Pengumuman dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa karena kondisi Serdan Dua (Serda) Aprilia Manganang menyenot perhatian.
Rupanya, setelah 29 tahun hidup sebagai perempuan, mantan atlet voli perempuan Indonesia ini berjenis kelamin laki-laki dengan kelainan hipospadia.
Dikutip dari website CDC, hipospadia adalah cacat lahir pada bayi laki-laki di mana pembukaan uretra atau tempat keluarnya kencing tidak terletak di ujung penis. Bayi laki-laki dengan hipospadia, mengalami pembentukan uretra secara tidak normal pada 8-14 minggu kehamilan.
Setelah pengumuman ini, banyak orang yang bersimpati kepada sosok Serda Aprilia Manganang. Bagaimana perjalanan dan dukungan keluarga mengenai perubahan jenis kelaminnya?
Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya.
