juga tetap bisa menghidupkan malam Lailatul Qadar di rumah dengan salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Editorial Team