ilustrasi pita kanker prostat (freepik.com/freepik)
Penanganan kanker prostat disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, agresivitas sel kanker, usia, serta kondisi kesehatan pasien. Tujuan utamanya adalah menghentikan pertumbuhan kanker dan mencegah penyebarannya ke organ lain.
Operasi atau prostatektomi dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat yang terkena kanker, terutama jika penyakit masih terbatas di area tersebut.
Selain itu, radioterapi menggunakan radiasi untuk menghancurkan sel kanker, baik melalui sinar dari luar tubuh maupun dengan menanamkan sumber radiasi langsung ke prostat.
Untuk memperlambat pertumbuhan kanker, dokter juga dapat memberikan terapi hormonal dengan menurunkan kadar testosteron. Pada kasus yang lebih lanjut, kemoterapi digunakan ketika kanker tidak lagi merespons terapi hormon.
Sementara itu, terapi target dan imunoterapi membantu menyerang sel kanker secara lebih spesifik serta mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar melawan sel abnormal.
Referensi:
“Understanding Prostate Cancer and Its Treatment”. Hermina Hospitals. Diakses Januari 2026.
“About prostate cancer”. Prostate Cancer UK. Diakses Januari 2026.
“Prostate cancer | Causes, Symptoms & Treatments”. Cancer Council. Diakses Januari 2026.
“Prostate cancer - Diagnosis and treatment”. Mayo Clinic. Diakses Januari 2026.
Apakah kanker prostat bisa dicegah sepenuhnya? | Tidak ada cara yang benar-benar bisa mencegah kanker prostat, tetapi pola hidup sehat seperti makan bergizi, rutin olahraga, dan menjaga berat badan ideal dapat membantu menurunkan risikonya. |
Siapa saja yang berisiko tinggi terkena kanker prostat? | Laki-laki berusia di atas 50 tahun, memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat, atau memiliki gaya hidup tidak sehat cenderung memiliki risiko lebih tinggi. |
Apakah kanker prostat selalu bersifat mematikan? | Tidak selalu. Banyak kasus kanker prostat tumbuh sangat lambat dan dapat dikontrol dengan pengobatan yang tepat, terutama jika terdeteksi sejak dini. |