5 Cara Menyiasati Stres Akibat Perubahan Keadaan Normal

Selain kesehatan tubuh, penting juga untuk memerhatikan kesehatan jiwa lho!

14 Mei 2020

5 Cara Menyiasati Stres Akibat Perubahan Keadaan Normal
Freepik/Kate Mangostar

Dalam mengurangi penyebaran virus corona, Covid-19, Pemerintah Indonesia telah menerapkan Pembatasan Social Berskala Besar (PSBB).

Penerapan PSBB berdampak ruang gerak masyarakat yang menjadi terbatas, seperti bekerja dan belajar di rumah, melakukan ibadah di rumah.

Selain itu, transportasi umum yang dibatasi hingga pelarangan mudik.

Kebijakan ini tentunya mengubah kehidupan sehari-hari masyarakat dan diharapkan dapat beradaptasi dengan situasi baru ini, walaupun secara psikologis tak akan mudah.

Setiap orang memiliki tahapan atau strata psikologis yang berbeda-beda dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Seseorang yang biasanya mudah tertekan, akan merasakan dampak pandemi ini lebih berat.

Berikut ini Popmama.com akan memberikan 5 tips untuk menyiasati situasi tertekan dan tidak mengalami stres yang berlarut-larut, menurut dr. Leonardi Goenawan, Sp.KJ Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa berdasarkan rilis dari Rumah Sakit Pondok Indah Group.

1. Mengurangi asupan informasi atau pemberitaan yang meningkatkan rasa cemas dan khawatir

1. Mengurangi asupan informasi atau pemberitaan meningkatkan rasa cemas khawatir
Freepik/Tirachardz

Untuk mengurangi rasa khawatir dan cemas yang muncul akibat informasi penyebaran virus corona, kamu dapat beristirahat sejenak dengan berhenti menonton, membaca, atau mendengarkan berita, termasuk pemberitaan dari media sosial.

Karena mendengar info seputar pandemi berulang kali bisa membuat seseorang hanyut dalam kekhawatiran yang berlebihan.

Cara menyiasatinya adalah setiap hari cukup membaca berita utama seputar pandemi dari tiga sumber terpercaya yang berbeda.

Kemudian, hindari pemberitaan-pemberitaan hoax yang mungkin akan membingungkan dan justru menambah rasa khawatirmu.

Editors' Picks

2. Rutin berolahraga ringan seperti latihan pernapasan, stretching, yoga, atau meditasi

2. Rutin berolahraga ringan seperti latihan pernapasan, stretching, yoga, atau meditasi
Freepik/Pressfoto

Walaupun lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, kamu juga tetap perlu untuk pelihara baik-baik kesehatan tubuh.

Rutin berolahraga ringan secara teratur, seperti latihan pernapasan, stretching, yoga, atau meditasi. Dengan melakukan latihan pernapasan, kamu akan mendapatkan tubuh yang sehat dan pikiran akan menjadi lebih tenang.

Selain itu juga perlu untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan berimbang, yang dilakukan bersamaan dengan berolahraga secara teratur, serta pola tidur dengan waktu yang cukup.

Hindari penggunaan alkohol, rokok, dan obat-obatan yang tidak perlu.

3. Melakukan beberapa aktivitas lain yang disukai untuk menurunkan tingkat stres yang dimiliki

3. Melakukan beberapa aktivitas lain disukai menurunkan tingkat stres dimiliki
Freepik

Berikan diri sendiri waktu untuk bersantai. Lakukan beberapa aktivitas lain yang kamu sukai.

Berbagai penelitian memperlihatkan hubungan resiprokal atau terbalik antara stres dan aktivitas fisik. Semakin rutin kamu beraktivitas fisik maka semakin rendah tingkat stres yang dimiliki.

Selain itu, aktivitas fisik dan olahraga terbukti penting dalam manajemen stres yang efektif karena dapat menurunkan kadar hormon-hormon stres seperti adrenalin dan kortisol dalam tubuh.

Pada saat yang sama aktivitas fisik menstimulasi produksi endorfin, yaitu bahan kimia yang diproduksi oleh otak dan berfungsi sebagai pereda rasa sakit.

Endorfin juga dapat menghasilkan perasaan rileks dan optimisme ketika berolahraga dengan rutin

4. Tetap terhubung dengan orang lain untuk membicarakan permasalahan yang sedang dihadapi

4. Tetap terhubung orang lain membicarakan permasalahan sedang dihadapi
Freepik/Tirachardz

Walaupun sedang karantina dirumah, kamu juga perlu senantiasa terhubung dengan orang lain, seperti keluarga atau sahabat.

Kamu dapat langsung membicarakannya saat setelah makan, atau bercerita pada sahabat dengan menggunakan telepon biasa atau melakukan video call agar kamu tidak merasa memiliki beban sendiri.

Kamu juga bisa membicarakan permasalahan yang sedang kamu hadapi dengan orang yang kamu percayai tentang apa yang kamu rasakan dan kekhawatiranmu selanjutnya.

Dengan bercerita pada orang lain, akan meringankan setengah dari beban yang kamu rasakan.

5. Memahami fakta yang akurat dan benar tentang Covid-19 agar menghindari stress yang berlebihan

5. Memahami fakta akurat benar tentang Covid-19 agar menghindari stress berlebihan
Pexels/LinkedIn Sales Navigator

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kamu juga perlu untuk memahami fakta yang akurat dan benar tentang Covid-19.

Seperti tentang penyebabnya, gejala Covid-19, bagaimana penanggulangan dan proses perawatannya, dan juga cara mencegahnya.

Hal ini akan membuat kamu memiliki informasi akurat yang tepat dan terhindar dari stress yang berlebihan.

Selain kesehatan tubuh pada umumnya, kesehatan jiwa pada masa pandemi ini juga perlu untuk diperhatikan.

Apabila tidak, dapat berdampak pada memburuknya relasi dengan sesama serta pada kesehatan fisik.

Apabila kamu memerlukan pertolongan dari tenaga professional untuk menjalani masa pandemi ini, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikolog.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.