Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
12 Daftar Salep Eksim Basah, Ada yang Bisa Dibuat di Rumah (4).jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Intinya sih...

  • Benoson 0.1% Cream mengandung kortikosteroid potensi sedang, membantu meredakan gejala eksim basah.

  • Dermacoid Cream mengandung kortikosteroid ringan hingga sedang, untuk meredakan berbagai kelainan kulit.

  • Krim oatmeal buatan rumahan dapat menjadi pilihan perawatan alami yang lembut dan aman digunakan secara rutin.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim basah adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemerahan, gatal hebat, hingga kulit tampak lembap atau mengeluarkan cairan. Kondisi ini bisa terasa sangat mengganggu dan berisiko menimbulkan infeksi.

Untuk meredakan gejala eksim basah, salep yang tersedia di apotek sering menjadi pilihan karena bekerja langsung pada kulit yang meradang. Selain itu, Mama juga dapat mempertimbangkan salep eksim basah alami buatan rumah sebagai perawatan pendamping.

Agar Mama tidak bingung memilih, berikut Popmama.com telah merangkum daftar salep eksim basah yang bisa jadi pilihan.

1. Benoson 0.1% Cream 5

Blibli

Benoson 0,1% Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid potensi sedang. Obat ini sering digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit kulit yang disertai peradangan, termasuk eksim dan dermatitis.

Komposisi: Betametason (valerat) 0,1%

Manfaat: Membantu meredakan gejala eksim basah, seperti kemerahan, pembengkakan, rasa gatal, serta peradangan pada kulit yang mengeluarkan cairan.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya, Benoson dioleskan tipis pada area kulit yang mengalami kelainan sebanyak 2–3 kali sehari.

Efek samping: Reaksi alergi atau hipersensitivitas, rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, hipertrikosis (pertumbuhan rambut berlebih), erupsi menyerupai jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, hingga dermatitis kontak alergi. 

Harga: Sekitar Rp19.900 per tube. 

2. Dermacoid Cream 10 gr

Blibli

Dermacoid Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid ringan hingga sedang, sehingga sering diresepkan dokter untuk mengatasi berbagai gangguan kulit yang disertai peradangan dan rasa gatal. 

Komposisi: Hydrocortisone 17-butyrate

Manfaat: untuk membantu meredakan berbagai kelainan kulit, seperti eksema, peradangan atau alergi kulit, dermatitis atopik, dermatitis kontak, neurodermatitis, intertrigo, dermatitis akibat paparan sinar matahari (dermatitis solaris). 

Dosis: Dermacoid Cream harus digunakan sesuai resep dokter. Oleskan krim secukupnya pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–4 kali sehari, sesuai anjuran tenaga medis.

Efek samping: hal yang dapat muncul meliputi penipisan kulit, lesi, dermatitis perioral, folikulitis, rasa gatal, perubahan warna kulit, serta gangguan fungsi hormon HPA, terutama bila digunakan jangka panjang atau lebih dari 2 minggu.

Harga: Sekitar Rp97.200 per tube. 

3. Elocon 0.1% Cream 5 g

Tokopedia

Elocon merupakan krim kortikosteroid dengan potensi cukup kuat yang mengandung mometasone furoate. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan kulit yang berat dan tidak membaik dengan kortikosteroid ringan.

Komposisi: Mometasone furoate 0.1%

Manfaat: Membantu meredakan gejala eksim basah seperti kemerahan, gatal hebat, pembengkakan, serta peradangan pada kulit yang mengeluarkan cairan.

Dosis: Harus sesuai petunjuk dokter. Umumnya dioleskan tipis 1 kali sehari pada area kulit yang bermasalah.

Efek samping: Rasa terbakar, pruritus, parestesia, serta atrofi kulit jika digunakan dalam jangka panjang.

Harga: Sekitar Rp95.900 per tube. 

4. Hydrocortison Kalbe 1% 5g

k24klik

Hydrocortison Kalbe 1% merupakan krim kortikosteroid ringan yang umum digunakan sebagai obat oles anti alergi dan untuk meredakan kemerahan pada kulit.

Komposisi: Hydrocortison 1%

Manfaat: Meredakan rasa gatal yang mengganggu, mengurangi kemerahan, serta membantu mengontrol peradangan pada kulit yang lembap atau berair. 

