Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari segala hal yang dapat membatalkan ibadah ini. Setiap umat Muslim tentu ingin puasanya tetap sah hingga waktu berbuka, namun ada beberapa kondisi yang sering menimbulkan keraguan, salah satunya adalah menelan dahak.
Dahak sering kali muncul saat seseorang mengalami batuk, flu, atau alergi, dan tanpa sadar bisa tertelan, terutama jika sulit untuk dikeluarkan. Banyak orang yang ragu apakah jika dahak tertelan tetap membuat puasa sah atau justru membatalkannya.
Apalagi, dahak adalah cairan dari dalam tubuh, bukan sesuatu yang dikonsumsi dari luar. Belum lagi jika dahak bercampur dengan sisa makanan atau darah dari gusi. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana hukum menelan dahak saat berpuasa berdasarkan pandangan ulama dan dalil yang ada.
Berikut Popmama.com telah merangkum informasi terkait apakah menelan dahak membatalkan puasa? Simak informasinya!
