Hebat! Penyandang Disabilitas di Lumajang Buat APD untuk Tenaga Medis

Hal seperti ini patut mendapat apresiasi.

30 Maret 2020

Hebat Penyandang Disabilitas Lumajang Buat APD Tenaga Medis
newsweek.com
Ilustrasi

Akibat dari minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis yang menangani kasus Covid-19, sebuah komunitas sosial dan penyandang disabilitas di Lumajang, Jawa Timur memutuskan untuk membuat APD sendiri. 

Simak kabar baik selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini.

Editors' Picks

1. Dana untuk pembuatan APD berasal dari donatur

1. Dana pembuatan APD berasal dari donatur
Freepik/Maksymiv-yura

Kaum disabilitas menggalang dana dari para donatur yang kemudian dikumpulkan untuk membuat face shield atau pelindung wajah bagi petugas medis yang ada di puskesmas maupun rumah sakit rujukan. 

Alat pelindung diri berupa face shield dibuat di rumah Komunitas Adventure Makelar Surga (AMS).

Proses pembuatan APD ini juga tetap memerhatikan pencegahan penyebaran virus covid-19 yaitu dengan menggunakan masker dan menjaga jarak sesuai anjuran pemerintah.

2. Cara pembuatan APD (Alat Pelindung Diri)

2. Cara pembuatan APD (Alat Pelindung Diri)
selco.ie

Alat pelindung wajah ini dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat seperti kertas mika yang tebal, spons, lem, dan tali. 

Caranya cukup mudah sekali, kertas mika dipotong dengan bagian siku diberi lubang sebagai tempat tali. Sementara untuk spons diberi lem dan dipasang pada bagian depannya. 

3. Jumlah APD yang akan dibuat

3. Jumlah APD akan dibuat
https://www.thatsmags.com

Kaum disabilitas berencana akan membuat APD sebanyak 3000 buah. Jumah yang sangat fantastis. Kebaikan teman-teman di Lumajang ini sangat luar biasa.

Sementara untuk baju hazmat masih tahap pemesanan untuk kemudian disumbangkan kepada sejumlah puskesmas dan rumah sakit rujukan di Lumajang. 

Kaum disabilitas juga mengaku tidak bisa membantu berupa dana atau uang sehingga memutuskan untuk menyumbangkan tenaga seperti pembuatan APD. Kaum disabilitas juga berharap pandemi corona ini segera berakhir.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.