Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
9 Kue Basah Gluten Free Favorit, Aman dan Tetap Enak
istockphoto/christian_sutheja

Intinya sih...

  • Kue basah Indonesia aman dan enak tanpa gluten

  • Arem-arem singkong, bikang beras, bugis mandi, cenil, clorot, getuk, klepon, lupis, ongol-ongol

  • Bahan alami seperti singkong, ketan, beras, dan sagu membuat kue-kue ini ramah pencernaan dan minim proses berlebihan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama, buat yang sedang menghindari gluten karena alasan kesehatan atau ingin menjaga pencernaan tetap nyaman, cemilan tidak harus selalu dihindari. Faktanya, banyak kue basah tradisional Indonesia yang dibuat tanpa tepung terigu dan secara alami gluten free.

Bahan seperti singkong, ketan, tepung beras, dan sagu sudah lama digunakan dalam jajanan pasar. Selain aman untuk pencernaan, rasanya pun tetap lezat dan mengenyangkan. Yang penting, Mama tahu pilihan kue yang tepat berdasarkan bahan dasarnya. 

Nah, berikut Popmama.com akan merekomendasikan 9 kue basah gluten free yang bisa jadi cemilan aman untuk Mama dan keluarga. Yuk simak ada apa saja ya?

1. Arem-arem Singkong

Istockphoto/Tyas Indayanti

Mama perlu tahu kalau arem-arem singkong dibuat tanpa tepung terigu sama sekali. Bahan utamanya singkong parut yang dikukus hingga lembut dan mengenyangkan. Isian bisa berupa ayam suwir atau sayuran agar tetap bernutrisi.

Karena berbasis umbi, kue ini secara alami bebas gluten. Teksturnya padat tapi tidak keras di perut. Cocok disantap pagi hari atau sebagai bekal ringan. Rasanya gurih dan tetap familiar di lidah Mama.

2. Bikang Beras

cookpad.com/sulistintin

Bikang beras menggunakan tepung beras sebagai bahan utama sehingga aman untuk diet gluten free. Kue ini memiliki tekstur lembut dengan aroma santan yang khas. Warnanya yang cantik sering membuatnya tampak menggoda.

Rasanya manis ringan dan tidak berlebihan. Bikang beras biasanya disajikan dalam ukuran kecil. Cocok jadi cemilan saat kumpul keluarga. Mama bisa menemukannya dengan mudah di pasar tradisional.

3. Bugis Mandi

istockphoto/ary pranggawan

Bugis mandi dibuat dari tepung ketan yang bebas gluten secara alami. Isian kelapa parut dan gula merah memberikan rasa manis legit. Teksturnya kenyal dan lembut saat digigit. Kue ini disajikan dengan kuah santan yang gurih.

Perpaduan rasa manis dan gurihnya seimbang. Bugis mandi cukup mengenyangkan untuk cemilan pagi atau sore hari. Bugis mandi juga biasanya disajikan dalam acara-acara rumahan. Cocok dinikmati sambil bersantai di rumah.

4. Cenil

istockphoto/ROHE Creative Studio

Cenil terbuat dari pati singkong yang aman untuk Mama yang menghindari gluten. Teksturnya kenyal dengan warna-warni menarik. Biasanya disajikan bersama kelapa parut dan gula cair. Rasanya manis segar dan ringan di perut.

Cenil termasuk kue basah rendah lemak karena tidak digoreng. Cocok untuk cemilan siang hari. Anak-anak hingga orang dewasa biasanya menyukainya.

5. Clorot

istockphoto/Ika Rakhmawati Hilal

Clorot dibuat dari tepung beras dan gula merah tanpa campuran terigu. Proses pengukusan dalam janur memberi aroma khas. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal. Rasanya manis alami dan tidak berlebihan.

Clorot cukup ramah untuk pencernaan. Biasanya dijual dalam bentuk kerucut kecil. Cocok sebagai teman minum teh hangat. Clorot ini juga aman dikonsumi oleh si Kecil. Namun, tetap ya, Ma, tidak boleh berlebihan.

6. Getuk

istockphoto/Miftah Ichtlyarini

Getuk berasal dari singkong rebus yang ditumbuk halus. Singkong merupakan bahan alami yang bebas gluten. Rasanya manis dengan aroma khas singkong. Harganya yang murah dan mudah ditemukan, Getuk menjadi salah satu makanan favorit ringan.

Getuk biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut. Teksturnya lembut dan mudah dikunyah. Cocok untuk cemilan pagi atau sore hari. Selain enak, kue ini juga mengenyangkan. Biasanya, terdapat di pasar-pasar atau keliling.

7. Klepon

istockphoto/ROHE Creative Studio

Klepon dibuat dari tepung ketan yang aman untuk Mama yang gluten free. Isian gula merah cair memberikan sensasi lumer saat digigit. Lapisan kelapa parut menambah rasa gurih. Teksturnya kenyal dan lembut.

Rasanya manis seimbang dan tidak enek. Klepon paling nikmat disantap hangat. Cocok jadi cemilan keluarga di rumah. Selain itu, klepon juga bisa disajikan saat musim dingin karena pas di makan saat masih baru diangkat dari tempat kukus.

8. Lupis

istockphoto/Yessi Pravita

Siapa yang nggak kenal lupis? Lupis dibuat dari beras ketan yang direbus hingga padat dan kenyal. Bahan ini bebas gluten secara alami. Lupis disajikan dengan siraman gula merah cair. Taburan kelapa parut menambah cita rasa gurih.

Teksturnya mengenyangkan tapi tetap ringan. Lupis sering jadi cemilan tradisional favorit. Cocok disantap pagi atau sore hari. Lupis biasanya popular saat bulan puasa karena pas untuk menambah stamina.

9. Ongol-ongol

istockphoto/asss sssa

Ongol-ongol biasanya terbuat dari tepung sagu atau pati singkong. Kedua bahan tersebut bebas gluten dan aman untuk pencernaan Mama. Teksturnya kenyal lembut dengan rasa manis gula merah. Kue ini ditaburi kelapa parut segar.

Ongol-ongol mudah dicerna dan tidak terlalu berat. Cocok sebagai cemilan di sela aktivitas. Rasanya sederhana tapi bikin nostalgia. Ongol-ongol mudah ditemukan lho, Ma dan bisa dimakan juga oleh si Kecil.

Mama, menjalani pola makan gluten free bukan berarti harus meninggalkan cemilan tradisional. Banyak kue basah Indonesia yang sejak awal dibuat tanpa tepung terigu. Dengan memilih bahan alami seperti singkong, ketan, beras, dan sagu, Mama tetap bisa ngemil dengan aman.

Selain lebih ramah pencernaan, kue-kue ini juga minim proses berlebihan. Jika dibuat sendiri di rumah, Mama bahkan bisa mengatur bahan dan rasa sesuai kebutuhan keluarga. Jadi, cemilan lezat dan aman tetap bisa dinikmati setiap hari.

Nah, sekarang Mama sudah tahu nih 9 kue basah gluten free yang bisa jadi cemilan aman untuk Mama dan keluarga. Jadi, Mama suka dan pernah makan yang mana nih?

Editorial Team