TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mulan Jameela Nilai Masakan Lokal Tidak Cocok Pakai Kompor Listrik

Mulan Jameela kritik soal rencana konversi dari kompor gas ke kompor listrik

24 September 2022

Mulan Jameela Nilai Masakan Lokal Tidak Cocok Pakai Kompor Listrik
Youtube.com/Komisi VII DPR RI Channel

Belum lama ini, nama anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela ramai diperbincangkan oleh publik di jagat media sosial.

Hal ini terjadi lantaran kritik yang dilontarkan pada saat rapat kerja bersama Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronik (ILMATE) Kementerian Perindustrian pada 21 September 2022 lalu.

Pada kesempatan tersebut, dirinya meminta pemerintah menunda rencana konversi kompor gas ke kompor listrik untuk sementara waktu.

Untuk mengetahui kabar ini lebih jelas, berikut informasinya yang sudah Popmama.com susun secara lebih detail.

1. Mulan nilai program konversi ke kompor listrik perlu dikaji ulang

1. Mulan nilai program konversi ke kompor listrik perlu dikaji ulang
Instagram.com/mulanjameela1

Dalam kesempatan tersebut, Mulan mewakili Komisi VII DPR RI menilai bahwa rencana kebijakan konversi ke kompor listrik perlu dikaji ulang.

Menurutnya, program konversi dari kompor gas ke kompor listrik ini seperti menyelesaikan masalah dengan masalah baru.

"Kita Komisi VII sempat membahas dengan Kementerian ESDM dan kami Komisi VII sepakat bahwa program ini harus dikaji ulang, dan menurut saya, bahkan program konversi kompor gas ke kompor induksi ini seperti menyelesaikan masalah dengan masalah baru," kata Mulan dikutip dari Kanal YouTube Komisi VII DPR RI Channel, Jumat (24/9/2022).

Editors' Picks

2. Mulan nilai rencana konversi terkesan terburu-buru

2. Mulan nilai rencana konversi terkesan terburu-buru
Instagram.com/mulanjameela1

Soal konversi ke kompor listrik, Mulan menuturkan, sebagai seorang mama yang juga mengurusi urusan kompor di dapur pasti mengerti kompor apa yang dibutuhkan untuk memasak.

Selain menyampaikan hal tersebut, istri musisi Ahmad Dhani ini melihat bahwa rencana konversi yang akan dilakukan oleh pemerintah terkesan terburu-buru dan terlalu mendesak.

"Saya tahu betul Kementerian Perindustrian hanya melaksanakan mandat. Urusan program ini adalah kebijakan PLN dengan Bapak Presiden, tapi saya lihat sepertinya (program pengalihan) ini terburu-buru gitu, mendesak banget," ujar Mulan.

Ia pun menanyakan apakah harga kompor listrik seharga Rp1.500.000 sudah termasuk dengan peralatan masaknya atau belum.

Menurutnya, saat akan melakukan konversi dari kompor gas ke kompor listrik, maka panci yang digunakan juga harus khusus. Harga peralatan memasak tersebut pun relatif mahal.

3. Mulan nilai masakan lokal tak cocok dimasak dengan kompor listrik

3. Mulan nilai masakan lokal tak cocok dimasak kompor listrik
Instagram.com/mulanjameela1

Mulan menilai keberadaan kompor gas tidak dapat dihapuskan secara permanen. Dirinya sebagai pengguna kompor listrik pun tidak bisa lepas dari kompor gas.

Menurutnya, masakan lokal tidak bisa dimasak dengan menggunakan kompor listrik. Terlebih lagi jika masakan tersebut diproduksi secara massal dalam jumlah yang banyak seperti untuk hajatan.

"Nih saya jujur ya, ini maksudnya saya berbicara di sini kapasaitasnya sebagai anggota DPR sekaligus emak-emak. Kami di rumah pakai kompor listrik tetap tidak bisa lepas dari kompor gas. Kenapa? Karena masakan Indonesia ya beda, bukan kayak masakan orang bule, yang pancinya ya udah seukuran gitu, apalagi kalau ada hajatan. Mana cukup?" tuturnya.

4. Mulan soroti soal penggunaan daya untuk kompor listrik

4. Mulan soroti soal penggunaan daya kompor listrik
Instagram.com/ahmaddhaniofficial

Dalam kesempatan tersebut, Mulan juga ikut menyoroti soal penggunaan daya untuk kompor listrik.

Menurutnya, kompor listrik belum bisa dipakai oleh masyarakat yang kurang mampu lantaran dayanya tidak sanggup.

"Kecuali kalau misalnya nih, kompor induksi ini untuk masyarakat yang memang mampu ya mungkin bisa, ya memang membutuhkan, ya. Bukan untuk mereka masyarakat yang masih kekurangan, karena secara daya listrik juga mereka tidak mampu. Masyarakat yang kekurangan, daya listriknya 450 watt, ini (kompor listrik) kebutuhannya 1.200-1800 watt," ujar Mulan.

Soal penggunaan daya untuk kompor listrik, Mulan rupanya memiliki pengalaman yang buruk. Ia menceritakan kompor listriknya menjadi rusak lantaran daya listrik yang dibutuhkan kompor tidak stabil.

"Saya punya rumah di Cisarua, saya punya kompor listrik karena listriknya nggak stabil kayak di kota gitu ya pak, kompornya rusak. Coba? Padahal, nggak diapa-apain pak, hanya gara-gara listrik nggak stabil," ceritanya.

Jadi, itulah rangkuman informasi yang berhasil dikumpulkan perihal kritik Mulan Jameela atas rencana kebijakan konversi dari kompor gas ke kompor listrik.

Mengenai pernyataan kritik yang dilontarkan Mulan, bagaimana menurut pendapatmu?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk