Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

8 Makanan Khas Tangerang yang Wajib Dicoba, Ada Favoritmu?

3 min read
8 Makanan Khas Tangerang yang Wajib Dicoba, Ada Favoritmu?
Pinterest/pocarikosweet
  • Tangerang memiliki delapan kuliner khas yang diwariskan turun-temurun, mencakup hidangan berkuah, olahan ikan, nasi, hingga jajanan tradisional.
  • Laksa Tangerang, sate bandeng, gecom, nasi jagal, dan nasi sumsum menawarkan perpaduan rempah, santan, kecap, serta teknik pengolahan khas.
  • Pilihan camilan khas meliputi kue jojorong, kue apem, dan tahu Serpong, dengan rasa manis-gurih, tekstur khas, serta penggunaan bahan tradisional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang tak hanya dikenal sebagai salah satu kota penyangga Jakarta, tetapi juga menyimpan beragam kuliner khas yang menarik untuk dicicipi.

Beberapa makanan khas Tangerang bahkan sudah menjadi bagian dari kuliner lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Buat kamu yang ingin mengenal lebih banyak kuliner khas daerah ini, Popmama.com sudah merangkum makanan khas Tangerang yang wajib dicoba.

Yuk, disimak!

  1. 1. Laksa Tangerang

    Laksa Tangerang
    Instagram.com/icipkakak

    Kuah santan kuning yang kental dan kaya rempah menjadi salah satu daya tarik laksa Tangerang. Cita rasanya semakin gurih dengan tambahan parutan kelapa sangrai dan kacang hijau.

    Di dalamnya terdapat mi berbahan tepung beras pera yang dibuat secara tradisional, sehingga menghasilkan tekstur dan cita rasa yang khas.

  2. 2. Sate Bandeng

    Sate Bandeng
    Instagram.com/inforangkasbitung

    Bahan utama sate bandeng yaitu ikan bandeng tanpa duri. Sajian tradisional khas Banten ini memiliki cita rasa gurih dengan aroma bakaran yang khas.

    Dagingnya dicampur dengan santan dan bumbu rempah, kemudian dijepit menggunakan bilah bambu sebelum dibakar hingga matang dan harum.

  3. 3. Gecom

    Gecom
    Instagram.com/abouttng

    Nama gecom merupakan singkatan dari tauge dan oncom. Sekilas, hidangan ini menyerupai tauge goreng khas Bogor, tetapi memiliki cita rasa yang berbeda.

    Kuah oncom dan kecap manis khas Benteng memberikan rasa manis dan gurih dengan warna kuah yang pekat. Gecom biasanya disajikan bersama lontong atau mi kuning.

  4. 4. Nasi Jagal

    Nasi Jagal
    Instagram.com/tangsel.life

    Nama nasi jagal berasal dari lokasi awal penjualannya yang berada di sekitar Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Tangerang.

    Hidangan ini terdiri dari nasi hangat dengan potongan daging sapi, gajih, dan jeroan yang disiram bumbu kecap kental. Cita rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas, lalu dilengkapi taburan bawang goreng renyah.

  5. 5. Nasi Sumsum

    Nasi Sumsum
    Instagram.com/omnifoody

    Punya cita rasa gurih dengan aroma khas dari sumsum tulang, nasi sumsum menjadi salah satu kuliner yang menarik untuk dicoba.

    Hidangan ini mencampurkan nasi dengan sumsum tulang sapi atau kerbau serta bumbu rempah, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan dibakar hingga harum.

    Hidangan ini biasanya disajikan bersama mentimun, tomat, sambal kacang, atau kerupuk.

  6. 6. Kue Jojorong

    Kue Jojorong
    Instagram.com/pandeglangeksis

    Manisnya gula aren berpadu dengan rasa gurih santan dalam kue jojorong yang bertekstur lembut dan sedikit kenyal.

    Adonannya dibuat dari tepung beras, tepung tapioka, dan santan, dengan lelehan gula aren di bagian dasar. Kue tradisional ini disajikan dalam takir, yaitu wadah kecil berbentuk persegi dari daun pisang.

  7. 7. Kue Apem

    Kue Apem
    Instagram.com/fanty_ain

    Dibuat dari tepung beras dan tape singkong, Kue Apem memiliki aroma khas dengan perpaduan rasa manis dan sedikit asam dari proses fermentasi.

    Adonannya menghasilkan tekstur yang lembut, empuk, dan berpori. Untuk menambah cita rasa, Kue Apem biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut atau gula cair.

  8. 8. Tahu Serpong

    Tahu Serpong
    Facebook.com/About Tangerang

    Sudah dikenal selama puluhan tahun, Tahu Serpong memiliki cita rasa khas yang membuatnya tetap digemari hingga kini.

    Tahu ini dibuat tanpa bahan pengawet dan menggunakan kunyit untuk menghasilkan warna kuning alami. Teksturnya semakin nikmat saat disantap hangat, terutama bersama cabai rawit hijau atau sambal kecap.

    Dari sekian banyak pilihan di atas, ada makanan khas Tangerang yang pernah kamu coba sebelumnya?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More