Pengobatan kanker prostat ditentukan berdasarkan sejumlah faktor, seperti stadium penyakit, tingkat keganasan sel kanker, usia pasien, hingga kondisi kesehatan secara menyeluruh. Tujuan utama pengobatan adalah mengendalikan pertumbuhan sel kanker sekaligus mencegah penyebarannya ke organ lain.
Jika kanker masih terbatas pada prostat, tindakan operasi atau prostatektomi dapat dilakukan untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat yang terdampak.
Pilihan lain adalah radioterapi, yakni terapi radiasi yang bertujuan menghancurkan sel kanker, baik melalui paparan sinar dari luar tubuh maupun dengan menanamkan sumber radiasi langsung ke prostat.
Untuk menekan laju pertumbuhan kanker, terapi hormon juga dapat diberikan dengan menurunkan kadar testosteron dalam tubuh. Pada kondisi yang lebih lanjut, ketika kanker tidak lagi merespons terapi hormon, kemoterapi menjadi salah satu opsi.
Selain itu, terapi target dan imunoterapi juga dikembangkan untuk menyerang sel kanker secara lebih spesifik serta merangsang sistem kekebalan tubuh agar mampu melawan sel abnormal.
Itu dia informasi tentang apakah kanker prostat bisa sembuh? Pada dasarnya, peluang kesembuhan sangat bergantung pada seberapa dini penyakit ini terdeteksi dan bagaimana penanganan medis dilakukan.
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan prostat dan meningkatkan kualitas hidup ke depannya.
Referensi:
“Prostate Cancer Prognosis”. Hopkins Medicine. Diakses Januari 2026.
“About prostate cancer”. Prostate Cancer UK. Diakses Januari 2026.
“Prostate cancer - Diagnosis and treatment”. Mayo Clinic. Diakses Januari 2026.
“Understanding Prostate Cancer and Its Treatment”. Hermina Hospitals. Diakses Januari 2026.
1. Apakah setelah operasi prostat laki-laki masih bisa hidup normal? | Banyak laki-laki tetap bisa menjalani aktivitas normal, meski mungkin mengalami efek samping seperti gangguan ereksi atau inkontinensia yang bisa ditangani dengan terapi lanjutan. |
2. Apakah aktivitas seksual memengaruhi risiko kanker prostat? | Belum ada bukti kuat bahwa aktivitas seksual secara langsung menyebabkan kanker prostat, tetapi kesehatan reproduksi tetap penting untuk dijaga. |
3. Apakah pola makan berpengaruh pada kesehatan prostat? | Ya. Konsumsi sayur, buah, ikan, dan makanan rendah lemak dapat membantu menjaga kesehatan prostat dan menurunkan risiko kanker. |