Menurut Mayo Clinic, hernia diskus paling sering terjadi akibat keausan bertahap seiring bertambahnya usia, yang dikenal sebagai degenerasi diskus. Seiring waktu, bantalan tulang belakang menjadi kurang lentur sehingga lebih mudah robek atau pecah, bahkan hanya karena tekanan atau gerakan ringan.
Dalam banyak kasus, seseorang tidak selalu menyadari penyebab pasti herniasi diskus yang dialaminya. Kebiasaan sehari-hari, seperti mengangkat benda berat dengan otot punggung alih-alih menggunakan kekuatan kaki dan paha, bisa meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.
Selain itu, gerakan memutar atau membungkuk saat mengangkat barang juga dapat memicu herniasi diskus. Meski jarang, cedera akibat jatuh atau benturan keras pada punggung pun bisa menjadi penyebabnya.