Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kartini Masa Kini, Cerita Tiga Kurir Perempuan Menembus Batas
Dok. Lion Parcel

Meskipun sektor logistik sangat mengandalkan kekuatan fisik dan mobilitas ekstrem, keberadaan kurir perempuan sering kali diremehkan. Kendati demikian, berbagai stigma tersebut tidak menyurutkan semangat para perempuan tangguh untuk tetap berkarier di bidang ini.

Di balik perkembangan perusahaan yang masif, banyak figur perempuan yang turut berkontribusi, termasuk para kurir seperti Putri, Nuraini dan Tiara. Mereka bekerja keras memastikan setiap paket sampai dengan aman dan tepat waktu kepada pelanggan.

Dengan puluhan paket di dalam tas yang perlu dikirimkan, mereka bersiap menempuh perjalanan panjang hari itu. Menyusuri jalanan hingga gang sempit, menghadapi cuaca yang tak menentu, dan mengetuk satu per satu pintu pelanggan.

Lalu, bagaimana cerita tiga kurir perempuan dalam menginspirasi banyak perempuan? Berikut Popmama.com ulas di bawah ini!

Cerita di Balik Pengalaman dan Tantangan

Dok. Lion Parcel

Menjadi kurir perempuan bukan tanpa tantangan. Di lapangan, Putri (24) sering kali menghadapi berbagai respons dari pelanggan, mulai dari yang mengapresiasi, terkejut, hingga yang mempertanyakan.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Nuraini (29). Ia mengaku beberapa kali menghadapi perlakuan kurang menyenangkan dari pelanggan. “Kadang ada yang genit, tapi saya tidak menanggapi. Saya fokus saja sama pekerjaan,” ujar Nuraini.

Sementara itu, bagi Tiara (34), tantangan justru datang dari lingkungannya sendiri yang memandang sebelah mata di awal.

“Awalnya keluarga sempat nyuruh cari kerja lain karena saya perempuan. Tapi saya tunjukkan kalau saya nyaman dan menikmati pekerjaan sebagai kurir. Akhirnya mereka sekarang mendukung,” papar Tiara.

Di balik berbagai tantangan itu, ada hal yang membuat mereka yakin terus melangkah, yaitu kemampuan untuk beradaptasi dan tetap fokus pada tujuan.

Putri menyadari bahwa bekerja di lapangan berarti harus siap menghadapi berbagai situasi dan karakter pelanggan. Sementara Tiara dan Nuraini menjalani pekerjaan ini dengan berpegang pada tujuan mereka, sembari tetap mensyukuri setiap proses yang dilalui.

Makna di Balik Setiap Perjalanan

Dok. Lion Parcel

Di balik kesibukan mereka, ada momen-momen yang membuat pekerjaan ini terasa lebih bermakna. Putri, misalnya, pernah mendapatkan tip sebesar ratusan ribu dari pelanggan. Baginya, ini menjadi salah satu momen berkesan karena pekerjaannya diapresiasi.

Bagi Tiara, hal paling berkesan justru datang dari interaksi sehari-hari. “Serunya banyak ketemu orang baru, baik pelanggan, kurir lain, maupun tim Lion Parcel. Bahkan kadang ada pelanggan yang nyariin kalau udah lama gak antar paket,” papar Tiara.

Sementara itu, bagi Nuraini, hal yang patut ia syukuri adalah fleksibilitas yang ia dapatkan. Sebagai ibu dari tiga anak, ia berusaha membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.

“Bersyukur di sini waktu juga fleksibel, jadi saya bisa mengatur waktu untuk keluarga,” katanya.

Pesan Tiga Kurir Perempuan di Momen Hari Kartini

Dok. Lion Parcel

Lebih dari sekadar pekerjaan, menjadi kurir telah membawa perubahan dalam hidup Putri, Tiara, dan Nuraini, baik dari sisi kemandirian, kepercayaan diri, hingga peran dalam keluarga.

Di momen Hari Kartini, mereka pun memiliki pesan untuk perempuan lain di luar sana. Putri berpesan agar perempuan terus mengembangkan diri melalui berbagai kesempatan yang baik.

“Harus berusaha biar dapat kesempatan itu, apapun caranya yang penting dilakukan dengan cara yang baik dan benar,” ujarnya.

Sementara Nuraini menekankan pentingnya kemandirian dan mengingatkan, “Perempuan harus bisa mandiri, jangan bergantung pada orang lain.

Itu dia cerita tiga kurir perempuan menembus batas. Semoga bisa menginspirasi seluruh perempuan di luar sana untuk tidak takut dalam menembus batasan gender, ya.

Editorial Team