Dibuat dengan memadukan teknik wayang kulit dengan animasi digital, Desa Timun mengisahkan keseharian tiga anak kancil bernama Cila, Cili, dan Cilo yang penuh kekonyolan yang pastinya akan selalu mengundang tawa.
Setiap episode dikemas ringan, lucu, dan penuh imajinasi, dengan nilai-nilai kearifan lokal yang mengalir alami tanpa terasa menggurui.
Desa Timun adalah bukti bahwa budaya Indonesia bisa menjadi hiburan berkualitas kelas dunia, lahir dari tangan anak bangsa, untuk anak-anak Indonesia.
Desa Timun bukan sekadar karakter animasi biasa. Sebagai animasi wayang pertama di Indonesia, Desa Timun lahir dari tangan kreatif Aniwayang Studio yang berhasil memadukan seni wayang kulit tradisional dengan teknologi animasi digital modern.
Hasilnya adalah sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya Indonesia yang relevan bagi generasi masa kini.
Karakter Cila, Cili, Cilo, dan Ayam pun telah menjadi ikon yang dicintai masyarakat dan menjadikan Desa Timun sebagai salah satu kekayaan intelektual lokal yang membanggakan Indonesia.