Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Minuman yang Mengandung Vitamin B12, Bagus untuk Kecerdasan Otak!
Pexels/Kevin Malik
  • Vitamin B12 penting untuk menjaga kesehatan saraf, mendukung fungsi otak, dan membantu pembentukan sel darah merah agar tubuh tetap bugar dan fokus.
  • Terdapat berbagai minuman sumber vitamin B12 seperti susu sapi, susu nabati fortifikasi, yogurt, jus buah fortifikasi, whey protein, susu cokelat atau malt, smoothie berbasis susu, hingga minuman energi.
  • Minuman tersebut menawarkan alternatif praktis bagi berbagai gaya hidup termasuk vegetarian dan vegan, namun konsumsi minuman energi perlu dibatasi karena kandungan gula serta kafeinnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Vitamin B12 adalah salah satu nutrisi penting yang sering kali kurang disadari perannya. Padahal, vitamin ini memiliki fungsi besar untuk menjaga kesehatan saraf, membantu kerja otak tetap optimal, serta berperan dalam pembentukan sel darah merah. 

Kalau sampai kekurangan, tubuh bisa terasa cepat lelah, lemas, bahkan sulit fokus. Selama ini, vitamin B12 lebih dikenal berasal dari makanan seperti daging atau hati. Tapi sebenarnya, ada juga berbagai minuman yang bisa menjadi alternatif praktis, lho.

Yuk, ikut Popmama.com membahas 8 minuman yang mengandung vitamin B12 yang bisa dikonsumsi setiap hari.

1. Susu sapi

Pexels/cottonbro studio

Susu sapi menjadi salah satu sumber vitamin B12 yang paling mudah ditemukan dan praktis dikonsumsi sehari-hari. Kandungan B12 di dalamnya juga tergolong mudah diserap oleh tubuh, jadi manfaatnya bisa langsung terasa.

Menurut ulasan dari Health.com, satu gelas susu rendah lemak sudah bisa membantu memenuhi sebagian besar kebutuhan harian vitamin B12 orang dewasa. 

Selain itu, susu juga mengandung kalsium dan vitamin D yang penting untuk menjaga kekuatan tulang, jadi manfaatnya bisa semakin terasa.

2. Susu nabati yang diperkaya

Pexels/Victoria Bowers

Bagi yang tidak mengonsumsi produk hewani, jangan khawatir. Susu nabati juga bisa menjadi pilihan alternatif. Jenisnya juga beragam, mulai dari susu kedelai, almond, sampai oat milk. 

Namun karena bahan nabati tidak mengandung vitamin B12 secara alami, biasanya produsen menambahkan nutrisi ini lewat proses fortifikasi.

Dilansir dari Times of India, konsumsi susu nabati yang sudah diperkaya vitamin B12 secara rutin bisa membantu mencegah anemia dan menjaga tubuh tetap bugar, terutama bagi vegetarian atau vegan yang rentan kekurangan B12.

3. Minuman yogurt

Pexels/Eduardo Krajan

Minuman seperti yogurt cair, kefir, atau lassi bukan hanya menyegarkan, tapi juga memiliki kandungan vitamin B12 dari bahan dasarnya, yaitu susu. Menariknya, proses fermentasi tidak menghilangkan kandungan nutrisinya.

Selain mengandung B12, minuman ini juga kaya probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Saat pencernaan sehat, penyerapan nutrisi lain juga menjadi lebih optimal, sehingga manfaat yang diperoleh terasa lebih menyeluruh.

4. Jus buah yang diperkaya

Pexels/Mateusz Feliksik

Secara alami, jus buah seperti jeruk atau apel memang tidak mengandung vitamin B12. Tapi sekarang sudah banyak produk jus kemasan yang ditambahkan vitamin ini agar lebih bernutrisi.

Jus yang diperkaya vitamin B12 bisa menjadi pilihan bagi yang tidak bisa mengonsumsi susu, misalnya karena intoleransi laktosa. Selain menyegarkan, minuman ini juga bisa membantu menambah energi untuk aktivitas harian.

5. Minuman protein (whey)

Pexels/www.kaboompics.com

Minuman protein berbahan whey yang biasanya dikonsumsi setelah olahraga,  ternyata juga mengandung vitamin B12 karena berasal dari susu. Jadi, selain membantu pemulihan otot, minuman ini juga mendukung produksi energi dalam tubuh.

Kombinasi manfaat ini membuat whey protein sering dianggap sebagai minuman fungsional, karena tidak hanya membantu fisik tetap bugar, tapi juga mendukung kesehatan saraf.

6. Minuman susu cokelat atau malt

Pexels/Dina Nasyrova

Minuman berbahan malt atau susu cokelat sering menjadi pilihan karena rasanya enak dan mengenyangkan. Selain itu, banyak produk yang sudah diperkaya dengan vitamin B kompleks, termasuk B12.

Minuman ini sering ditujukan untuk membantu menjaga stamina, baik untuk anak-anak yang sedang tumbuh maupun orang dewasa yang butuh tambahan energi. Kandungan malt juga membuat rasa kenyangnya bertahan lebih lama.

7. Smoothie buah dengan susu atau yogurt

Pexels/Ngoc Binh Ha

Kalau kamu suka minuman yang lebih fresh, smoothie bisa menjadi pilihan menarik. Kamu bisa mencampur buah segar dengan susu atau yogurt agar tetap mendapatkan asupan vitamin B12.

Selain B12 dari susu, buah-buahan juga memberikan tambahan serat dan antioksidan yang bagus untuk daya tahan tubuh, membuat satu gelas smoothie bisa memberikan manfaat ganda untuk kesehatan.

8. Minuman energi

Pexels/Ketut Subiyanto

Beberapa minuman energi juga mengandung vitamin B12 dalam jumlah cukup tinggi untuk membantu proses pembentukan energi di tubuh. Ini yang membuat minuman jenis ini sering dipilih saat butuh tenaga cepat.

Namun, berdasarkan tinjauan dari Health.com, minuman energi sebaiknya tidak dijadikan sumber utama vitamin B12 karena biasanya mengandung gula dan kafein yang cukup tinggi. Konsumsinya tetap perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan harian.

Nah, itu dia 8 minuman yang mengandung vitamin B12 yang bagus untuk nutrisi tubuh. Dari bermacam minuman, mana yang sudah rutin kamu konsumsi setiap hari?

FAQ Tentang Minuman yang Mengandung Vitamin B12

1. Apakah vitamin B12 aman untuk ibu menyusui?

Vitamin B12 umumnya aman dan sangat penting dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk mendukung perkembangan saraf bayi, pembentukan sel darah merah, dan menjaga energi ibu.

2. Apakah vitamin B12 baik untuk penderita diabetes?

Ya, penderita diabetes sangat dianjurkan mengonsumsi vitamin B12, terutama jika menggunakan obat metformin, untuk mencegah kekurangan vitamin yang berisiko menyebabkan kerusakan saraf (neuropati diabetik).

3. Apa penyebab kekurangan vitamin B12 pada bayi?

Bayi yang kekurangan vitamin B12 biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan dalam makanan atau sindrom malabsorpsi seperti anemia pernisiosa atau sprue tropis . Defisiensi ini dapat terjadi ketika bayi hanya diberi ASI eksklusif.

Editorial Team