Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Manfaat Puasa untuk Detoksifikasi Tubuh

5 Manfaat Puasa untuk Detoksifikasi Tubuh
Freepik/febrikasimf
Share Article

Puasa merupakan salah satu bagian dari rukun islam yang hukumnya wajib dijalankan bagi umat muslim, di seluruh dunia. 

Selama berpuasa, umat muslim akan mendisiplinkan diri untuk tidak makan dan minum, dari matahari terbit hingga terbenam. 

Dari disiplin ilmu itu lah yang ternyata membuat puasa berkaitan erat dengan detoksifikasi tubuh, sebagaimana dilakukan oleh dr. Cut Hafiah M.Gz, SpGK, AIFOK, FINEM, CSNC, spesialis Gizi klinik D8 oleh SKYN. 

Lantas apa saja sih Ma, kaitan erat manfaat puasa dan detoksifikasi tubuh? Berikut Popmama.com rangkum, simak yuk!
 

  1. 1. Fungsi metabolisme yang lebih baik

    Freepik/atlascompany
    Freepik/atlascompany

    Berpuasa meningkatkan proses detoksifikasi alami tubuh, memungkinkan sistem pencernaan untuk beristirahat dan memperbaiki diri. 

    Hal ini dapat menyebabkan efisiensi metabolisme yang lebih baik dan penyerapan nutrisi yang lebih baik.
     

  2. 2. Pengelolaan berat badan

    pexels/shvetsproduction
    pexels/shvetsproduction

    Dengan membatasi jendela konsumsi makanan, berpuasa membantu mengontrol asupan kalori dan dapat mendukung upaya penurunan berat badan. 

    Selain itu, mempercepat tubuh untuk beralih dari glukosa ke lemak yang disimpan untuk energi, mendukung lebih lanjut tujuan pengelolaan berat badan.

  3. 3. Peningkatan fungsi otak

    Freepik/diana.grytsku
    Freepik/diana.grytsku

    Berpuasa telah dikaitkan dengan peningkatan kinerja kognitif, karena dapat meningkatkan produksi faktor neurotrofik turunan otak (BDNF), protein yang mendukung kesehatan otak, pembelajaran, dan ingatan.

    Selain itu mengutip dari IDN Times, dengan berpuasa sel otak akan mengalami perbaikan, pergantian, bahkan perombakan dengan sel otak yang baru. Sehingga resiko pikun, demensia, hingga alzheimer akan sedikit berkurang. 
     

  4. 4. Peningkatan kekebalan tubuh

    Pexels.com/Polina Tankilevitch
    Pexels.com/Polina Tankilevitch

    Berpuasa dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh, yang terkait dengan berbagai penyakit kronis. 

    Dengan menurunkan tingkat peradangan, melindungi sistem kekebalan tubuh yang lebih sehat secara keseluruhan.

  5. 5. Perlindungan dari obesitas dan penyakit kronis

    Freepik/Freepik
    Freepik/Freepik

    Berolahraga sepanjang Ramadhan dapat membantu mencegah obesitas dan penyakit kronis lainnya seperti diabetes. 

    Mengapa? Karena selama berpuasa, kami diharuskan menahan diri dari konsumsi makanan dan udara. Dikutip dari zamzam.com, hal ini meningkatkan kadar protein yang memberikan resistensi insulin. 
     

  6. 6. Menurunkan kolesterol dan meningkatkan kadar gula darah

    hcatodayblog.com
    hcatodayblog.com

    Puasa Ramadan meningkatkan profil lipid yang berguna untuk menurunkan kolesterol darah. Selain itu, hal tersebut juga bisa mencegah serangan jantung, stroke, dan gangguan lainnya Ma. 

    Jika seseorang mempertahankan pola makan yang sehat setelah Ramadan, individu tersebut akan mempertahankan tingkat kolesterol yang baru diturunkan. 
     

  7. 7. Memperbaiki sistem pencernaan

    Freepik/Jcomp
    Freepik/Jcomp

    Puasa juga punya dampak positif bagi kesehatan, khususnya pada sistem pencernaan. 

    Dikutip dari zamzam.com, tubuh manusia secara alami mendetoksifikasi, setelah sebulan membuang racun dalam tubuh. 

    Sehingga ketika berpuasa, hal ini menyeimbangkan produksi panas dan tingkat keasaman di perut manusia. 

    Nah, itulah artikel soal kaitan antara detoksifikasi tubuh puasa yang ternayat punya banyak manfaat, dari Popmama.com . Semoga bermanfaat ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More