Dalam 1–2 hari, lepuhan biasanya akan pecah secara alami dan meninggalkan luka terbuka yang basah atau tampak mengkilap.
Inilah fase yang dianggap paling menular karena cairan dari lepuhan mengandung virus dalam jumlah yang sangat tinggi. Luka terbuka ini dapat terasa perih ketika terkena air, makanan, atau tersentuh tanpa sengaja.
Warnanya biasanya lebih merah dibandingkan area sekitarnya, menandakan adanya peradangan aktif. Banyak orang merasa fase ini paling mengganggu karena luka tampak jelas dari luar.
Jika tidak dijaga kebersihannya, luka juga bisa berisiko terinfeksi bakteri lain. Herpes di bibir memang bukan penyakit berbahaya, tetapi gejalanya bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mudah menular ke orang sekitar.
Dengan mengenali 6 ciri-ciri herpes di bibir yang jarang disadari sejak awal, kamu bisa melakukan langkah pencegahan lebih cepat, seperti tidak menyentuh area luka, memakai lip balm SPF, hingga memastikan kondisi tubuh tetap fit.
Perawatan yang tepat di fase awal juga bisa membantu mempercepat penyembuhan. Jika herpes sering muncul kembali atau sembuhnya sangat lama, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter
Selain itu, dapat melakukan perawatan antiviral yang lebih efektif. Semakin cepat ditangani, semakin cepat pula gejala mereda dan tidak semakin parah.