Ditipu Pakai QRIS Pribadi Karyawannya, Toko Gelato Rugi Rp 45 Juta

Masih banyak berkelitnya, Ma

12 Oktober 2023

Ditipu Pakai QRIS Pribadi Karyawannya, Toko Gelato Rugi Rp 45 Juta
Popmama.com/Fx

Dari berbagai tindak penipuan yang dilakukan para karyawan di sebuah restoran, mungkin ini termasuk modus paling baru. Ia mengambil uang tunai dan memberikan QRIS rekening pribadi. 

Perihal penipuan melalui QRIS memang bukanlah yang pertama. Bahkan, bisa saja ia terinspirasi dari penipuan sumbangan melalui QRIS di masjid-masjid beberapa waktu silam. 

Yang cukup membuat banyak orang kesal adalah bagaimana ia tetap tenang dan terus berbohong bahwa yang ia lakukan tidaklah salah. 

Seperti apa kisah lengkapnya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama. 

1. Berawal dari omset penjualan yang sangat anjlok

1. Berawal dari omset penjualan sangat anjlok
Freepik
onerror="this.src='https://hikaru.popmama.com/images/image-not-found.png';

Kejadian nahas menimpa tim sebuah gerai gelato yang sudah memiliki beberapa toko itu bercerita mengenai bagaimana salah satu gerainya mengalami penurunan penjualan yang kelewat drastis. 

Dalam cerita yang dibagikan di akun sosial media Legato Gelato, mereka meeting dalam waktu yang cukup lama untuk memecahkan masalah ini.

Segala ide dikeluarkan, segala rencana dibuat, sampai akhirnya mereka mencoba salah satu cara untuk membuktikan apakah kecurigaan mereka berasal dari salah satu karyawannya. 

 

2. Menyamar menjadi pelanggan

2. Menyamar menjadi pelanggan
Pixabay/Hojene
onerror="this.src='https://hikaru.popmama.com/images/image-not-found.png';

Dalam konten yang dibagikan di akun Instagram JKTGO, terlihat seorang kasir melayani transaksi. Transaksinya terlihat biasa saja, sampai pada sesi pembayaran. 

Harusnya, barcode QRIS bisa diakses di meja kasir, namun sang pelaku memberikan kode QRIS via ponsel. Jika tidak jeli, maka para pelanggan tidak akan tahu bahwa mereka bukan membayar ke pihak toko. 

 

Editors' Pick

3. Tidak merasa panik

3. Tidak merasa panik
Freepik/wirestock
Ilustrasi

Diketahui, pelaku baru berumur 19 tahun dan saat ketahuan melakukan kejahatan, ia pun tidak memperlihatkan gelagat panik. Dengan tenang, ia menjawab pertanyaan-pertanyaan dari sang pemilik dan sempat berkelit bahwa ia tidak mencuri uang tersebut. 

Singkat cerita, akhirnya pelaku yang berinisial AS itu akhirnya mengakui perbuatannya. Pengakuannya pun direkam dengan jelas dalam video. 

 

4. Mencuri dari bulan Juli 2023

4. Mencuri dari bulan Juli 2023
Freepik/wirestock

Modus operandinya cukup apik. Ia mengambil uang penjualan dari bulan Juli dan baru ketahuan di bulan Oktober 2023. Ia pun mengaku nominal yang diambil per hari adalah sekitar Rp 500 ribu. 

Karyawan yang telah bekerja selama 1 tahun ini memberikan QR dari rekeningnya dan mengambil uang tunai dari transaksi yang masuk. Untuk struk, ia melakukan print ulang dari transaksi berhasil sebelumnya. 

Selama 3 bulan, ia telah mengantongi uang curian sebesar Rp 45 juta. Karena tindakannya tersebut, ia pun harus kehilangan pekerjaan dan berhadapan dengan hukum. 

 

 

5. Cara penipuan melalui QRIS

5. Cara penipuan melalui QRIS
Pexels/iMin

Di kasus ini, yang dirugikan adalah pihak pemilik restoran. Namun bukan berarti Mama tidak bisa dirugikan juga di kemudian hari. Agar bisa menghindari, yuk cari tahu seperti apa cara penipuannya. 

Sebenarnya, cara ini bisa dicegah dengan memperhatikan detil kecil dengan lebih jeli. AS memberikan ponselnya yang berisi gambar QRIS yang bisa di-scan. Padahal, di layar ponsel tersebut juga terlihat bukan nama restorannya melainkan nama akun rekening pelaku. 

Selain itu, struk yang di print ulang juga bisa jadi perhatian selanjutnya. Mama bisa melihat kembali apa saja pesanan Mama dan mencocokkan dengan apa yang ada di struk. Dengan begitu, kedua belah pihak bisa merasa aman. 

6. Cara menghindari penipuan via QRIS

6. Cara menghindari penipuan via QRIS
Pexels/CupofCouple

Semakin banyak orang yang melakukan kejahatan melalui QRIS. Tak bisa dipungkiri, cara bayar yang seperti ini sangat ringkas dan memudahkan para pelanggan. 

Nah, Mama bisa menjadi pelanggan yang cerdas dengan memperhatikan layar QRIS saat meminta barcode. Lihat sekeliling barcode, apakah nama yang tertulis sama dengan nama restoran atau tempat yang sedang Mama tuju. 

Lebih lanjut, Mama perlu melihat lagi tujuan pembayaran. Apakah namanya sama atau malah nomor tujuan malah berbeda dan tidak dikenal. Jika berbeda, sebaiknya kroscek ulang agar tidak terjadi kesalahan dan kerugian dari salah satu pihak. 

Jadi, harap lebih jeli dalam memerhatikan banyak hal, ya, Ma!

Baca juga:

The Latest