Vegan adalah pola makan dan gaya hidup yang menghindari semua produk hewani, termasuk daging, ikan, telur, susu, dan madu.
Menurut Healthline, veganisme berfokus pada konsumsi makanan yang seluruhnya berasal dari tumbuhan seperti sayur, buah, kacang, biji-bijian, serta produk olahan seperti tahu dan tempe.
Sementara menurut NHS (National Health Service, Inggris), diet vegan tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi tubuh bila direncanakan dengan baik.
NHS menegaskan bahwa makanan nabati mengandung serat, vitamin, dan mineral penting, tetapi pelaku diet ini tetap harus memperhatikan asupan vitamin B12, zat besi, kalsium, dan omega-3 dari sumber nabati atau suplemen.
Dari sisi ilmiah, Harvard Health Publishing juga menyebutkan bahwa diet vegan yang seimbang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan obesitas.
Semua itu akan membantu asalkan makanan yang dikonsumsi berasal dari sumber alami, bukan produk olahan tinggi gula atau garam.
Berbeda dari vegetarian, vegan tidak mengkonsumsi produk turunan hewan apa pun. Bahkan banyak vegan juga menolak memakai pakaian dari kulit atau wol, serta produk kecantikan yang diuji pada hewan.
Tujuan utamanya bukan sekadar diet, tetapi juga bentuk empati terhadap hewan dan kepedulian terhadap planet ini.