Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apa yang Terjadi Jika Hernia Dibiarkan Bisa Mengancam Nyawa.jpg
Freepik

Intinya sih...

  • Risiko Strangulasi yang Mengancam NyawaHernia bisa menyebabkan terjepitnya jaringan atau usus kecil, menghentikan aliran darah dan memicu gangren serta sepsis.

  • Inkarserasi atau Jaringan TersangkutJaringan hernia yang terjebak dapat berkembang menjadi strangulasi jika tidak ditangani, menyebabkan aliran darah terhenti.

  • Terjadinya Obstruksi atau Sumbatan UsusHernia yang dibiarkan dapat menyebabkan obstruksi usus, mengganggu sistem pencernaan dan meningkatkan risiko kerusakan jaringan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hernia sering dianggap ringan karena tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Padahal, kondisi ini bisa terus memburuk secara perlahan tanpa disadari, hingga akhirnya memicu gangguan serius pada organ dalam dan keselamatan tubuh secara keseluruhan.

Banyak orang menunda pemeriksaan karena hernia masih bisa didorong masuk atau tidak mengganggu aktivitas harian. Sikap menunggu inilah yang justru membuat risiko komplikasi meningkat, karena jaringan yang melemah tidak akan pulih dengan sendirinya.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, hernia dapat berkembang menjadi kondisi darurat medis yang berbahaya. Berikut Popmama.com rangkum dari sumber Complete Care, mengenai apa saja yang bisa terjadi ketika hernia diabaikan. 

Risiko Strangulasi yang Mengancam Nyawa

Freepik/cookie_studio

Hernia yang tidak segera ditangani bisa menimbulkan komplikasi serius. Salah satunya adalah terjepitnya jaringan atau usus kecil, sehingga aliran darah ke bagian tersebut terputus. Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa berkembang dengan cepat.

Ketika suplai darah terhenti, jaringan yang terperangkap dapat mengalami gangren dalam hitungan jam. Jaringan yang mati ini kemudian melepaskan racun berbahaya ke aliran darah, yang dapat membahayakan organ dan sistem tubuh lainnya.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani secara medis, racun yang dilepaskan dapat memicu sepsis, yaitu infeksi sistemik yang serius dan mengancam nyawa. Tanpa intervensi cepat, komplikasi ini bahkan bisa berujung pada kematian.

Inkarserasi atau Jaringan Tersangkut

Freepik/tonodiaz

Inkarserasi terjadi ketika jaringan yang menonjol melalui dinding otot terjebak dan tidak bisa kembali ke posisi semula. Berbeda dengan strangulasi, aliran darah pada kondisi ini masih normal, tetapi jaringan tetap tertekan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Kondisi ini biasanya menimbulkan nyeri terus-menerus di area benjolan dan bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari. Kamu mungkin merasa sulit bergerak, batuk, atau bahkan duduk lama karena rasa sakit yang konstan.

Yang penting diperhatikan, hernia yang terinkarserasi dapat berkembang menjadi strangulasi jika dibiarkan. Hal ini berarti aliran darah bisa terhenti, jaringan mulai mati, dan kondisi menjadi darurat medis yang memerlukan operasi segera.

Robeknya Jaringan

Freepik/freepic.diller

Dalam kasus yang jarang terjadi, hernia bisa menyebabkan robeknya dinding otot secara total. Kondisi ini jauh lebih serius dibanding hernia biasa karena struktur otot yang seharusnya menahan organ tubuh tidak lagi utuh.

Robekan ini bisa menimbulkan pendarahan internal yang berpotensi mengancam kesehatan kamu. Selain itu, area yang terbuka menjadi sangat rentan terhadap infeksi, sehingga risiko komplikasi meningkat. 

Karena sifatnya yang darurat, kondisi ini biasanya memerlukan operasi segera. Operasi darurat pada kasus robekan dinding otot cenderung lebih kompleks daripada operasi hernia terencana biasa. 

Terjadinya Obstruksi atau Sumbatan Usus

MedicineNet

Hernia yang dibiarkan juga dapat menyebabkan obstruksi, yaitu kondisi ketika sebagian usus masuk ke dalam hernia dan mengalami penyumbatan. Akibatnya, sistem pencernaan tidak dapat bekerja secara normal.

Penderita obstruksi hernia biasanya mengalami mual, muntah, perut kembung, serta kesulitan buang air besar atau buang angin. Gejala ini menandakan adanya gangguan serius pada saluran pencernaan.

Tanpa penanganan medis, obstruksi dapat menyebabkan tekanan berlebih pada usus dan meningkatkan risiko kerusakan jaringan. Kondisi ini tidak bisa diatasi sendiri dan memerlukan evaluasi serta tindakan medis segera.

Benjolan Makin Besar

MedicineNet

Salah satu risiko hernia yang sering diremehkan adalah benjolan yang makin membesar seiring waktu jika tidak ditangani. Hernia tidak akan hilang sendiri dan cenderung berkembang, terutama jika kamu terus melakukan aktivitas yang memberi tekanan pada perut.

Seiring ukuran benjolan bertambah, rasa tidak nyaman dan nyeri biasanya ikut meningkat. Aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, duduk lama, atau mengangkat benda berat, bisa terasa lebih sulit dan menyakitkan.

Selain itu, benjolan yang lebih besar membuat proses perbaikan melalui operasi menjadi lebih kompleks dan invasif. Penanganan lebih dini tidak hanya mengurangi nyeri, tetapi juga mempermudah prosedur medis dan mempercepat pemulihan.

Nyeri Kronis

Freepik/Lifestylememory

Hernia yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menyebabkan nyeri kronis yang terus-menerus. Rasa sakit ini biasanya terasa di area benjolan dan bisa muncul setiap kali kamu bergerak, batuk, atau melakukan aktivitas sehari-hari yang menekan perut.

Nyeri ini seringkali mengganggu aktivitas rutin, seperti berdiri lama, mengangkat benda berat, atau bahkan duduk lama. Kondisi ini membuat kamu merasa tidak nyaman dan mudah lelah, sehingga kualitas hidup secara keseluruhan bisa menurun.

Selain mengganggu fisik, nyeri kronis akibat hernia juga bisa memengaruhi kondisi mental. Rasa sakit yang terus-menerus dapat menimbulkan stres, cemas, dan perasaan terbatas dalam melakukan aktivitas. 

Nah, itulah penjelasannya. Mengabaikan hernia bukan pilihan aman, meskipun gejalanya terasa ringan di awal. 

Tanpa penanganan, hernia dapat berkembang menjadi kondisi berbahaya yang memengaruhi fungsi organ dan keselamatan tubuh secara menyeluruh.

Editorial Team