7 Hal yang Harus Dihindari saat Berhadapan dengan Teman Penggosip

Mama punya teman yang suka bergosip? Begini cara menghadapinya, Ma

9 Februari 2021

7 Hal Harus Dihindari saat Berhadapan Teman Penggosip
Freepik/shurkin_son

Sifat orang berbeda-beda. Ketika kamu menceritakan permasalahan kamu pada seseorang maka mereka juga bisa memberikan respons yang berbeda.

Ada teman yang tipenya suka memberi nasihat, menggurui, mendengarkan saja, menyemangati, atau pura-pura baik tapi di belakang kamu dia menceritakan masalah kamu pada orang lain.

Tipe terakhir adalah ciri dari teman yang suka bergosip. Sedikit saja salah bicara atau bertindak, kamu mungkin akan menjerumuskan dirimu dalam bahaya dan membuat aibmu terbongkar ke banyak orang. 

Hati-hati ya, kalau kamu punya teman yang suka bergosip. Nah, berikut ini Popmama.com telah merangkum 7 hal yang harus dihindari saat berhadapan dengan teman tipe penggosip.

1. Dilarang menceritakan masalah rumah tangga dengannya

1. Dilarang menceritakan masalah rumah tangga dengannya
Freepik/wayhomestudio

Menceritakan tentang masalah rumah tangga kepada saudara ataupun teman mungkin akan sedikit membuatmu merasa lega.

Namun apapun masalah dalam rumah tanggamu, jangan sampai kamu ceritakan kepada teman yang suka bergosip.

Perlu kamu sadari, tidak tertutup kemungkinan cerita tentang masalah rumah tanggamu akan sampai ke telinga orang lain yang seharusnya tidak mengetahui cerita tersebut.

Parahnya lagi, terkadang pihak ketiga yang diceritakan mungkin akan menghubungi kamu sekadar untuk mengonfirmasikan kebenarannya.

Ini tentu akan membuat kamu malu. Selain itu, hubungan kamu dengan teman curhatmu pun ke depannya bisa jadi canggung. Daripada salah langkah, lebih baik berhati-hati dalam memilih teman cerita.

2. Menceritakan rahasiamu padanya

2. Menceritakan rahasiamu padanya
Freepik/prostooleh

Setiap orang memiliki sisi gelap dalam hidupnya, namun semakin bertambah usia bisa saja orang itu berkembang menjadi lebih baik dan meninggalkan kekurangannya di masa lalu.

Sisi gelap yang kamu tinggalkan mungkin akan menjadi rahasia. Hal ini tidak perlu diceritakan pada orang lain, terlebih jika kamu baru mengenalnya setelah kamu menjalani kepribadianmu yang sekarang.

Walaupun temanmu sudah berjanji untuk tidak menceritakannya lagi kepada siapapun, tapi kebiasaan dari teman yang suka bergosip kemungkinan besar akan tetap menceritakan rahasiamu kepada orang lain.

Maka dari itu, jangan pernah menceritakan rahasiamu kepadanya kalau kamu tidak ingin banyak orang yang tahu. Simpan saja kisah masa lalu itu sebagai rahasia terdalammu.

Editors' Picks

3. Memercayai seratus persen apa yang dikatakannya

3. Memercayai seratus persen apa dikatakannya
Freepik/gpoInstudio

Agar yang dia sampaikan terkesan tidak biasa saja, maka biasanya dia akan menambahkan "bumbu penyedap" dalam setiap bergosip. Bahkan bisa jadi semua yang disampaikannya itu hanya cerita karangannya saja.

Memercayai seratus persen perkataan orang-orang yang suka bergosip adalah sebuah kesalahan besar, Ma.

Jika ia tega menceritakan kisah orang lain di depan kamu maka bisa saja ia memperlakukan kamu begitu di depan temannya yang lain. 

4. Menceritakan kekurangan anakmu

4. Menceritakan kekurangan anakmu
Freepik/diana.grytsku

Kalau anak mama mempunyai kekurangan dan berbeda dari anak lainnya, jangan sampai Mama ceritakan kekurangan tersebut kepada teman tipe penggosip.

Karena setiap anak pasti punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Termasuk jika anak memiliki kekurangan di sekolahnya atau kondisi khusus lainnya. Sudah pasti setiap anak berbeda-beda.

Jika kamu memerlukan masukan atau saran, mintalah pendapat ahlinya seperti dokter atau psikolog. Orang yang kamu ceritakan juga belum tentu bisa memberikan solusi karena ia juga memiliki masalah yang berbeda dalam hidupnya. 

5. Menceritakan kembali gosip yang dia beritahu

5. Menceritakan kembali gosip dia beritahu
Freepik/wayhomestudio

Cukup sebagai pendengar saja dan tidak bereaksi apa-apa termasuk menceritakan kembali gosip dari teman yang senang membicarakan orang lain adalah tindakan yang sangat baik.

Perlu kamu tanamkan dalam pikiranmu, berita yang ia sampaikan belum tentu benar. Tentunya kamu juga tidak ingin dianggap sebagai penyebar fitnah, kan!

6. Curhat tentang perasaanmu kepada seseorang

6. Curhat tentang perasaanmu kepada seseorang
Freepik/pressfoto

Perasaan tidak suka kepada orang lain sepertinya pernah dimiliki oleh semua orang ya, Ma. Namun, jangan sekalipun kamu ceritakan soal perasaan tersebut kepada teman yang hobinya bergosip. 

Suatu hari hal tersebut akan sampai ke telinga orang yang tidak kamu sukai, bahkan bisa lebih parah jika orang tersebut mendengar versi cerita yang telah dibumbui oleh si penggosip.

7. Hindari berteman terlalu dekat dengannya

7. Hindari berteman terlalu dekat dengannya
Freepik/pch.vector

Menahan diri untuk tidak bercerita kepada orang seperti ini memang sedikit sulit. Karena biasanya mereka memiliki kepribadian yang menyenangkan. 

Orang seperti ini pintar sekali berbicara, humble dan mudah berteman dengan siapa saja. Bahkan biasanya mereka mudah sekali mengambil hati lawan bicaranya.

Namun jangan sampai kamu memilih untuk berteman dekat dengan orang seperti ini, karena akan lebih banyak dampak negatifnya dari pada manfaatnya.

Jika kamu ingin rahasiamu aman dan kamu juga tidak ingin dianggap sebagai penggosip, kamu harus ingat untuk menahan diri dan bijaksana dalam memilih teman.

Itulah 7 hal yang harus dihindari dari teman tipe penggosip. Semoga tips di atas bisa membuat kamu aman dalam lingkungan pergaulanmu, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.