Supaya lebih mudah dipahami, berikut perbedaan erosi serviks dan kanker serviks:
Sifat penyakitnya berbeda
Erosi serviks adalah kondisi jinak dan bukan kanker, sedangkan kanker serviks merupakan penyakit serius yang bersifat ganas dan dapat menyebar ke jaringan lain jika tidak ditangani.
Penyebabnya tidak sama
Erosi serviks umumnya terjadi akibat perubahan hormon, seperti saat hamil atau menggunakan KB hormonal. Sementara itu, kanker serviks paling sering disebabkan oleh infeksi HPV berisiko tinggi yang menetap dalam jangka panjang.
Gejalanya bisa mirip, tapi tingkat keparahannya berbeda
Erosi serviks sering kali tidak menimbulkan gejala atau hanya menyebabkan perdarahan ringan. Pada kanker serviks, gejala biasanya semakin berat seiring waktu, seperti perdarahan tidak normal, nyeri panggul, dan keputihan berbau.
Risiko kesehatannya jauh berbeda
Erosi serviks jarang menimbulkan komplikasi serius. Sebaliknya, kanker serviks dapat mengancam nyawa jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.
Penanganannya juga tidak sama
Erosi serviks biasanya cukup dipantau tanpa pengobatan khusus. Kanker serviks memerlukan perawatan medis intensif, seperti operasi, radioterapi, atau kemoterapi sesuai stadium.
Nah, itulah penjelasan seputar perbedaan erosi serviks dan kanker serviks yang penting Mama ketahui.
Tetaplah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi dan jangan ragu berkonsultasi dengan dokter agar kondisi serviks selalu terpantau, ya, Ma!
Apa penyebab gatal di bibir kemaluan? | infeksi jamur Candida Albicans. |
Berapa lama gatal di Miss V hilang? | Lama hilangnya gatal di miss V bervariasi, mulai dari beberapa hari untuk kasus ringan (seperti infeksi jamur ringan) hingga 1-2 minggu atau lebih untuk infeksi sedang/parah (jamur atau bacterial vaginosis). |
Kenapa habis cukur bulu kemaluan gatal dan bentol? | Bentol kemerahan di area rambut kemaluan yang habis dicukur biasanya muncul karena infeksi pada akar rambut, atau disebut juga dengan folikulitis. |