5 Hal ini Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Pasta Gigi Untuk Keluarga

Jaga kesehatan gigi keluarga Mama yuk!

26 Februari 2020

5 Hal ini Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Pasta Gigi Keluarga
Shutterstock/Odua Images

Masalah belanja, biasanya selalu dilakukan para Mama dengan semangat. Semua produk yang dibeli keluarga perlu melewati ‘izin’ tersendiri dari Mama. Tak jarang Mama juga dengan teliti memilih produk mana yang bisa dibeli dan mana yang tidak. Termasuk urusan memilih pasta gigi, jangan asal pilih ya Ma. Coba perhatikan 5 hal ini sebelum memilih pasta gigi untuk keluarga.

1. Usahakan untuk memilih pasta gigi yang sesuai dengan gigi keluarga

1. Usahakan memilih pasta gigi sesuai gigi keluarga
Shutterstock/SVRSLYIMAGE

Cara memilih pasta gigi yang sesuai dengan gigi keluarga adalah dengan memastikan lebih dulu kondisi gigi keluarga Mama. Misalnya Papa punya masalah gigi sensitif, coba cari pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Atau Mama ingin mencegah gigi berlubang pada si Kecil, coba beli pasta gigi khusus untuk anak ya Ma.

2. Perhatikan kandungan bahan aktif pada pasta gigi

2. Perhatikan kandungan bahan aktif pasta gigi
Shutterstock/Odua Images

Pasta gigi biasanya terbuat dari beragam kandungan aktif yang memiliki perannya masing-masing. Misalnya kandungan fluoride sebagai bahan yang fungsinya untuk mencegah gigi berlubang. Pada anak usia balita, sebaiknya hindari memilih pasta gigi dengan fluoride karena berpotensi membuat gigi menjadi rapuh. Itu sebabnya Mama harus tahu dulu kondisi keluarga. Jangan sampai si Kecil Mama beri pasta gigi untuk orang dewasa.

3. Mama harus pilih pasta gigi bersertifikat

3. Mama harus pilih pasta gigi bersertifikat
Shutterstock/syamhari photography

Ini termasuk penting banget Ma. Pastikan pasta gigi yang Mama beli memiliki sertifikat dari lembaga yang terpercaya. Ada beragam lembaga seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) dan juga Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Jika sudah dicek dan benar adanya, Mama boleh bernafas lega.

Editors' Picks

4. Pentingnya pasta gigi halal & berkualitas

4. Penting pasta gigi halal & berkualitas
Shutterstock/syamhari photography

Nggak hanya memiliki sertifikat dari lembaga terpercaya, lebih baik lagi jika pasta gigi yang Mama gunakan telah bersertifikat halal seperti Pepsodent Siwak. Pepsodent Siwak sendiri telah menjadi pelopor pasta gigi yang mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI dan telah dianugerahi Halal Award. Ditambah lagi kandungan siwak dalam Pepsodent Siwak yang memiliki banyak manfaat bagi gigi keluarga Mama.

5 Hal ini Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Pasta Gigi Keluarga
youtube.com/tanyapepsodent

Berbagai penelitian modern membuktikan bahwa siwak adalah bahan alami yang berfungsi menghambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri serta menguatkan permukaan email gigi sehingga mencegah timbulnya gigi berlubang. Selain itu siwak juga dapat menjaga kesehatan gusi dan jaringan penyangga gigi, menghentikan pendarahan, peradangan gusi dan menstimulasi peningkatan produksi air liur yang berfungsi menetralkan kondisi asam dalam mulut. Dengan begitu banyaknya manfaat, kini penggunaan siwak semakin mendunia. Bahkan sejak 1984, World Health Organization (WHO) merekomendasikan menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Ditambah lagi campuran mint memberikan kesegaran nafas yang tahan lama bagi keluarga Mama. Untuk info lebihnya bisa klik di sini Ma.

5. Pilih pasta gigi dengan sedikit deterjen

5. Pilih pasta gigi sedikit deterjen
Shutterstock/Odua Images

Kenapa harus pilih pasta gigi dengan sedikit deterjen? Justru pasta gigi yang baik adalah pasta gigi dengan sedikit kandungan deterjen. Hal itu disebabkan karena deterjen berfungsi untuk menghasilkan busa. Jika pasta gigi memiliki kadar deterjen terlalu tinggi justru menyebabkan sariawan pada mulut. Maka dari itu coba cek pasta gigi keluarga Mama apakah memiliki kadar deterjen yang tinggi atau tidak. 

Nah gimana Ma? Sudah jelas ‘kan? Coba dicek lagi ya pasta gigi di rumah.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.