Kisah Viral yang Inspiratif, Kakek Naik Sepeda untuk Divaksinasi

Yuk, ikuti sikap teladan sang Kakek!

30 Juli 2021

Kisah Viral Inspiratif, Kakek Naik Sepeda Divaksinasi
Popmama.com/Bima Bintoro

Ketika di lingkunganmu masih bersliweran pergolakan pilihan mengenai divaksin atau tidak, seorang kakek berusia 67 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan, datang dari kejumauhan 15 kilometer dengan sepedanya untuk divaksin. 

Kisah inipun viral di media sosial, lantaran semangat kegigihan yang diperlihatkan si Kakek, melalui unggahan dr. Helmiyadi SpOT lewat akun TikTok dan Instagram, Rabu (28/7/2021). 

Video yang sama itu kemudian tersebar dan diunggah berulang kali oleh berbagai akun lintas media sosial, termasuk di Twitter.

Popmama.com akan berikan kisah perjalanan Sang Kakek yang beriskeras untuk divaskin ini hasil lansiran dari IDN Times, simak ya Ma.

Editors' Picks

1. Sang Kakek tak bisa daftar via online

Pada awal video terlihat sang Kakek viral tampak kebingungan berada di tempat vaksinasi, ternyata Kakek viral bernama Safaruddin ini sempat hampir mengurungkan niatnya untuk divaksinasi. 

Dirinya bercerita mendapatkan informasi bahwa peserta harus mendaftar online terlebih dahulu untuk bisa bergabung. 

Mendengar itu, Safaruddin yang tak memiliki ponsel pun tak tahu harus berbuat apa. 

Dia ragu dan hanya berdiam diri sembari menyaksikan orang datang silih berganti masuk dalam antrean di tempat vaksinasi. 

Tampak dalam video sesekali Kakek viral ini mendekat antrean, kadang menjauh dari lokasi vaksinasi saking bingungnya. Dia juga tak bertanya satu katapun pada panitia. Terlihat baginya pulang ke rumah bukanlah sebuah pilihan.

"Pada saat kami melakukan vaksinasi massal Covid-19, tampak seorang bapak tua ingin mendekat tapi ragu. Setelah kami hampiri ternyata Beliau tidak bisa mendaftar Online karena tidak memiliki Ponsel." tulis keterangan teks pada video yang diunggah lewat akun Instagram @dr.helmiyadi_hk.

2. Sempat ditakut-takuti untuk tidak vaksin oleh orang-orang

2. Sempat ditakut-takuti tidak vaksin oleh orang-orang
Pixabay/fernandozhiminaicela

Akhirnya seorang panitia yang melihat Kakek kebingungan itu menghampirinya. 

Kepada panitia, Safaruddin langsung mengungkapkan niatnya untuk ikut vaksinasi massal tapi tak bisa mendaftar secara online karena tidak memiliki ponsel.

Akhirnya pada lokasi vaksinasi yakni di Jalan Urip Sumoharjo, Safaruddin pun tak menyangka dirinya bisa diterima dengan baik oleh panitia. Karena di awal, dia mengira akan ditolak.

"Saya sangat berterima kasih kepada panitia vaksinasi di NIPAH ini. Saya akhirnya bisa ikut vaksin juga. Sebenarnya dari dulu mau ikut vaksin, tapi sering ditakut-takuti sama orang-orang. Tapi sekarang saya mulai berpikir dan yakin kita semua bisa bebas dari Corona ini, salah satunya dengan ikut vaksin," ungkap kebahagiaan yang dialami Safaruddin seperti dalam siaran pers yang diterima IDN Times.

Bagaimana tidak, perjuangannya untuk mendapatkan vaksin dapat dikatakan tidak mudah. Untuk sampai lokasi, sang Kakek viral harua mengayuh sepedanya sejauh 15 kilometer dari tempat kerjanya di Minasa Upa. Dia sendiri tinggal di Kerung-kerung.

3. Menuai pujian dari warganet

3. Menuai pujian dari warganet
Freepik
Ilustrasi vaksinasi

Banyak warganet yang akhirnya bersimpati melihat sikap kakek tersebut. 

Video yang diunggah ulang akun Twitter @supirpete2 telah ditonton 554 ribu kali hingga Kamis (29/7/2021), dan ramai di-retweet.

Banyak yang membalas unggahan video dengan kalimat pujian bagi sang Kakek viral. 

Ada juga yang penasaran dengan identitas kakek itu dan berupaya mencari tempat tinggalnya. 

Gimana Ma, keren banget ya perjuangan si Kakek untuk bisa divaksinasi! Semoga menjadi inspirasi ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.