Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Tubuh dan Mental
Freepik/benzoix

Intinya sih...

  • Tertawa mengurangi stres dan meningkatkan mood serta kemampuan menghadapi tekanan emosional.

  • Tertawa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan produksi sel imun, serta menurunkan stres psikologis.

  • Tertawa memicu pelebaran pembuluh darah, membantu meredakan nyeri alami, dan meningkatkan kualitas tidur.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bayangkan duduk santai bersama teman atau keluarga, tiba-tiba terdengar tawa yang lepas. Sekilas, itu terlihat seperti momen ringan, tapi tahukah kamu bahwa tertawa memiliki manfaat besar untuk tubuh dan pikiran?

Tertawa bukan hanya reaksi emosional; ia mampu menurunkan stres, meningkatkan imun, dan membuat mood langsung membaik. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa tertawa secara rutin bisa menjadi “obat alami” untuk berbagai masalah kesehatan mental.

Dengan satu senyum atau tawa, tubuh melepaskan hormon kebahagiaan yang menenangkan saraf dan membuat jantung lebih sehat.

Dalam kehidupan yang penuh tekanan dan rutinitas padat, kemampuan untuk tertawa bisa menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. 

Berikut Popmama.com akan membahas tentang 7 manfaat tertawa bagi kesehatan tubuh dan mental. Yuk simak dibawah ini.

1. Mengurangi stres

Freepik/freepik

Tertawa membantu menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Dengan begitu, tekanan darah menjadi lebih stabil dan ketegangan otot berkurang.

Stres yang berkurang juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme. Efek fisiologis ini membuat tubuh lebih siap menghadapi tekanan harian dan mengurangi kelelahan kronis.

Tertawa membuat pikiran lebih rileks, meningkatkan mood, dan membantu seseorang menghadapi tekanan emosional. Menurut Mayo Clinic, tertawa dapat memicu perasaan positif dan membuat seseorang lebih tahan terhadap tantangan mental.

Selain itu, tertawa dapat membantu memproses emosi negatif secara sehat, sehingga seseorang lebih mudah berpikir jernih dan membuat keputusan tepat.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Freepik/benzoix

Saat tertawa, produksi sel imun seperti Sel T (limfosit T) dan antibodi meningkat, sehingga tubuh lebih mampu melawan infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering tertawa memiliki respons imun yang lebih baik terhadap penyakit.

Tertawa juga meningkatkan produksi protein interferon yang membantu melawan virus. Rasa bahagia dari tertawa juga dapat menurunkan stres psikologis yang sering melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Kombinasi tubuh sehat dan mental positif membuat seseorang lebih fit dan energik dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tak heran jika orang yang tertawa disukai orang banyak karena dianggap ramah.

Selain itu, tertawa membantu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan sosial, sehingga interaksi sehari-hari lebih menyenangkan. Efek psikologis ini mendukung kesehatan fisik secara keseluruhan.

3. Meningkatkan sirkulasi darah

Freepik/freepik

Tertawa memicu pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke berbagai organ tubuh. Efek ini mirip dengan olahraga ringan, yang membantu menjaga kesehatan jantung dan otot.

Tertawa juga membantu menurunkan tekanan darah dan memperkuat dinding pembuluh darah, sehingga risiko penyakit kardiovaskular berkurang. Peredaran darah yang lancar membuat organ tubuh lebih optimal dalam menjalankan fungsinya.

Peredaran darah yang lancar juga mempengaruhi otak, meningkatkan fokus, konsentrasi, dan kemampuan berpikir kreatif. Kondisi mental yang lebih baik membuat seseorang lebih produktif dan positif.

Selain itu, aliran darah yang baik dapat mengurangi rasa lelah mental dan meningkatkan kemampuan menghadapi tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

4. Mengurangi nyeri alami

Freepik/8photo

Tertawa merangsang pelepasan endorfin, hormon yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami. Ini dapat membantu meredakan sakit kepala, nyeri otot, atau nyeri kronis ringan.

Efek ini membuat tubuh lebih mampu menghadapi rasa sakit tanpa harus selalu mengandalkan obat-obatan. Tertawa juga meningkatkan ambang toleransi nyeri sehingga tubuh terasa lebih nyaman dalam aktivitas sehari-hari.