Dosis: Penggunaan harus sesuai dengan resep atau anjuran dokter. Umumnya krim dioleskan tipis pada area kulit yang sakit atau gatal sebanyak 3–4 kali sehari.

Efek samping: Jika digunakan dalam jangka panjang dan terus-menerus, dapat terjadi penipisan kulit akibat hilangnya jaringan kolagen. Efek samping lain meliputi gatal, folikulitis, hipertrikosis, erupsi menyerupai jerawat. 

Harga: Sekitar Rp 7.946 per tube. 

5. Kloderma 0.05% Cream

Blibli

Kloderma Cream merupakan obat oles dengan kandungan kortikosteroid potensi sangat kuat yang digunakan untuk mengatasi peradangan kulit berat. 

Komposisi: Clobetasol 0,05%

Manfaat: Krim ini membantu menghentikan proses inflamasi agar tidak meluas, meredakan gatal yang intens, serta mengurangi ruam merah dan pembengkakan yang membuat kulit terasa nyeri.

Dosis: Penggunaan harus sesuai resep dokter. Umumnya krim dioleskan tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 1–2 kali sehari, dengan dosis maksimal 2 gram per hari.

Efek samping: Efek samping yang dapat terjadi meliputi hipopigmentasi, pelebaran pembuluh darah, stretch marks, serta reaksi hipersensitivitas, terutama bila digunakan terlalu lama atau tidak sesuai anjuran.

Harga: sekitar Rp43.500 per tube. 

6. Topcort Cream 10 g

Tokopedia

Topcort Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid potensi sedang hingga kuat, yaitu desoximetasone. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan dan rasa gatal pada berbagai kondisi kulit yang responsif terhadap kortikosteroid.

Komposisi: Per gram krim mengandung Desoximetasone 2,5 mg

Manfaat: Krim ini bekerja meredakan gatal yang mengganggu, mengurangi kemerahan, serta membantu mengontrol peradangan agar tidak menyebar ke area kulit lain.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya Topcort Cream dioleskan tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 2 kali sehari.

Efek samping: Efek samping yang mungkin terjadi meliputi rasa terbakar, gatal, kulit menjadi kering, folikulitis, serta hipertrikosis, terutama bila digunakan dalam jangka panjang.

Harga: Sekitar Rp34.400 - Rp35.100 per tube. 

7. Triamcinolone Acetonide 0.1% Cream 5 g

Blibli

Triamcinolone Acetonide merupakan obat oles dari golongan kortikosteroid topikal yang digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kulit akibat peradangan dan reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan menekan proses inflamasi dari dalam, sehingga pembengkakan dan kemerahan pada kulit dapat berkurang.

Komposisi: Triamcinolone Acetonide 1.0 mg

Manfaat: Pada eksim basah, Triamcinolone Acetonide membantu menghentikan reaksi peradangan yang membuat kulit terus mengeluarkan cairan.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya dioleskan tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–3 kali sehari.

Efek samping: Efek samping yang mungkin muncul antara lain rasa panas atau sensasi terbakar ringan pada kulit setelah pemakaian.

Harga: Rp16.000 - Rp31.900 per tube.

8. Krim oatmeal

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Oatmeal sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang mampu menenangkan kulit. Kandungan beta-glucan di dalamnya membantu meredakan peradangan, mengurangi rasa gatal, sekaligus melembapkan kulit yang kering dan iritasi, termasuk pada kondisi eksim.

Krim oatmeal buatan rumahan ini bisa menjadi pilihan perawatan alami yang lembut dan aman digunakan secara rutin, terutama untuk Mama yang memiliki kulit sensitif.

Bahan-bahan:

  • ½ cup oatmeal

  • ¼ cup minyak kelapa

  • 2 sendok makan madu

  • 10 tetes essential oil lavender (opsional)

Cara membuat:

  1. Masukkan oatmeal ke dalam mangkuk. Jika Mama menginginkan tekstur yang lebih halus, oatmeal bisa diblender terlebih dahulu hingga menjadi bubuk.

  2. Tambahkan minyak kelapa, lalu aduk hingga tercampur rata.

  3. Masukkan madu dan aduk kembali.

  4. Teteskan essential oil lavender jika digunakan.

  5. Aduk semua bahan hingga membentuk krim yang merata.

Cara menggunakan:

  • Oleskan krim secukupnya pada area wajah atau kulit yang mengalami iritasi.

