Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Manfaat Rebung untuk Kesehatan Tubuh
Pexels/Son Hoa Nguyen
  • Rebung dikenal rendah kalori dan tinggi serat, cocok untuk menjaga berat badan serta mendukung kesehatan pencernaan dengan membantu pergerakan usus dan menyehatkan mikrobiota.
  • Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral dalam rebung memperkuat sistem imun, menurunkan kolesterol jahat, serta menjaga kesehatan jantung melalui sirkulasi darah yang lebih lancar.
  • Senyawa aktif rebung bersifat antiinflamasi alami yang membantu meredakan nyeri sendi, gangguan pernapasan ringan, masalah lambung, sekaligus menstabilkan tekanan darah berkat kandungan kalium tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang tidak kenal dengan kelezatan isian lumpia khas Semarang atau segarnya kuah sayur lodeh buatan rumah? 

Rebung atau tunas bambu muda adalah salah satu bahan makanan yang cukup populer dan sering diolah di dapur keluarga Indonesia. Namun, di balik aromanya yang sering dianggap kurang bersahabat,rebung menyimpan segudang khasiat untuk tubuh.

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com sajikan 8 manfaat rebung walau bau pesing. Yuk, simak sampai habis!

1. Menurunkan berat badan 

Pexels/SHVETS production

Bagi Mama yang sedang menjalani program diet atau sekadar ingin menjaga berat badan ideal, rebung bisa menjadi pilihan sayuran pendamping yang pas. 

Mengutip dari Medium, rebung dikenal sebagai bahan makanan yang sangat rendah kalori, tetapi juga memiliki tekstur yang padat dan mengenyangkan. 

Kandungan karbohidrat dan gulanya yang minim membuat Mama bisa makan dalam porsi yang cukup memuaskan tanpa perlu khawatir asupan kalori harian akan melonjak tajam. 

Selain itu, teksturnya yang renyah memberikan sensasi kepuasan tersendiri saat mengunyah makanan ini.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pexels/Andrea Piacquadio

Rebung membawa manfaat kesehatan yang luar biasa karena padat akan vitamin esensial, mineral, dan antioksidan tingkat tinggi. 

Antioksidan ini berperan layaknya prajurit yang menangkal serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit. 

Dengan rutin memasukkan rebung ke dalam masakan Mama, sistem kekebalan atau imunitas tubuh akan semakin kokoh. 

Hal ini tentu sangat dibutuhkan untuk menjaga seluruh anggota keluarga agar tidak mudah tumbang akibat penyakit musiman seperti flu atau batuk.

3. Mengontrol kadar kolesterol 

Pexels/i-SENS, USA

Mengonsumsi makanan ini secara teratur rupanya sangat membantu dalam menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol jahat di dalam darah. 

Kandungan fitonutrien dan senyawa bioaktif di dalam rebung diyakini mampu mengikat kolesterol dan membuangnya dari dalam tubuh secara perlahan. 

Efek jangka panjangnya, penumpukan plak di dalam pembuluh darah dapat dicegah, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan kesehatan jantung Mama senantiasa terjaga.

4. Sumber serat

Pexels/cottonbro studio

Sayuran bertekstur unik ini merupakan "sapu alami" yang sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan kita. 

Serat yang terkandung dalam rebung berfungsi menambah massa feses dan mempermudah pergerakannya di dalam usus, sehingga ampuh mencegah terjadinya penyakit dalam sistem pencernaan dan menyehatkan usus. 

Tak hanya itu, asupan serat ini juga berperan sebagai makanan bagi bakteri baik di dalam usus, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas kesehatan saluran cerna Mama secara keseluruhan.

5. Anti-inflamasi alami

Pexels/Eduardo López

Berbicara soal peradangan, rebung ternyata juga dikenal luas dalam dunia pengobatan alami sebagai agen antiinflamasi atau antiperadangan yang tangguh. 

Apabila Mama sering mengeluhkan nyeri sendi, pegal-pegal usai beraktivitas seharian, atau kondisi inflamasi ringan lainnya, nutrisi aktif dari olahan rebung dapat membantu meredakannya. 

Senyawa-senyawa di dalamnya bekerja secara efektif dari dalam tubuh untuk menenangkan area yang meradang, mengurangi pembengkakan, dan meminimalkan sensasi nyeri.

6. Mengatasi gangguan pernapasan

Pexels/Cup of Couple

Sifat anti-inflamasi yang menenangkan tersebut ternyata tidak hanya berpusat pada kesehatan persendian, tetapi juga membawa angin segar bagi saluran pernapasan. 

Dalam berbagai catatan kesehatan tradisional yang kini juga didukung oleh literatur modern, rebung kerap dimanfaatkan untuk melegakan jalur napas. 

Jika ada anggota keluarga di rumah yang sedang terganggu oleh batuk berdahak, asma ringan, atau hidung tersumbat, asupan nutrisi dari kaldu atau rebusan rebung dapat membantu mengencerkan tumpukan lendir. 

Dengan cara merebus rebung selama kurang lebih 15 menit, hidangan ini memberikan manfaat bagi tubuh.

7. Meredakan berbagai masalah lambung

Pexels/cottonbro studio

Di samping kemampuannya melegakan dada dan tenggorokan, tunas bambu muda ini ternyata cukup ramah dan nyaman di perut jika diolah dengan teknik yang benar.

Kandungan nutrisinya dipercaya mampu membantu meringankan berbagai masalah lambung ringan, seperti sensasi kram perut, perut kembung, atau rasa kurang nyaman pada ulu hati. 

Namun, perlu Mama ingat bahwa untuk mendapatkan manfaat ini secara maksimal dan aman, rebung mentah harus direbus beberapa kali hingga benar-benar empuk dan matang sempurna. 

Proses ini wajib dilakukan untuk menghilangkan zat beracun alami sekaligus membuang tuntas bau pesingnya.

8. Menurunkan tekanan darah tinggi

Pexels/Yaroslav Shuraev

Sebagai penutup dari deretan kehebatan sayuran ini, khasiat yang tak boleh disepelekan adalah peranannya dalam menstabilkan tekanan darah. 

Tunas bambu ini merupakan salah satu sumber mineral kalium yang sangat diandalkan. 

Bagi tubuh, kalium memiliki peran yang sangat krusial dalam menyeimbangkan efek natrium (garam) dan meredakan ketegangan pada dinding pembuluh darah. 

Oleh karena itu, konsumsi rebung sangat disarankan bagi mereka yang ingin menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). 

Dengan tekanan darah yang selalu stabil dan terkontrol, Mama dan keluarga bisa menjalani aktivitas harian dengan lebih berenergi dan bebas waswas.

Nah, itulah pembahasan mengenai 8 manfaat rebung walau bau pesing. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Manfaat Rebung Walau Bau Pesing

Penyakit apa yang tidak boleh makan rebung?

Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi rebung karena mengandung purin yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat. Selain itu, orang dengan gangguan pencernaan tertentu juga perlu berhati-hati karena rebung tinggi serat dan bisa menyebabkan perut tidak nyaman jika dikonsumsi berlebihan.

Berapa lama merebus rebung agar tidak bau?

Rebung biasanya direbus sekitar 30–60 menit agar bau khas dan rasa pahitnya berkurang. Mengganti air rebusan satu hingga dua kali juga dapat membantu menghilangkan aroma menyengat serta membuat teksturnya lebih empuk.

Sayur rebung bisa mengobati penyakit apa?

Rebung mengandung serat, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu menjaga kadar kolesterol. Meski tidak secara langsung mengobati penyakit tertentu, konsumsi rebung dalam pola makan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Editorial Team