Secara psikologis, tertawa mengalihkan perhatian dari rasa sakit dan membantu seseorang lebih rileks. Perasaan bahagia yang muncul membuat persepsi nyeri berkurang.

Selain itu, tertawa memberikan efek distraksi positif, membantu seseorang lebih fokus pada pengalaman menyenangkan daripada ketidaknyamanan. Hal ini meningkatkan ketahanan mental dan mood secara keseluruhan.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Freepik/freepik

Tertawa sebelum tidur dapat menurunkan stres dan ketegangan otot, membuat tubuh lebih rileks, dan meningkatkan kualitas tidur.

Orang yang tidur cukup memiliki daya tahan tubuh lebih baik dan energi lebih tinggi. Selain itu, tertawa membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan ritme pernapasan, yang mendukung tidur lebih nyenyak. 

Tidur yang cukup berdampak positif pada kondisi mental, meningkatkan kemampuan memproses emosi dan mengurangi risiko depresi serta kecemasan.

Tertawa sebelum tidur juga membuat pikiran lebih rileks, membantu melepas beban emosional hari itu. Hal ini meningkatkan kestabilan emosi dan kemampuan menghadapi tekanan psikologis esok hari.

Jangan sepelekan jam tidur, karena dengan tidur yang lebih nyenyak, mood dan energi mental lebih optimal.

6. Meningkatkan hubungan sosial

Freepik/freepik

Aktivitas tertawa bersama dapat menurunkan hormon stres dan meningkatkan hormon oksitosin, yang dikenal sebagai hormon ikatan sosial. Tubuh merasa lebih nyaman dan aman saat tertawa bersama orang lain.

Tertawa bersama juga meningkatkan interaksi fisik positif, seperti senyum dan kontak mata, yang memperkuat koneksi antar individu. Hubungan sosial yang sehat berdampak langsung pada kesehatan fisik jangka panjang.

Secara mental, tertawa mempererat hubungan interpersonal, meningkatkan rasa percaya, dan mempermudah komunikasi. Lingkungan sosial yang positif mendukung kesehatan mental jangka panjang.

Tertawa bersama juga membangun rasa empati, mengurangi konflik, dan meningkatkan kerjasama dalam kelompok atau komunitas.

7. Meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan

Freepik/jcomp

Efek fisiologis dari tertawa, seperti peningkatan aliran darah dan endorfin, membuat tubuh lebih bugar dan berenergi. Tertawa juga membantu menurunkan hormon stres yang berdampak negatif pada kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Tubuh yang lebih sehat mendukung aktivitas sehari-hari lebih produktif dan menyenangkan. Tertawa meningkatkan mood, mengurangi risiko depresi, dan memupuk rasa syukur.

Menurut Harvard Health Publishing, orang yang sering tertawa cenderung lebih optimis, lebih kreatif dalam berpikir, dan lebih tangguh menghadapi masalah hidup.

Selain itu, tertawa membantu membangun resilience mental dan meningkatkan kepuasan hidup secara keseluruhan. Kebiasaan ini membuat seseorang lebih mampu menikmati hidup dengan perspektif positif.

Tertawa bukan sekadar ekspresi emosi, tetapi juga merupakan bentuk terapi alami untuk tubuh dan pikiran. Mengetahui 7 manfaat tertawa bagi kesehatan tubuh dan mental akan membuat kamu lebih lepas lagi dalam berinteraksi.

Dengan kebiasaan tertawa yang rutin, kualitas hidup meningkat, kesehatan mental dan fisik terjaga, serta kesejahteraan emosional lebih optimal.

Menjadikan tertawa sebagai bagian dari rutinitas harian adalah langkah sederhana namun efektif untuk hidup lebih sehat dan bahagia. Tertawa juga mendorong optimisme, kreativitas, dan kemampuan menghadapi tekanan hidup lebih baik.

Membiasakan diri tertawa setiap hari membuat tubuh dan pikiran lebih seimbang dan bertenaga. Semoga bermanfaat!

Editorial Team