Selain Susu Beruang, Ini 5 Sumber Kalsium Lain yang Tak Kalah Sehat

Jika ingin yang mirip, konsumsi saja yoghurt

5 Juli 2021

Selain Susu Beruang, Ini 5 Sumber Kalsium Lain Tak Kalah Sehat
Netle.co.id

Setelah sebelumnya panic buying masker dan hand sanitizer, di gelombang kedua pandemi ini terjadi lagi panic buying yaitu susu sapi murni yang sudah disterilisasi. 

Hal ini dipicu beberapa artikel dan pesan berantai yang mengatakan efektivitas susu murni ini bisa menangkal dan bahkan menyembuhkan Covid-19. Tak heran jika banyak orang berebut dan berujung harganya yang melambung tinggi. 

Dari National Dairy Council mengungkapkan bahwa susu sapi murni mengandung vitamin A dan D yang tinggi yang mampu menjaga kesehatan imun. Bagi orang dewasa, asupan kalsium harian yang disarankan adalah 700 mg per hari. 

Padahal, tak hanya susu beruang saja, masih banyak sumber kalsium lain yang tak kalah baik untuk kesehatan dan menjaga imun tubuh. 

Dirangkum Popmama.com, inilah sumber kalsium lain yang bisa jadi pengganti susu beruang. 

1. Produk turunan susu lainnya

1. Produk turunan susu lainnya
Freepik/jcomp

Dilansir dari nhs.uk, sumber kalsium yang tak kalah baik untuk tubuh bisa berasal dari turunan susu. Itu berarti termasuk, keju dan yoghurt. 

Menurut National Osteoporosis Foundation, inilah daftar kandungan kalsium dalam produk turunan susu setiap 1 porsinya:

  • Keju ricotta 335 mg
  • Yoghurt  plain 310 mg
  • Keju mozzarella 210 mg
  • Keju cheddar 205 mg
  • Greek yoghurt 200 mg
  • Es krim vanilla 85 mg
  • Keju parmesan 55 mg

Editors' Picks

2.  Sayuran hijau

2.  Sayuran hijau
Pixabay/silviarita

Menurut pcrm.org, salah satu sumber kalsium terbaik adalah sayuran dan kacang-kacangan yang berwarna hijau. Itu termasuk brokoli, kale, kacang hijau, sawi, dan banyak lagi. 

Masih berdasarkan data dari National Osteoporosis Foundation, inilah daftar kandungan kalsium dari sayuran hijau setiap 1 cup atau satu porsi:

  • Collard greens (sejenis sawi) 266 mg
  • Brokoli 100 mg
  • Kale 179 mg
  • Pakcoy 160 mg

Selain mengandung kalsium, sayuran hijau juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, antioksidan, folat, vitamin K, magnesium, dan potassium yang kesemuanya itu baik untuk menjaga kesehatan serta imun tubuh. 

3. Seafood

3. Seafood
Freepik/user17208690

Beberapa hasil laut memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Seperti contoh, ikan sarden yang sudah dikalengkan bisa mengandung 325 mg kalsium dalam setiap porsinya. Begitu juga dengan salmon, mengandung 180 mg kalsium, serta udang yang mengandung 125 mg kalsium. 

Tak hanya kalsium, seafood seperti ikan dan udang juga mengandung omega 3 yang baik untuk kesehatan. Selain itu, kandungan vitamin A, B, D, magnesium, zinc, selenium dan zat besi juga mampu meningkatkan imun tubuh, lho. 

4. Buah-buahan segar dan kering

4. Buah-buahan segar kering
Freepik/luis_molinero

Selain mengandung vitamin, ternyata beberapa buah-buahan juga mengandung kalsium. Seperti jeruk, yang mengandung 37 mg kalsium setiap 100 gramnya. Lalu ada kiwi yang mengandung 34 kalsium setiap 100 gr, pepaya yang mengandung 20 mg per 100 gr, 

Selain buah segar, buah kering juga mengandung kalsium. Beberapa yang tertinggi adalah buah tin kering (241 mg), kismis cokelat muda (93 mg), aprikot kering (72 mg), dan goji beri (53 mg).

5. Makanan yang difortifikasi

5. Makanan difortifikasi
Pexels/Cottonbro

Menurut WHO, fortifikasi pangan adalah menambahkan atau meningkatkan zat gizi tertentu ke dalam bahan pangan untuk meningkatkan kualitas pangan. 

Beberapa Makanan yang fortifikas dilakukani untuk menambahkan zat gizi yang secara alami tidak ada di dalam makanan atau minuman tertentu. 

Inilah daftar makanan fortifikasi yang mengandung kalsium tinggi per porsinya:

  • Susu almond, susu beras, dan susu kedelai 300 mg 
  • Jus kemasan 300 mg
  • Oatmeal 140 mg
  • Sereal 100-1.000 mg
  • Kacang kemasan 160 mg

Itulah beberapa sumber kalsium yang bisa jadi asupan dalam makanan sehari-hari agar imun tubuh tetap terjaga. Namun tetap harus terapkan menu dengan gizi seimbang karena kelebihan kalsium juga tidak baik bagi kesehatan. 

Tetap sehat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.