  • Pijat lembut agar kandungannya meresap dengan baik.

  • Diamkan selama beberapa menit.

  • Bilas dengan air hangat, lalu keringkan kulit dengan cara ditepuk lembut menggunakan handuk bersih.

9. Aloe-Olive Eczema Balm

Freepik

Aloe vera dikenal memiliki efek antiinflamasi yang membantu meredakan kemerahan dan rasa gatal, sekaligus memberikan sensasi sejuk pada kulit. Sementara itu, minyak zaitun berfungsi sebagai pelembap alami yang membantu menjaga kelembapan kulit dan memperkuat lapisan pelindungnya.

Melansir dari Healthline, sebuah studi selama 6 minggu pada tahun 2020 membandingkan efektivitas Olivederma, kombinasi aloe vera dan virgin olive oil, dengan betamethasone, yaitu obat kortikosteroid yang umum digunakan untuk eksim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya sama-sama efektif mengurangi keparahan eksim. 

Bahan-bahan:

  • ¼ cup gel aloe vera

  • 2 sendok makan minyak zaitun

  • 1 sendok makan cocoa butter

  • 10 tetes rosehip oil (opsional)

Cara membuat:

  1. Lelehkan cocoa butter menggunakan double boiler atau mangkuk tahan panas yang diletakkan di atas panci berisi air mendidih kecil.

  2. Setelah cocoa butter meleleh, tambahkan minyak zaitun lalu aduk hingga tercampur rata.

  3. Angkat dari api dan biarkan campuran sedikit mendingin.

  4. Masukkan gel aloe vera, lalu aduk kembali hingga teksturnya menyatu.

  5. Jika digunakan, tambahkan rosehip oil untuk efek menenangkan ekstra.

  6. Tuang campuran ke dalam wadah bersih dan kedap udara.

  7. Diamkan hingga benar-benar dingin dan mengental.

Cara menggunakan:

  1. Pastikan kulit dalam kondisi bersih

  2. Ambil balm secukupnya

  3. Oleskan secara lembut

  4. Gunakan 2–3 kali sehari, terutama setelah mandi atau saat kulit terasa sangat kering.

  5. Biarkan menyerap sempurna

10. Baby Butter Balm

Freepik

Kalau Mama mau mengobati eksim pada si Kecil, Mama sangat disarankan untuk melakukan uji tempel terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit krim di area kecil kulit bayi sebelum digunakan secara menyeluruh.

Baby Butter Balm ini dibuat dari bahan alami yang dikenal mampu melembapkan sekaligus menenangkan kulit kering dan gatal pada bayi.

Bahan-bahan:

  • ¼ cup shea butter

  • 2 sendok makan minyak kelapa

  • 1 sendok teh oatmeal halus

Cara membuat:

  1. Lelehkan shea butter dan minyak kelapa bersama-sama menggunakan metode double boiler atau microwave.

  2. Setelah meleleh, diamkan beberapa menit hingga campuran sedikit mendingin.

  3. Masukkan oatmeal halus, lalu aduk hingga tercampur merata.

  4. Tuang campuran ke dalam wadah bersih dan kedap udara.

  5. Biarkan pada suhu ruang hingga balm mengeras dan siap digunakan.

Cara menggunakan:

  1. Cuci area kulit yang mengalami eksim dengan air hangat dan sabun khusus bayi yang lembut. Keringkan dengan cara ditepuk perlahan, tanpa menggosok kulit.

  2. Gunakan jari bersih untuk mengambil sedikit Baby Butter Balm, lalu hangatkan di antara jari agar lebih mudah diaplikasikan.

  3. Aplikasikan pada area kulit bayi yang kering, kemerahan, atau gatal. Usap perlahan tanpa menekan agar tidak melukai kulit.

  4. Baby Butter Balm bisa digunakan 2–3 kali sehari, terutama setelah mandi dan sebelum tidur untuk membantu menjaga kelembapan kulit bayi lebih lama.

  5. Jika muncul tanda iritasi, kemerahan berlebih, atau bayi tampak tidak nyaman, segera hentikan penggunaan dan bilas dengan air bersih.

Nah, itulah beberapa rekomendasi obat eksim basah yang dapat membantu meredakan peradangan, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit.

Editorial Team