Beberapa studi menyebut adanya hubungan antara penyakit sistemik dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut. Contohnya seperti penyakit diabetes melitus yang bisa terlihat dari perspektif rongga mulut.
Seseorang yang memiliki kadar gula tinggi biasanya memiliki ciri-ciri, seperti gigi goyang dan bau napas layaknya aseton (pembersih kutek).
"Sebagai contoh diabetes melitus, salah satu yang bisa kita lihat dari persepktif rongga mulut kita. Orang yang kadar gulanya tinggi itu biasanya memiliiki salah satu cirinya adalah terjadi kegoyangan gigi. Kedua, bau napasnya cenderung kayak aseton atau pembersih kutek," jelas Suryono.
Terdapat hubungan timbal balik antara kondisi kesehatan mulut dengan tingkat gula darah. Kondisi kebersihan mulut yang kurang terjaga akan memicu zat-zat inflamasi, sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan kadar gula darah.
"Saat kondisi kebersihan mulut jelek, itu akan memacu zat zat inflamasi, sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan kadar gula darah. Begitu juga sebaliknya, di saat kadar gula darah bisa dikenadlikan, makanya gigi yang tadinya goyang, bisa pulih kembali," lanjutnya.
Semoga informasi ini bisa menjadi ilmu baru bagi Mama agar lebih aware terhadap kesehatan gigi dan mulut, ya.